Sabtu, 11 Jul 2026 04:24 WIB

Berbagi Suami, Kisah Poligami di Balik Perselingkuhan Berujung Penderitaan

Ilustrasi perselingkuhan. (Dok. Freepik).
Ilustrasi perselingkuhan. (Dok. Freepik).

selalu.id - Dua dekade setelah "Berbagi Suami" menjadi film yang memantik percakapan publik mengenai poligami dan perselingkuhan yang dialami perempuan, Berbagi Suami 2.0 resmi memulai proses syuting yang akan berlangsung mulai 21 Mei hingga Juli 2026.

Film terbaru dari sutradara dan penulis naskah Nia Dinata ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 2027, dan hadir sebagai karya yang merefleksikan dinamika relasi keluarga dan posisi perempuan serta anak dalam konteks sosial masa kini.

Baca Juga: 5 Film Romantis yang Cocok Banget Ditonton Dengan Pasangan saat Weekend

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu perselingkuhan dan poligami di Indonesia, Komnas Perempuan menyebut praktik poligami kerap diawali oleh perselingkuhan dan berdampak pada penderitaan psikologis serta penelantaran terhadap perempuan.

Perbincangan mengenai dampak mental dalam keluarga poligami juga kembali mengemuka pada 2026, termasuk sorotan para psikolog mengenai meningkatnya risiko stres kronis, kecemasan, depresi, hingga rendahnya rasa percaya diri pada perempuan dan anak dalam relasi keluarga yang timpang.

Berangkat dari realitas tersebut, alih-alih menjadi kelanjutan langsung dari film tahun 2006, Berbagi Suami 2.0 hadir sebagai karya baru dengan tiga karakter utama dan dinamika keluarga yang berbeda.

Isu poligami menjadi benang merah yang menghubungkan ketiganya, sekaligus membuka perspektif baru mengenai dampak emosional, tekanan sosial, dan ketimpangan relasi dalam keluarga modern.

“Dua puluh tahun lalu, Berbagi Suami berbicara tentang poligami sebagai fenomena sosial yang mulai terlihat di ruang publik. Hari ini, struktur film tetap dengan tiga karakter keluarga, detail dan kondisinya mengalami perubahan sesuai dengan zaman. Tetapi persoalan tentang ketimpangan relasi, luka emosional, dan posisi perempuan dalam keluarga masih sangat relevan," terang Sutradara Nia Dinata pada Jumat (22/5/2026) kemarin.

Baca Juga: Gladiator II: Kisah Perjuangan Seorang Prajurit Hadapi Kekaisaran Romawi

"Film ini berangkat bukan dari penghakiman, tetapi dari sebuah ajakan untuk merasakan dampak yang sering kali disembunyikan dan dianggap normal,” tambahnya.

Menurut Nia Dinata, justru di era digital, banyak persoalan personal perkawinan dan keluarga berkembang menjadi sesuatu yang sensasional karena dihadirkan di media sosial.

Ia melihat bahwa luka emosional dalam hubungan sering kali dinormalisasi, padahal dampaknya dapat berlangsung panjang bagi semua pihak, termasuk anak-anak.

Diproduksi oleh Kalyana Shira Films, Berbagi Suami 2.0 menjalani proses produksi di Yogyakarta, Solo, dan Jakarta selama beberapa bulan ke depan.

Baca Juga: 6 Film Horor yang Cocok Ditonton saat Libur: Dari Kisah Maya dan Rahasia Mencekam

Sejumlah kru inti yang terlibat dalam film Berbagi Suami (2006), termasuk Penata Sinematografi Ipung Rachmat Syaiful, Penata Busana Tania Soeprapto dan Penata Musik Aghi Narottama kembali bergabung dalam proyek ini.

Selain itu, Melissa Karim, yang turut berakting dalam film Berbagi Suami dua dekade lalu, kini hadir sebagai produser.

Film ini diharapkan dapat membuka ruang diskusi publik mengenai relasi, keluarga, dan dinamika sosial yang masih terus terjadi di tengah masyarakat modern.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gaya-gayaan jadi Pelaksana Proyek, Eh.. Kini Malah Masuk Penjara

Aksi tersebut terjadi di proyek pembangunan di Jalan Darmo Permai Selatan, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, Selasa, 7 Juli 2026. 

Beredar Kabar Tanggul Lumpur Porong Sidoarjo Bocor, BPBD Bilang Begini

Pengawasan terhadap area lumpur Porong tetap dilakukan secara berkala guna memastikan kondisi tanggul dan kolam penampungan tetap aman.

Wali Kota Eri Tegaskan RT-RW Surabaya Tak Boleh Pungut Uang Warga Baru Tanpa Izin Lurah

Eri Cahyadi mengingatkan bahwa setiap kesepakatan mengenai dana swadaya wajib dilaporkan dan mendapat persetujuan lurah sebelum diterapkan kepada masyarakat.

Perkuat Keamanan Siber, Pemkab Sidoarjo Gandeng LSWare Inc Korea Selatan

Karena itu, peningkatan kapasitas dan penguatan sistem pengamanan menjadi kebutuhan yang harus dilakukan seiring berkembangnya layanan digital.

DPRD Jatim Siapkan Nobar Semifinal Pildun 2026, Ada Hiburan hingga Hadiah Menarik

Nantinya, nobar dijadwalkan akan semakin meriah dengan kehadiran legenda sepak bola Indonesia, Uston Nawawi, yang akan bertindak sebagai komentator tamu.

Pemkot Surabaya Masifkan Penertiban Parkir, Wajib Berizin dan Transparan Lewat Digitalisasi

Langkah tegas ini diambil demi mewujudkan penyelenggaraan parkir yang aman, tertib, lancar, juga mengoptimalkan pendapatan daerah lewat transparansi digital.