Senin, 19 Okt 2026 02:52 WIB

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

Bupati Jember Muhamad Fawait saat melepas ribuan mahasiswa KKN di Alun-alun. ( Foto: Nurul/selalu id)
Bupati Jember Muhamad Fawait saat melepas ribuan mahasiswa KKN di Alun-alun. ( Foto: Nurul/selalu id)

selalu.id - Sebanyak 3.000 mahasiswa dari 17 perguruan tinggi resmi diterjunkan ke 248 desa dan kelurahan di Kabupaten Jember dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif V Tahun 2026. Selama 35 hari, para peserta akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui tema "KKN Desa Cinta (Desa Cerdas, Inklusif, dan Tangguh)", dengan fokus mendukung pembangunan desa sekaligus mempercepat penanganan kemiskinan.

Pelepasan peserta dilaksanakan di Alun-Alun Jember, Minggu (19/7/2026), dipimpin langsung Bupati Jember Muhammad Fawait. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan 17 perguruan tinggi, kepala OPD, camat, hingga kepala desa dan lurah dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember.

Baca Juga: Gus Fawait Kenalkan Cerutu Jember Tembus Pasar Internasional di Podcast Total Politik

Dalam sambutannya, Bupati Fawait menyampaikan bahwa program KKN merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar memahami kehidupan masyarakat secara langsung.

Ia menyebut pengalaman selama menjalankan KKN akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Menurut Fawait, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, ia berharap kegiatan KKN tidak sekadar menjadi agenda akademik, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat nyata bagi desa.

Salah satu tugas yang diberikan pemerintah daerah kepada peserta KKN adalah membantu proses validasi data masyarakat miskin ekstrem atau kelompok Desil 2. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan berbagai program bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran.

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi. Kami berharap adik-adik dapat membantu memvalidasi data warga sehingga program pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan," ujar Fawait.

Baca Juga: Bupati Jember Tekankan Dana Desa Harus Turunkan Kemiskinan

Ia menjelaskan, keberadaan ribuan mahasiswa yang tersebar di berbagai desa menjadi kekuatan besar untuk memperoleh data lapangan yang lebih akurat. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember.

Bupati juga menyinggung kondisi Jember yang memiliki puluhan perguruan tinggi, namun masih menghadapi angka kemiskinan yang relatif tinggi. Menurutnya, kondisi tersebut harus dijawab melalui kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

"Kampus harus menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah. Melalui KKN kolaboratif ini, kami ingin semangat gotong royong antara pemerintah dan dunia akademik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.

Baca Juga: Salat Subuh Berjemaah, Polres Jember Edukasi Warga Tertib Berlalu Lintas

Selain menjalankan program kerja, seluruh peserta juga diminta menjaga sikap dan etika selama berada di lokasi KKN. Fawait mengingatkan bahwa perilaku mahasiswa akan mencerminkan nama baik almamater yang mereka wakili.

Di sela kegiatan, Pemerintah Kabupaten Jember juga mengumumkan pembukaan pendaftaran Program Beasiswa Cinta Bergema mulai 20 Juli 2026. Program tersebut diperuntukkan bagi sekitar 4.000 mahasiswa asal Jember, baik melalui jalur afirmasi ekonomi maupun jalur prestasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Melalui KKN Kolaboratif V, Pemkab Jember berharap lahir berbagai inovasi, pendampingan masyarakat, serta rekomendasi yang dapat memperkuat pembangunan desa. Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.