Pasar Keputran Selatan Surabaya Tambah 60 Stan Baru, Pedagang Bakal Dipisah
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 12 Mei 2026 18:45 WIB
selalu.id - Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya tak hanya menyasar pembenahan bangunan dan sanitasi, tetapi juga penataan area perdagangan.
Dalam proyek tersebut, akan ada tambahan 60 stan baru di lantai dua serta pemisahan zonasi pedagang basah dan kering agar pasar lebih tertib dan nyaman.
Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Camat hingga Kepala OPD Tak Main-main dalam Pelayanan
Direktur Utama PT Pasar Surya (Perseroda), Agus Priyo mengatakan, tambahan stan baru itu menjadi bagian dari penataan ulang pasar setelah revitalisasi rampung.
“Yang tambahan di lantai dua itu perkiraan ada 60 stan,” sebutnya saat mendampingi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meninjau proyek revitalisasi Pasar Keputran Selatan, Selasa (12/5/2026).
Dengan penambahan tersebut, total stan di Pasar Keputran Selatan nantinya mencapai 384 unit. Rinciannya, 324 stan existing di lantai satu dan 60 stan baru di lantai dua.
“324 tambah 60, jadi 384. Karena kan 324 yang existing lantai 1, tambah 60 lantai 2,” jelas Agus.
Agus mengatakan bahwa tambahan stan tersebut disiapkan untuk pedagang baru yang akan masuk ke area pasar setelah revitalisasi selesai.
Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya
Selain menambah kapasitas, konsep revitalisasi juga menitikberatkan pada zonasi pedagang. Nantinya, area pedagang basah seperti ayam, ikan, dan daging akan dipisahkan dari pedagang komoditas kering.
“Nanti sudah dipisah antara basah dan kering. Jadi yang kering nanti ya kering, yang basah yang basah. Jadi nanti lebih tertata, lebih nyaman untuk pengunjung dan pedagang,” bebernya.
Menurut Agus, jenis komoditas yang dijual di pasar nantinya masih didominasi kebutuhan pokok seperti sebelumnya. Namun penataannya akan dibuat lebih rapi dibanding kondisi lama.
Baca Juga: Harga BBM Naik, Pemkot Surabaya Jual Semua Mobil Operasional
Ia menambahkan, PT Pasar Surya akan berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana agar proyek revitalisasi bisa selesai lebih cepat sesuai arahan wali kota.
Evaluasi jumlah tenaga kerja juga akan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan sesuai jadwal.
“Tenaga kerja nanti akan kita perhatikan. Karena harus dicantumkan di dalam timeline dan schedule-nya supaya nanti kita bisa kontrol bersama-sama,” tandas Agus.
Editor : Zein Muhammad