Rabu, 21 Okt 2026 05:56 WIB

30 Tahun Reuni Posko Pandegiling, Refleksi Perjuangan Pro Demokrasi di Era Orde Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 29 Mar 2026 16:00 WIB
Reuni 30 Tahun Aktivis Pandegiling di Graha Widya Untag Surabaya. (Dok. Ade/selalu.id)
Reuni 30 Tahun Aktivis Pandegiling di Graha Widya Untag Surabaya. (Dok. Ade/selalu.id)

selalu.id - Reuni bertajuk “Merekatkan Persatuan Demi Keutuhan Bangsa” digelar para aktivis lintas daerah yang pernah terlibat dalam gerakan pro demokrasi pada 1990-an, menjelang masa reformasi. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi perjuangan aktivis era Orde Baru.

Tokoh aktivis Pandegiling Surabaya yang ikut berkumpul ini diantaranya ada mantan manajer Persebaya dan politisi PDI-P, Saleh Ismail Mukadar, Wali Kota Surabaya periode 2002-2010, Bambang DH, Advokat M. Sholeh, dan masih banyak lagi.     

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Ketua panitia, Baktiono, mengatakan kegiatan ini tidak sekadar nostalgia, tetapi juga menghidupkan kembali semangat perjuangan yang pernah mereka bangun bersama.

“Setelah 30 tahun, ini momen bersejarah karena akhirnya bisa berkumpul lagi. Dulu kami berasal dari berbagai latar belakang, tapi dipersatukan oleh semangat memperjuangkan demokrasi,” ujar Baktiono, saat ditemui selalu.id.

Ketua Panitia Reuni 30 Tahun Posko Pandegiling, Baktiono.Ketua Panitia Reuni 30 Tahun Posko Pandegiling, Baktiono.

Ia menjelaskan, Jalan Pandegiling No. 223 pada masa itu menjadi titik kumpul para aktivis muda untuk berdiskusi dan menyuarakan gagasan perubahan, meski berada dalam tekanan politik yang ketat.

Menurutnya, pada masa tersebut ruang kebebasan berpendapat sangat terbatas, sehingga kritik terhadap pemerintah berisiko menimbulkan tekanan hingga ancaman penangkapan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Peserta reuni datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Ponorogo, Banyuwangi, Madura, Malang, hingga Jombang. Sejumlah alumni yang tidak dapat hadir karena faktor usia dan kesehatan tetap menyampaikan salam.

Baktiono berharap reuni ini tidak berhenti sebagai ajang temu kangen, tetapi menjadi sarana memperkuat persatuan sekaligus menularkan nilai perjuangan kepada generasi muda.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyebut kegiatan ini juga menjadi momentum halal bihalal di bulan Syawal.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Ia mengenang Posko Pandegiling sebagai pusat pergerakan aktivis saat melakukan konsolidasi dan perlawanan terhadap rezim saat itu.

“Ini kenangan lama yang bisa direfleksikan kembali. Teman-teman dari berbagai daerah hadir dan semangatnya masih sama,” kata Armuji.

Reuni ini diharapkan menjadi pengingat atas perjalanan panjang gerakan demokrasi sekaligus menjaga nilai-nilai perjuangan tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.