Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

Kasus Keracunan Massal Nasi Berkat di Sidokapasan, Polisi Selidiki Sumber Makanan

Suasana di Sidokapasan gang 10, setelah korban keracunan massal dilarikan ke rumah sakit.
Suasana di Sidokapasan gang 10, setelah korban keracunan massal dilarikan ke rumah sakit.

selalu.id - Hajatan peringatan tujuh hari warga yang meninggal dunia, berbuntut keracunan massal di Sidokapasan Gang 10, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto, Surabaya.

Sejauh ini korban keracunan nasi kotak hajatan, mencapai 26 orang dengan perawatan di beberapa rumah sakit dan rawat jalan di rumah.

Baca Juga: 18 Murid TK Diduga Keracunan MBG, SPPG Penyedia Kerap Dapat Keluhan

Pihak kepolisian mengaku kejadian hajatan berlangsung pada Selasa (31/3/2026) malam. Dan sehari setelahnya gejala keracunan mulai muncul dari para korban.

Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari warga.

Berdasarkan data sementara, sekitar 70 orang menghadiri acara tahlilan tersebut. Gejala keracunan mulai muncul sehari setelah kegiatan berlangsung, namun laporan baru diterima pada hari ini, Sabtu (4/4/2026).

“Itu bermula ada warga yang hajatan tujuh harian. Setelah besoknya hari Rabu ada yang merasa sakit mual-mual. Baru Sabtu ini ada laporan,” ujarnya.

Dari total 26 korban, dua orang menjalani perawatan di RSUD Dr Soewandhie, 1 orang di RS PHC, serta 1 lagi dibawa keluarganya ke RS Al-Irsyad. Sementara korban lainnya menjalani rawat jalan.

Baca Juga: Menteri HAM soal Ratusan Siswa Keracunan MBG di Surabaya: SPPG Wajib Disanksi Tegas!

“Kurang lebih jam 11.30 WIB hari ini kami dapat laporan dari warga, langsung kita cek ke tempat bersama kelurahan, puskesmas, dan RS Soewandhie, dan ada beberapa yang dirujuk,” bebernya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan jenis makanan yang menjadi penyebab keracunan dengan berkoordinasi bersama tenaga medis dan instansi terkait.

“Masih kita lidik dari apa makannya. Nanti kerja sama dengan RS Soewandhie dan Polrestabes,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 1 RW 7 Sidodadi, Arif menyebut bahwa kasus tersebut awalnya hanya dialami oleh beberapa orang, namun jumlah korban terus bertambah hingga akhirnya diketahui meluas pada hari Jumat.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Langkah Serius usut Penyebab Ratusan Siswa Keracunan MBG

Menurut Arif, jumlah korban terus meningkat hingga Sabtu pagi dan tercatat mencapai 26 orang. Korban terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

“Ada yang bapak-bapak, ibu-ibu, ada anak kecil juga karena makan berkat yang dibawa pulang,” bebernya.

Ia menyebut warga yang mengalami keracunan adalah mereka yang mengkonsumsi nasi berkat yang dibawa pulang. Sementara warga yang makan langsung di lokasi selamatan tidak mengalami keluhan serupa.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.