Senin, 24 Agu 2026 13:36 WIB

Pasar Keputran Selatan Surabaya Tambah 60 Stan Baru, Pedagang Bakal Dipisah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 12 Mei 2026 18:45 WIB
Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).
Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya).

selalu.id - Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya tak hanya menyasar pembenahan bangunan dan sanitasi, tetapi juga penataan area perdagangan.

Dalam proyek tersebut, akan ada tambahan 60 stan baru di lantai dua serta pemisahan zonasi pedagang basah dan kering agar pasar lebih tertib dan nyaman.

Baca Juga: Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

Direktur Utama PT Pasar Surya (Perseroda), Agus Priyo mengatakan, tambahan stan baru itu menjadi bagian dari penataan ulang pasar setelah revitalisasi rampung.

“Yang tambahan di lantai dua itu perkiraan ada 60 stan,” sebutnya saat mendampingi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meninjau proyek revitalisasi Pasar Keputran Selatan, Selasa (12/5/2026).

Dengan penambahan tersebut, total stan di Pasar Keputran Selatan nantinya mencapai 384 unit. Rinciannya, 324 stan existing di lantai satu dan 60 stan baru di lantai dua.

“324 tambah 60, jadi 384. Karena kan 324 yang existing lantai 1, tambah 60 lantai 2,” jelas Agus.

Agus mengatakan bahwa tambahan stan tersebut disiapkan untuk pedagang baru yang akan masuk ke area pasar setelah revitalisasi selesai.

Baca Juga: Wali Kota Eri Perintahkan Tutup Panti Asuhan Tak Berizin di Surabaya Buntut Kasus Kekerasan Seksual

Selain menambah kapasitas, konsep revitalisasi juga menitikberatkan pada zonasi pedagang. Nantinya, area pedagang basah seperti ayam, ikan, dan daging akan dipisahkan dari pedagang komoditas kering.

“Nanti sudah dipisah antara basah dan kering. Jadi yang kering nanti ya kering, yang basah yang basah. Jadi nanti lebih tertata, lebih nyaman untuk pengunjung dan pedagang,” bebernya.

Menurut Agus, jenis komoditas yang dijual di pasar nantinya masih didominasi kebutuhan pokok seperti sebelumnya. Namun penataannya akan dibuat lebih rapi dibanding kondisi lama.

Baca Juga: Mengenal Program Pisang Danor, Strategi Surabaya dalam Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA

Ia menambahkan, PT Pasar Surya akan berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana agar proyek revitalisasi bisa selesai lebih cepat sesuai arahan wali kota.

Evaluasi jumlah tenaga kerja juga akan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan sesuai jadwal.

“Tenaga kerja nanti akan kita perhatikan. Karena harus dicantumkan di dalam timeline dan schedule-nya supaya nanti kita bisa kontrol bersama-sama,” tandas Agus.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Langkah ini didasari evaluasi atas penurunan perolehan suara pada Pemilu 2024.

Menikmati Jajanan Jadul di Kampung Kuliner, Wawali Mojokerto: Kita Bakal Perkuat Karakter

Konsep kampung kuliner bernuansa tempo dulu masih dapat dikembangkan dengan memperkuat karakter menu.

Jatanras Polda Jatim Ringkus Curanmor Warung Soto Sidoarjo asal Bangkalan

Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 03.30 WIB di Warung Soto Ayam Mada.

Begini Cara Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Harus ke Kantor Samsat

Layanan ini menjadi salah satu cara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Bapenda Provinsi Jawa Timur mendekatkan pelayanan pajak kepada masyarakat.

Perayaan Kemerdekaan di Sidoarjo Diwarnai Aksi Peduli Korban Gempa NTT

selalu.id - Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sidoarjo tidak hanya berlangsung dalam suasana suka cita. Di tengah doa bersama dan tasyakuran yang digelar di

Aksi GM Pelindo Maumere Terjun ke Laut untuk Selamatkan Penumpang

Di tengah situasi yang penuh kepanikan, Angga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut tidak berpikir panjang.