Jumat, 04 Sep 2026 21:34 WIB

30 Tahun Reuni Posko Pandegiling, Refleksi Perjuangan Pro Demokrasi di Era Orde Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 29 Mar 2026 16:00 WIB
Reuni 30 Tahun Aktivis Pandegiling di Graha Widya Untag Surabaya. (Dok. Ade/selalu.id)
Reuni 30 Tahun Aktivis Pandegiling di Graha Widya Untag Surabaya. (Dok. Ade/selalu.id)

selalu.id - Reuni bertajuk “Merekatkan Persatuan Demi Keutuhan Bangsa” digelar para aktivis lintas daerah yang pernah terlibat dalam gerakan pro demokrasi pada 1990-an, menjelang masa reformasi. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi perjuangan aktivis era Orde Baru.

Tokoh aktivis Pandegiling Surabaya yang ikut berkumpul ini diantaranya ada mantan manajer Persebaya dan politisi PDI-P, Saleh Ismail Mukadar, Wali Kota Surabaya periode 2002-2010, Bambang DH, Advokat M. Sholeh, dan masih banyak lagi.     

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Ketua panitia, Baktiono, mengatakan kegiatan ini tidak sekadar nostalgia, tetapi juga menghidupkan kembali semangat perjuangan yang pernah mereka bangun bersama.

“Setelah 30 tahun, ini momen bersejarah karena akhirnya bisa berkumpul lagi. Dulu kami berasal dari berbagai latar belakang, tapi dipersatukan oleh semangat memperjuangkan demokrasi,” ujar Baktiono, saat ditemui selalu.id.

Ketua Panitia Reuni 30 Tahun Posko Pandegiling, Baktiono.Ketua Panitia Reuni 30 Tahun Posko Pandegiling, Baktiono.

Ia menjelaskan, Jalan Pandegiling No. 223 pada masa itu menjadi titik kumpul para aktivis muda untuk berdiskusi dan menyuarakan gagasan perubahan, meski berada dalam tekanan politik yang ketat.

Menurutnya, pada masa tersebut ruang kebebasan berpendapat sangat terbatas, sehingga kritik terhadap pemerintah berisiko menimbulkan tekanan hingga ancaman penangkapan.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Peserta reuni datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Ponorogo, Banyuwangi, Madura, Malang, hingga Jombang. Sejumlah alumni yang tidak dapat hadir karena faktor usia dan kesehatan tetap menyampaikan salam.

Baktiono berharap reuni ini tidak berhenti sebagai ajang temu kangen, tetapi menjadi sarana memperkuat persatuan sekaligus menularkan nilai perjuangan kepada generasi muda.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyebut kegiatan ini juga menjadi momentum halal bihalal di bulan Syawal.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Ia mengenang Posko Pandegiling sebagai pusat pergerakan aktivis saat melakukan konsolidasi dan perlawanan terhadap rezim saat itu.

“Ini kenangan lama yang bisa direfleksikan kembali. Teman-teman dari berbagai daerah hadir dan semangatnya masih sama,” kata Armuji.

Reuni ini diharapkan menjadi pengingat atas perjalanan panjang gerakan demokrasi sekaligus menjaga nilai-nilai perjuangan tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.