Rabu, 16 Sep 2026 23:41 WIB

Otw Penerapan Parkir Digital, Pemkot Klaim 616 Jukir Sudah Join

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 12 Apr 2026 11:32 WIB
Sosialisasi dan Edukasi parkir digital. (Dok.Diskominfo Surabaya).
Sosialisasi dan Edukasi parkir digital. (Dok.Diskominfo Surabaya).

Otw Penerapan Parkir Digital, Pemkot Klaim 616 Jukir Sudah Join  

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat digitalisasi sistem parkir dengan terus mengajak juru parkir (jukir) untuk ikut jadi bagian petugas parkir non tunai. 

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Pemkot mengklaim hingga 9 April 2026, sebanyak 616 jukir resmi telah bergabung dalam sistem parkir digital. Angka ini meningkat signifikan dari sebelumnya yang berada di kisaran 480 orang. 

Langkah ini juga dibarengi penertiban ratusan juru parkir (jukir) yang belum mendukung sistem baru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menjelaskan bahwa Pemkot menyiapkan tiga skema pembayaran, yakni melalui QRIS, kartu elektronik (e-money), dan voucher parkir yang mulai didistribusikan pertengahan April melalui jaringan ritel modern.

“Transparansi parkir adalah yang diinginkan warga Kota Surabaya. Dengan sistem ini, tidak ada lagi saling tuding. Pembayaran jadi lebih jelas dan akuntabel,” ujar Trio, Minggu (12/4/2026).

Di tengah percepatan digitalisasi, Dishub juga menertibkan sekitar 600 jukir yang sebelumnya terancam dibekukan izinnya karena tidak mendukung program tersebut. 

Baca Juga: Ajakan Eri Lawan Jukir Liar Dapat Kritik Warga, Kalau Bentrok Siapa Tanggung Jawab?

Dari jumlah itu, sekitar 180 hingga 190 jukir mulai beralih ke sistem digital dalam dua hari terakhir, termasuk mengaktifkan rekening bank sebagai bagian dari mekanisme pembagian hasil.

Pemkot menerapkan skema bagi hasil 60 persen untuk kas daerah dan 40 persen untuk jukir. Seluruh transaksi dilakukan secara non tunai dan langsung tercatat dalam sistem.

Pendekatan dilakukan langsung di lapangan dengan membagi tim ke sejumlah wilayah. Jukir yang bersedia bergabung diarahkan membuka rekening Bank Jatim, 

sementara yang menolak dipastikan akan diganti. Penarikan kartu tanda anggota (KTA) juga dilakukan sebagai bagian dari penataan.

Baca Juga: Lhuk, Pria Bertato di TikTok Ini Tantang Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi 

“Sempat ada penolakan di beberapa titik seperti di Jalan Manyar, tapi sebagian besar jukir mulai kooperatif setelah sosialisasi dan penertiban dilakukan,” ungkapnya.

Pemkot menilai digitalisasi parkir menjadi langkah strategis untuk menutup celah kebocoran pendapatan serta praktik tarif di luar ketentuan. Dengan sistem non tunai, seluruh transaksi dapat dipantau secara transparan.

“Ke depan, tidak ada lagi warga yang membayar lebih dari tarif resmi. Semua tercatat dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Trio.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.