Sabtu, 27 Jun 2026 21:38 WIB

Kirab Budaya Mojo Bangkit, 1.080 Peserta Bangkitkan Peradaban Majapahit

Pertunjukan peserta kirab budaya Mojo Bangkit (dok.ist)
Pertunjukan peserta kirab budaya Mojo Bangkit (dok.ist)

selalu.id - Ribuan warga memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan kemeriahan Kirab Budaya Mojo Bangkit yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto, Sabtu (27/6). Sebanyak 1.080 peserta tampil memukau dalam parade budaya yang menghidupkan kembali kejayaan peradaban Majapahit melalui atraksi seni, budaya, dan teatrikal yang spektakuler.

Kirab dimulai dari Alun-alun Wiraraja, melintasi Jalan Majapahit dan Jalan Bhayangkara, sebelum berakhir di Balai Kota Mojokerto. Masyarakat berjejer sepanjang sisi jalan, menciptakan suasana semarak dan meriah.

Baca Juga: Jasad Pria Mengapung di Sungai Brantas Mojokerto, Ada Bekas Luka

Mengusung tema "Banjaran Majapahit", kirab menghadirkan kisah perjalanan tiga era penting Kerajaan Majapahit, mulai dari masa Dyah Wijaya, Tribuana Tunggadewi, hingga puncak kejayaan di bawah pemerintahan Prabu Hayam Wuruk.

"Mojo Bangkit secara filosofis mengandung makna kebangkitan Kota Mojokerto di berbagai aspek kehidupan masyarakat, sejalan dengan semangat 'Spirit of Majapahit' yang terus kita gelorakan, " tutur Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Kemegahan kirab semakin terasa melalui pertunjukan sendratasik yang mengisahkan berdirinya Kerajaan Majapahit, selain itu juga teatrikal kebangkitan pemuda yang menggambarkan semangat generasi penerus dalam menjaga nilai-nilai luhur dan membangun masa depan bangsa.

Baca Juga: Dinilai Daerah Maju, LAN RI Pilih Kota Mojokerto Laboratorium Kepemimpinan

"Rangkaian Kirab Budaya Mojo Bangkit menyampaikan pesan filosofi dan nilai moral agar sejarah menjadi fondasi perjuangan dalam membangun masa depan Kota Mojokerto," terang sosok Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Suasana semakin bergemuruh ketika Marching Band Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut menampilkan atraksi musik dan formasi yang memukau. Irama perkusi yang menghentak berpadu dengan penampilan barisan peserta, menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati sepanjang rute kirab.

Tak hanya itu, berbagai kesenian tradisional turut memeriahkan perhelatan, mulai dari Reog, Barongsai, hingga Bantengan, yang menampilkan kekayaan budaya Nusantara dalam satu panggung kebersamaan. Dentuman petasan yang menghiasi langit Kota Mojokerto menjadi pelengkap sempurna, menghadirkan suasana meriah, semarak, dan penuh kebanggaan.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Siapkan Ratusan Juta Septic Tank Bagi Warga MBR

Kirab Budaya Mojo Bangkit tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan semangat budaya, penguatan identitas Kota Mojokerto sebagai Bumi Majapahit, sekaligus ajang mempererat persatuan masyarakat dalam merayakan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.

"Saya punya harapan besar kegiatan Kirab Budaya Mojo Bangkit menjadi ikon seni budaya tahunan Kota Mojokerto yang bisa melibatkan seluruh elemen masyarakat secara langsung," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Babak Penyisihan Grup Minggu Besok

Tim-tim unggulan seperti Argentina, Inggris, dan Portugal dijadwalkan turun bertanding pada laga penentuan fase grup ini.

Mengintip Odyssey Hall di Legacy Ballroom Surabaya, Venue Pernikahan Tradisional Modern yang Elegan

Lantai ini juga menyediakan area pre-function yang ideal untuk menggelar berbagai ritual adat, memberikan ruang yang lebih intim bagi calon pengantin.

Kesaksian Tetangga dan Sosok Pria di Balik Tewasnya Janda Jombang di Surabaya

Sepengetahuan Rani dan warga lainnya, selama ini SN diketahui memiliki hubungan asmara dengan seorang laki-laki berinisial Y yang disebut asal Menganti, Gresik.

Wanita Tewas Telanjang di Putat Jaya Surabaya Itu Korban Pembunuhan, Alami 7 Luka Tusuk

Saat ini, Tim Satreskrim Polrestabes Surabaya masih memburu pelaku dan mendalami motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, 287 WNA dan 4 WNI jadi Tersangka

pengungkapan berawal dari informasi mengenai aktivitas mencurigakan di Gedung Hayam Wuruk Plaza Tower.

KontraS Sebut Ada Dua Mahasiswa yang Diamankan saat Demo Ricuh di Grahadi Surabaya

Dari belasan demonstran, empat telah teridentifikasi, dua di antaranya merupakan mahasiswa. Sedangkan dua lainnya adalah pekerja informal.