Jumat, 04 Sep 2026 15:20 WIB

Kisah Keangkeran Kamar 610 di Apartemen Surabaya: Dari Diteror Mbak Kunti, Juga Ancaman Kematian

Film horor Panggonan Wingit 2 Miss K. (Dok: Instagram @hitmakestudios).
Film horor Panggonan Wingit 2 Miss K. (Dok: Instagram @hitmakestudios).

selalu.id - Film bergenre horor masih menjadi peringkat atas yang banyak diminati oleh penonton Indonesia.

Berlatarkan dari kisah nyata suatu peristiwa atau cerita urban legend yang ada di sekitar masyarakat, atau mengangkat tema agama, menjadi alasan mengapa film horor Indonesia semakin digemari masyarakat.

Baca Juga: Kisah Seorang Ibu Rela jadi Pengantin Iblis Demi Sembuhkan Anaknya yang Cacat

Seperti film horor "Panggonan Wingit 2 Miss K", yang merupakan salah satu film horor Indonesia yang pernah tayang pada tahun 2024.

Dilansir dari Instagram resmi @himakestudios, film Panggonan Wingit 2 Miss K ini disutradarai oleh Guntur Soeharjanto bersama produser Rocky Soraya, film horor tersebut mengangkat urband legend terkenal Miss K.

Miss K adalah sosok Mbak Kunti atau kuntilanak, yang konon menghuni sebuah apartemen angker yang ada di Surabaya.

Panggonan Wingit 2 Miss K menyoroti kisah Alma dan Mia yang diminta oleh Rayyan untuk pindah ke Kota Surabaya demi memulai hidup baru.

Mereka memilih untuk tinggal di sebuah apartemen kuno yang memiliki aura misterius.

Penduduk setempat percaya bahwa apartemen tersebut dihuni oleh makhluk gaib.

Di dalam apartemen tersebut terdapat sebuah kamar dengan nomor 610 yang dilarang keras untuk dimasuki ataupun dibuka.

Baca Juga: Daftar Film Horor yang Cocok Temani Weekend, Rasakan Ketegangannya

Pemilik apartemen telah memperingatkan semua penghuni akan keberadaan kamar angker tersebut yang dipercayai menjadi tempat tinggal Miss K, yang disebut adalah sosok Mbak Kunti atau kuntilanak.

Alma yang mendengar suara air mengalir dari kamar 610 justru melanggar larangan tersebut. Ia memberanikan diri membuka pintu kamar itu.

Betapa terkejutnya ia saat mendapati sosok kuntilanak yang menyisir rambut anak perempuan di dalam bak mandi.

Kuntilanak ini memberikan ancaman menakutkan "Patang dino, Maghrib!" (Hari keempat, waktu maghrib).

Baca Juga: Kisah Horor Jalan Tapak Siring Surabaya: Bertemu Pengendara Bentor Tanpa Kepala, Satunya Berjubah Hitam

Keduanya segera meminta penjelasan dari pengelola apartemen usai kejadian itu.

Mereka diberitahu bahwa siapa saja yang masuk ke kamar 610 akan menghadapi kematian mengenaskan pada hari keempat, tepat saat maghrib tiba.

Lantas, bagaimana kelanjutan kisah Alma dan Mia?

Untuk mengetahui jawabannya, bisa kamu saksikan selengkapnya di Netflix maupun platform lainnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.