Rabu, 21 Okt 2026 17:17 WIB

Pasar Keputran Selatan Surabaya Tambah 60 Stan Baru, Pedagang Bakal Dipisah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Mei 2026 18:45 WIB
Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).
Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).

selalu.id - Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya tak hanya menyasar pembenahan bangunan dan sanitasi, tetapi juga penataan area perdagangan.

Dalam proyek tersebut, akan ada tambahan 60 stan baru di lantai dua serta pemisahan zonasi pedagang basah dan kering agar pasar lebih tertib dan nyaman.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Direktur Utama PT Pasar Surya (Perseroda), Agus Priyo mengatakan, tambahan stan baru itu menjadi bagian dari penataan ulang pasar setelah revitalisasi rampung.

“Yang tambahan di lantai dua itu perkiraan ada 60 stan,” sebutnya saat mendampingi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meninjau proyek revitalisasi Pasar Keputran Selatan, Selasa (12/5/2026).

Dengan penambahan tersebut, total stan di Pasar Keputran Selatan nantinya mencapai 384 unit. Rinciannya, 324 stan existing di lantai satu dan 60 stan baru di lantai dua.

“324 tambah 60, jadi 384. Karena kan 324 yang existing lantai 1, tambah 60 lantai 2,” jelas Agus.

Agus mengatakan bahwa tambahan stan tersebut disiapkan untuk pedagang baru yang akan masuk ke area pasar setelah revitalisasi selesai.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Selain menambah kapasitas, konsep revitalisasi juga menitikberatkan pada zonasi pedagang. Nantinya, area pedagang basah seperti ayam, ikan, dan daging akan dipisahkan dari pedagang komoditas kering.

“Nanti sudah dipisah antara basah dan kering. Jadi yang kering nanti ya kering, yang basah yang basah. Jadi nanti lebih tertata, lebih nyaman untuk pengunjung dan pedagang,” bebernya.

Menurut Agus, jenis komoditas yang dijual di pasar nantinya masih didominasi kebutuhan pokok seperti sebelumnya. Namun penataannya akan dibuat lebih rapi dibanding kondisi lama.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Ia menambahkan, PT Pasar Surya akan berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana agar proyek revitalisasi bisa selesai lebih cepat sesuai arahan wali kota.

Evaluasi jumlah tenaga kerja juga akan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan sesuai jadwal.

“Tenaga kerja nanti akan kita perhatikan. Karena harus dicantumkan di dalam timeline dan schedule-nya supaya nanti kita bisa kontrol bersama-sama,” tandas Agus.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pelaku datang ke lokasi yang juga berfungsi sebagai hunian keluarga, dan menuntut secara kasar kepada Renata agar menyerahkan surat atau sertifikat bangunan.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.

Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla

Berdasarkan perkembangan situasi dan hasil pemantauan, karhutla masih terpantau di sembilan wilayah di Jawa Timur.