Selasa, 21 Jul 2026 03:50 WIB

Mojokerto Dilanda Banjir: 125 Rumah Terdampak, 11 Lansia Dievakuasi

Penampakan rumah warga di Mojokerto yang tergenang banjir. (Foto: Supri/selalu.id).
Penampakan rumah warga di Mojokerto yang tergenang banjir. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Sebanyak 125 rumah di Desa Gayaman, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto terdampak banjir akibat hujan deras selama tiga jam.

Ketinggian air mulai 60 centimeter hingga 1 meter atau dada orang dewasa akibat luapan Sungai Gayaman yang tidak bisa menampung air.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan, ada beberapa tempat genangan dan banjir akibat hujan deras.

"Ada beberapa desa yang tercatat mengalami banjir atau genangan, tapi saat ini sudah surut. Total yang belum surut dan kita prediksi masih akan ada potensi air untuk lebih naik lagi, itu ada di Desa Gayaman," katanya, Senin (16/3/2026).

Rinaldi mengatakan, ada beberapa orang lansia yang minta untuk diungsikan ke tempat yang lebih aman lantaran rumahnya tergenang hingga dada orang dewasa.

Penampakan rumah warga di Mojokerto yang tergenang banjir. (Foto: Supri/selalu.id).Penampakan rumah warga di Mojokerto yang tergenang banjir. (Foto: Supri/selalu.id).

Baca Juga: Pria yang Sering Curi Motor di Mojokerto Ditangkap, Ini Tampangnya

"Kebetulan ada tiga dusun yang terdampak, dan satu dusun yang kondisinya masih parah. Ketinggian air itu sedada orang dewasa. Untuk yang minta evakuasi para manula, sudah kita evakuasi ke balai dusun," jelasnya.

Rinaldi mengatakan bantuan untuk warga yang terdampak banjir sudah disiapkan untuk santap sahur nanti. Saat ini pihaknya menunggu tren air.

"Saat ini kita memastikan dulu kondisi daripada keluarga kita yang sudah kita evakuasi. Kita pastikan kebutuhan utamanya terpenuhi karena kita tahu juga ini bulan puasa ya. Nanti akan ada sahur sebagainya tentu itu akan bisa kita penuhi bersama," tegasnya.

Baca Juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

Menurut Rinaldi, banjir ini juga karena wilayah hilir serta diperparah oleh endapan dan banyaknya sampah yang menutupi beberapa pintu air.

"Selanjutnya kita masih melihat tren air karena ini kan daerah hilir ya. Daerah hilir itu menerima air dari atas. Kemudian dengan kita melihat juga pengamatan kita banyak dipengaruhi oleh endapan dan sampah di beberapa pintu-pintu air hingga memperparah banjir," tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.