Kamis, 04 Jun 2026 18:41 WIB

Momen Kokola Group Berbagi Kebahagiaan dalam Program Mudik Gratis Jatim 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Mar 2026 22:15 WIB
Kokola group saat hadir berikan bantuan dan kebahagiaan dalam program Mudik Gratis Jatim 2026. (Dok. Kokola for selalu.id).
Kokola group saat hadir berikan bantuan dan kebahagiaan dalam program Mudik Gratis Jatim 2026. (Dok. Kokola for selalu.id).

selalu.id - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak hanya menjadi angin segar bagi 4.000 pemudik, tapi juga momentum berbagi bagi dunia usaha.

Salah satu yang paling konsisten hadir adalah Kokola Group. Menariknya, tahun ini menjadi kali keempat bagi produsen biskuit dan wafer tersebut ikut membersamai program mudik gratis Pemprov Jatim.

Baca Juga: Kemiskinan di Jatim Kini Turun Signifikan, Berikut Rincian Lengkapnya

Bagi Kokola, keikutsertaan ini bukan sekadar partisipasi, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk berbagi kebahagiaan kepada masyarakat.

Manager Public Relations Kokola Group, Andi Fian Octavia menegaskan bahwa semangat yang dibawa perusahaan adalah "Sharing Happylicious" berbagi kebahagiaan yang nyata, bukan sekadar slogan.

"Kami sudah lebih dari 53 tahun berkarya, dan lewat program CSR ini kami ingin terus memberikan manfaat. Mudik Gratis ini bukan hanya agenda tahunan, tapi momen yang selalu ditunggu masyarakat, dan kami ingin selalu ada di dalamnya," ungkapnya, Kamis (19/3/2026).

Fian mengatakan program ini selaras dengan upaya pemerintah dalam menekan angka kecelakaan saat arus mudik. Dengan semakin banyak masyarakat beralih ke transportasi umum, perjalanan dinilai lebih aman dan nyaman.

Tak hanya mendukung secara simbolis, Kokola juga hadir langsung menyapa para pemudik dengan membagikan biskuit sebagai bekal perjalanan. Hal sederhana ini diharapkan bisa menambah kenyamanan sekaligus menghadirkan rasa bahagia di sepanjang perjalanan.

"Kami ingin pemudik bisa menikmati perjalanan dengan lebih menyenangkan. Biskuit ini bukan hanya bekal, tapi juga bisa jadi oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman," jelasnya.

Komitmen Kokola pun tak berhenti di tahun ini. Fian memastikan pihaknya akan terus mendukung program serupa ke depan, baik bersama pemerintah, media, maupun komunitas.

Baca Juga: Komitmen Jawa Timur jadi Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

"Ini sudah tahun keempat kami bergabung, dan harapannya setiap tahun bisa terus ikut. Kami ingin terus hadir dan memberi manfaat lebih luas," ujarnya.

Di balik semua dukungan tersebut, Kokola group juga menyampaikan pesan sederhana namun penting bagi para pemudik, keselamatan tetap yang utama.

"Selamat mudik, hati-hati di jalan, dahulukan keselamatan. Semoga semua bisa sampai dengan selamat dan merayakan Idulfitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga," tandas Fian.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara langsung melepas keberangkatan 4.000 pemudik menuju 20 kota/kabupaten di seluruh Jatim.

Baca Juga: Arumi Bachsin Ajak Generasi Muda jadi Pemimpin Masa Depan yang Berkualitas

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta mudik. Semoga perjalanan ini menjadi awal kebahagiaan, mempererat tali kekeluargaan, serta membawa keberkahan bagi panjenengan semua," katanya.

Bagi Khofifah, program ini bukan sekadar soal "gratis di ongkos". Namun, lebih dari itu, ada misi besar di baliknya keselamatan dan penghematan.

"Dua indikator utama program ini adalah keselamatan dan ekonomi. Kita ingin menekan angka kecelakaan sekaligus meringankan beban biaya transportasi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan," jelasnya.

Dengan semangat kolaborasi seperti ini, mudik bukan hanya soal perjalanan pulang, tapi juga tentang kebersamaan dan kepedulian yang dirasakan sejak langkah pertama menuju kampung halaman.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.