Kamis, 04 Jun 2026 09:29 WIB

Unair Umumkan Kandidat Penerima Golden Ticket 2026, Berikut Jumlah Siswa yang Lolos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 27 Mar 2026 15:29 WIB
Pengumuman Golden Ticket Unair 2026. (Dok. Humas Unair).
Pengumuman Golden Ticket Unair 2026. (Dok. Humas Unair).

selalu.id - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya resmi mengumumkan 68 kandidat penerima Golden Ticket tahun 2026.

Rektor Unair, Prof. Dr. Muhammad Madyan menjelaskan bahwa program Golden Ticket tahun ini diikuti oleh siswa dari 1.690 sekolah yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Total pendaftar mencapai 3.855 siswa, menjadikan seleksi berlangsung sangat kompetitif.

Prof. Madyan mengatakan bahwa seluruh peserta diseleksi menggunakan sistem pemetaan berbasis kuadran.

Metode ini menggabungkan penilaian capaian akademik dan prestasi non-akademik.

“Kuadran ini menggambarkan kombinasi antara capaian akademik dan prestasi non-akademik, sehingga penilaian bisa dilakukan secara lebih adil,” jelasnya, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Dari hasil seleksi, sebanyak 207 siswa masuk dalam kuadran pertama, yakni kelompok dengan prestasi akademik dan non-akademik sama-sama unggul.

Sementara itu, 68 siswa berada di kuadran kedua, yaitu peserta dengan prestasi non-akademik sangat menonjol dan tetap memenuhi syarat akademik jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Kelompok inilah yang kemudian ditetapkan sebagai kandidat penerima Golden Ticket Unair 2026.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Saat ini, nama-nama kandidat tersebut masih dalam proses pengusulan ke Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) di Jakarta.

Meski demikian, Prof. Madyan menegaskan bahwa peluang masuk Unair tetap terbuka bagi peserta lain yang belum lolos Golden Ticket.

“Masih banyak jalur lain, seperti SNBT maupun jalur mandiri yang juga memiliki beberapa skema seleksi,” katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.