Minggu, 13 Sep 2026 15:39 WIB

Lhuk, Pria Bertato di TikTok Ini Tantang Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 13 Sep 2026 14:47 WIB
Screenshot video TikTok @edi.macan7
Screenshot video TikTok @edi.macan7

selalu.id - Video seorang pria bertato yang mengaku membela masyarakat kecil viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, di akun TikTok @edi.macan7 pria itu menantang pihak yang disebutnya membela pemerintah dan menyinggung penertiban parkir di Surabaya.

Baca Juga: Jukir Liar yang Keroyok Pengendara Mobil di Surabaya Diamankan, Ini Tampangnya

Pria yang terlihat mengenakan kaus tanpa lengan itu menyampaikan pernyataannya dengan nada tinggi. Ia menegaskan, penampilan bertato tidak otomatis membuat seseorang menjadi preman.

“Tak tantang sama saya, badan saya bertato tapi saya bukan preman bro,” ucapnya video akun @edi.macan7, yang diunggah Selasa (8/9/2026) lalu.

Ia juga menyatakan kesiapannya mengumpulkan rekan-rekannya dari LSM dan media untuk mengumpulkan data terkait persoalan yang terjadi di Surabaya.

“Tak kumpulkan semua rekan-rekan saya LSM media itu, ayo gak apa-apa, tak kumpulkan data semua yang ada di Surabaya ini,” katanya.

Pria bernama akun TikTok Edi Macan tersebut menyinggung penertiban parkir yang menurutnya berdampak pada masyarakat kecil. Ia mengaku tidak memiliki kepentingan sebagai tukang parkir, tetapi ingin membela orang-orang yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.

“Siapapun, pak, yang sifatnya orang itu tidak punya, orang susah, orang pekerjaannya hanya berapa rupiah, ya, saya bela, pak,” ujarnya.

Baca Juga: Tidak Diberi Uang, Jukir Liar Ngamuk Pukul dan Ludahi Pengendara Mobil di Surabaya

Pria itu kemudian menyoroti keberadaan juru parkir yang hanya mengandalkan pendapatan harian. Ia mempertanyakan penertiban parkir apabila tidak disertai solusi bagi masyarakat yang kehilangan penghasilan.

“Kalau memang ingin bebas parkir, pak, ya, kalian, pak, bukan jukir, kalian karyawan, kalian sudah ada pemasukan, kalian sudah ada aset, tapi mereka-mereka ini butuh makan,” katanya.

Pria ini juga mengingatkan Eri terkait penertiban parkir dibanding penertiban praktek pitrad dan hiburan malam.

"Tak tantang sama saya, tak kumpulkan data pitrad. Berani gak? Arek-arek posting, ekspos gak direken kok ngomong penertiban sing duwek rong ewu. Opo kon iku," ujarnya lagi.

Baca Juga: Cara Keren Warga Pucang Sewu Surabaya Tertibkan Parkir Liar, Pakai CCTV hingga Denda Rp500 Ribu

Ia juga membandingkan penertiban pada masa kepemimpinan Tri Rismaharini dengan kondisi yang menurutnya terjadi saat ini.

“Risma gak tau ngudek parkir, gak tau nguruk PKL, nertipan-nertipan, tapi sewajarnya dia, memberikan relokasi, memberikan tempat yang layak,” ucapnya.

Pria tersebut menegaskan, dirinya tidak membenarkan tindakan premanisme. Namun, ia meminta masyarakat tidak menilai seseorang hanya dari penampilan.

“Jangan melihat orang dari casingnya,” katanya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ditanya Peluang Eri Cahyadi, Ketua Golkar Jatim Malah Spil Nama Blegur untuk Pilgub 2029

Ali Mufthi justru memperluas daftar figur yang dinilainya memiliki peluang, yakni Wakil Ketua DPRD Jatim Blegur Prijanggono.

KONI Sidoarjo Mulai Babak Baru, Fokus Persiapan Porprov 2027

"Maka mulai hari ini tidak boleh lagi ada persoalan seperti KONI yang kemarin,” kata Subandi.

Fokus Konsolidasi, Partai Golkar Surabaya Bidik 10 Kursi di 2029 

Ali Mufti menyerahkan angka teknis target tersebut kepada kepengurusan Golkar Surabaya.

Arif Fathoni Mulai Didorong ke Pilwali Surabaya 2029, Begini Respon Golkar Jatim

Menurut Ali, soliditas internal dan peningkatan kursi menjadi pekerjaan yang harus lebih dulu dilakukan Golkar Surabaya.

Madas Sedarah Jember Dikukuhkan, Janji Sinergis dengan Forkopimda

Agus mengatakan, pihaknya siap mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Jember.

Jam Operasional Tak Relevan, Perda Surabaya Diprotes Pedagang Buah Pasar Tanjung Sari

Menurut pedagang, hasil panen petani dari berbagai daerah umumnya dikirim menuju Surabaya pada malam hari.