Minggu, 13 Sep 2026 19:35 WIB

Ajakan Eri Lawan Jukir Liar Dapat Kritik Warga, Kalau Bentrok Siapa Tanggung Jawab?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 13 Sep 2026 18:47 WIB
Tokoh masyarakat Wanukusomo, Semampir, Surabaya Faris Brewok. (dok.pribadi)
Tokoh masyarakat Wanukusomo, Semampir, Surabaya Faris Brewok. (dok.pribadi)

selalu.id – Salah satu warga dari Wonokusomo, Semampir, Surabaya Faris Brewok, mengungkapkan keresahannya terhadap imbauan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar warga berani melawan juru parkir (jukir) nakal yang tidak menyediakan pembayaran melalui QRIS.

Faris Brewok, menilai imbauan untuk warga itu berpotensi menimbulkan persoalan baru jika dipahami sebagai ajakan untuk berkonfrontasi langsung dengan jukir di lapangan.

Baca Juga: Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Berdatangan ke Posko, Cari Nama di Manifes

Menurut Faris, persoalan parkir tidak cukup diselesaikan dengan meminta masyarakat berani menghadapi jukir nakal. Sebab, warga yang menolak membayar tunai dapat menghadapi intimidasi hingga potensi kekerasan apabila terjadi perselisihan.

“Konten pejabat juga bisa menyesatkan,” kata Faris, kepada selalu.id, Minggu (13/9/2026).

Ia menilai penggunaan kata “melawan” dalam imbauan kepada masyarakat perlu dipertimbangkan kembali. Bagi masyarakat awam, kata tersebut dapat dimaknai sebagai tindakan menghadapi jukir secara langsung ketika terjadi persoalan pembayaran.

Faris khawatir gesekan yang awalnya hanya persoalan metode pembayaran justru berkembang menjadi konflik fisik.

Jika terjadi penganiayaan, kata dia, warga yang menjadi korban bukan hanya menghadapi kerugian secara fisik. Mereka juga harus berhadapan dengan proses hukum apabila memilih melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

“Bukannya menyelesaikan masalah parkir liar, warga yang menolak bayar tunai justru berisiko menjadi korban penganiayaan oleh oknum jukir,” ujarnya.

Baca Juga: Lhuk, Pria Bertato di TikTok Ini Tantang Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi 

Menurut Faris, korban penganiayaan harus melewati sejumlah proses apabila kasus tersebut dibawa ke jalur hukum, termasuk memberikan keterangan dan menjalani visum et repertum untuk mendukung pembuktian.

Ia juga menyoroti beban yang dapat muncul setelah terjadi insiden. Warga dapat kehilangan waktu, mengeluarkan biaya, mengalami kerugian fisik maupun materi, serta merasa tidak aman ketika menggunakan fasilitas parkir.

Faris menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa penertiban jukir semestinya tidak sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat.

“Pejabat publik bertanggung jawab menyediakan sistem penegakan hukum yang konkret, jaminan keamanan warga di lapangan, serta mekanisme pengawasan jukir secara langsung oleh dinas terkait,” katanya.

Baca Juga: Ditanya Peluang Eri Cahyadi, Ketua Golkar Jatim Malah Spil Nama Blegur untuk Pilgub 2029

Ia mendorong pemerintah kota memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap jukir bermasalah, termasuk memastikan sistem pembayaran parkir yang telah ditetapkan benar-benar berjalan di lapangan.

Dengan begitu, warga tidak perlu mengambil risiko berkonfrontasi ketika menemukan jukir yang tidak mengikuti ketentuan pembayaran parkir.

Faris menegaskan, keberanian masyarakat menyampaikan penolakan terhadap praktik parkir bermasalah tetap diperlukan.

“Imbauan publik dari seorang pejabat seyogianya tidak sekadar menjual ketegangan di media sosial atau melempar beban keberanian kepada masyarakat. Pejabat publik bertanggung jawab menyediakan sistem penegakan hukum yang konkret, jaminan keamanan warga di lapangan, serta mekanisme pengawasan jukir secara langsung oleh dinas terkait,” tutupnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

103 Orang dari KM Virgo Transport 8 Telah Dievakuasi, 140 Masih Dicari

Sebanyak 16 orang dievakuasi ke TB Mauhaw IX. Dari jumlah tersebut, 15 orang dinyatakan selamat, sedangkan satu orang meninggal dunia.

KONI Sidoarjo Mulai Babak Baru, Fokus Persiapan Porprov 2027

"Maka mulai hari ini tidak boleh lagi ada persoalan seperti KONI yang kemarin,” kata Subandi.

Arif Fathoni Mulai Didorong ke Pilwali Surabaya 2029, Begini Respon Golkar Jatim

Menurut Ali, soliditas internal dan peningkatan kursi menjadi pekerjaan yang harus lebih dulu dilakukan Golkar Surabaya.

Madas Sedarah Jember Dikukuhkan, Janji Sinergis dengan Forkopimda

Agus mengatakan, pihaknya siap mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Jember.

Homecare Jemput Warga Rentan, Pemkab Jember Perkuat Pelayanan hingga Pelosok

Sedikitnya empat hingga lima lokasi menjadi sasaran kunjungan.

Sambil Menyelam Minum Air, Remaja Mojokerto Curi 6 Tabung Elpiji di Tempat Kerja

“Yang bersangkutan saat ini sudah diamankan di mapolres untuk diproses lebih lanjut,” urai Iptu Suhartanto.