Kamis, 03 Sep 2026 11:17 WIB

Menteri HAM soal Ratusan Siswa Keracunan MBG di Surabaya: SPPG Wajib Disanksi Tegas!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Mei 2026 18:43 WIB
Menteri HAM Natalius Pigai. (Foto: Ade/selalu.id).
Menteri HAM Natalius Pigai. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyoroti keras kasus dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya.

Pigai menilai kelalaian terjadi pada pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta lemahnya pengawasan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Menurut Pigai, insiden yang menyeret sekitar 200 lebih siswa tersebut seharusnya tidak perlu terjadi.

“Ini tidak boleh terjadi lagi. Saya menyimak penjelasan ilmiah dari Kepala Dinas Kesehatan, melihat fakta lapangan, dan mewawancarai anak-anak korban. Saya menemukan SPPG sangat tidak profesional dan tidak layak, tapi tetap beroperasi,” ungkap Pigai selepas hearing bersama DPRD Surabaya, Rabu (13/5/2026).

Ia menjelaskan, satu dapur SPPG menangani 13 sekolah, dan dari jumlah itu sembilan sekolah terdampak dugaan keracunan. Kondisi itu, menurutnya, menunjukkan sumber persoalan berasal dari satu titik produksi makanan.

“Kalau sembilan sekolah terpapar, artinya bisa disimpulkan keracunan disebabkan kelalaian satu SPPG. Karena yang memproduksi makanannya hanya satu,” tegasnya.

Pigai menyebut tanggung jawab utama berada pada SPPG selaku operator dapur serta BGN sebagai pengawas program nasional. Ia menilai sistem kontrol harian nyaris tidak berjalan.

“Harusnya ada checklist setiap hari. Dapurnya dicek, tempat penyimpanan dicek, suhu makanan dicek, higienesnya dicek. Tapi ini hampir lalai,” katanya.

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

Menurut Pigai, lemahnya pengawasan berpotensi menjadi masalah besar karena jumlah dapur MBG akan terus bertambah. Ia menyebut saat ini di Jawa Timur terdapat 119 SPPG yang melayani sekitar 1.900 sekolah.

“Nanti kalau bertambah ratusan SPPG lagi bagaimana pengawasannya? Kalau sekarang saja tidak maksimal,” paparnya.

Selain itu, Pigai juga menyoroti belum terhubungnya sistem koordinasi antara BGN dan pemerintah daerah. Ia menilai banyak pemda menganggap program MBG sepenuhnya urusan pusat sehingga tidak merasa ikut bertanggung jawab.

“Program ini dianggap bergerak di luar sistem pemerintah daerah. Akibatnya daerah tidak merasa memiliki, tidak ikut mengawasi, tidak ikut menganggarkan,” jelasnya.

Baca Juga: Ini Nama Dapur SPPG yang Diduga Bikin Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

Pigai mengusulkan pembentukan dinas gizi daerah agar program MBG bisa berkelanjutan dan tidak bergantung pada pergantian kepemimpinan nasional.

Saat ditanya kondisi dapur SPPG yang diduga kumuh, Pigai menyebut lokasi tersebut layak dihentikan sementara. Ia mengaku menemukan banyak persoalan sanitasi.

“Tadi ada lalat, ada tikus keluar masuk dekat ember dan IPAL. Ini makanan untuk anak-anak. Apa nggak punya hati?” katanya dengan nada tinggi.

Meski begitu, Pigai menyerahkan keputusan sanksi permanen kepada mekanisme dan SOP di BGN. Namun ia menegaskan operasional dapur tersebut sudah layak dihentikan sementara sampai evaluasi selesai.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.