Rabu, 12 Agu 2026 01:27 WIB

Kirab Budaya Mojo Bangkit, 1.080 Peserta Bangkitkan Peradaban Majapahit

Pertunjukan peserta kirab budaya Mojo Bangkit (dok.ist)
Pertunjukan peserta kirab budaya Mojo Bangkit (dok.ist)

selalu.id - Ribuan warga memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan kemeriahan Kirab Budaya Mojo Bangkit yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto, Sabtu (27/6). Sebanyak 1.080 peserta tampil memukau dalam parade budaya yang menghidupkan kembali kejayaan peradaban Majapahit melalui atraksi seni, budaya, dan teatrikal yang spektakuler.

Kirab dimulai dari Alun-alun Wiraraja, melintasi Jalan Majapahit dan Jalan Bhayangkara, sebelum berakhir di Balai Kota Mojokerto. Masyarakat berjejer sepanjang sisi jalan, menciptakan suasana semarak dan meriah.

Baca Juga: Mencekam! Kelompok Perguruan Silat Bikin Onar hingga Bentrok dengan Warga Mojokerto

Mengusung tema "Banjaran Majapahit", kirab menghadirkan kisah perjalanan tiga era penting Kerajaan Majapahit, mulai dari masa Dyah Wijaya, Tribuana Tunggadewi, hingga puncak kejayaan di bawah pemerintahan Prabu Hayam Wuruk.

"Mojo Bangkit secara filosofis mengandung makna kebangkitan Kota Mojokerto di berbagai aspek kehidupan masyarakat, sejalan dengan semangat 'Spirit of Majapahit' yang terus kita gelorakan, " tutur Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Kemegahan kirab semakin terasa melalui pertunjukan sendratasik yang mengisahkan berdirinya Kerajaan Majapahit, selain itu juga teatrikal kebangkitan pemuda yang menggambarkan semangat generasi penerus dalam menjaga nilai-nilai luhur dan membangun masa depan bangsa.

Baca Juga: Curiga Gundukan Tanah, Pemilik Rumah di Mojokerto Temukan Jasad Bayi Terbungkus Kain Merah 

"Rangkaian Kirab Budaya Mojo Bangkit menyampaikan pesan filosofi dan nilai moral agar sejarah menjadi fondasi perjuangan dalam membangun masa depan Kota Mojokerto," terang sosok Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Suasana semakin bergemuruh ketika Marching Band Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut menampilkan atraksi musik dan formasi yang memukau. Irama perkusi yang menghentak berpadu dengan penampilan barisan peserta, menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang rute kirab.

Tak hanya itu, berbagai kesenian tradisional turut memeriahkan perhelatan, mulai dari Reog, Barongsai, hingga Bantengan, yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara dalam satu panggung kebersamaan. Dentuman petasan yang menghiasi langit Kota Mojokerto menjadi pelengkap sempurna, menghadirkan suasana meriah, semarak, dan penuh kebanggaan.

Baca Juga: Truk, Mobil, dan Motor Tabrakan di Mojokerto, Satpam Koperasi jadi Korban Meninggal Dunia

Kirab Budaya Mojo Bangkit tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan semangat budaya, penguatan identitas Kota Mojokerto sebagai Bumi Majapahit, sekaligus ajang mempererat persatuan masyarakat dalam merayakan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.

"Saya punya harapan besar kegiatan Kirab Budaya Mojo Bangkit menjadi ikon seni budaya tahunan Kota Mojokerto yang bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat secara langsung," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polisi Buru Pelaku Pembakar dan Perusak Mobil Patroli dalam Bentrokan di Pasuruan

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan terus bergerak mengumpulkan alat bukti guna mengidentifikasi seluruh oknum yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut.

Bentrok Oknum Suporter dengan Warga di Pasuruan, 3 Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan secara intensif dengan mengumpulkan alat bukti dan mengidentifikasi pihak yang terlibat.

Penanganan Banjir di Surabaya Masih Setengah Hati, DPRD Bongkar Penyebabnya

Pansus Banjir DPRD Surabaya pun mendorong agar normalisasi saluran menjadi pekerjaan rutin yang wajib dianggarkan, minimal setiap tiga tahun.

Konsisten Bangun Citra Positif, SIER Raih Penghargaan Indonesia PR Award 2026

Ahmad Fahrudin mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya SIER dalam membangun komunikasi dan reputasi perusahaan secara konsisten.

Jember Pecahkan Dua Rekor MURI dalam Peringatan HAN 2026

Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Jember dalam membangun ruang kegiatan yang inklusif, dengan memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak.

Ini Ciri-ciri Pria Misterius yang Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Suramadu

Polisi mengimbau kepada masyarakat apabila mengenali korban, bisa segera melapor ke pihak kepolisian.