Selasa, 15 Sep 2026 21:27 WIB

Bikin Geger, Kakek di Mojokerto Terjepit Tembok Selama 1 Jam Jelang Magrib

Kekek 80 tahun yang terjepit tembok saat dievakuasi warga. (Foto: Supri/selalu.id).
Kekek 80 tahun yang terjepit tembok saat dievakuasi warga. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Seorang kakek berusia 80 tahun bernama Dimyati nekat menerobos celah tembok sempit hingga terjebak dan tidak bisa bergerak.

Peristiwa menggegerkan ini terjadi di Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Duka Keluarga M Suud, Sopir Truk asal Mojokerto yang Hilang dalam Musibah KM Virgo Transport 8

Korban terjepit di celah dinding bangunan baru milik warga setempat yang hanya berjarak sekitar 20 centimeter.

Kejadian tersebut baru disadari warga sekitar pukul 16.00 WIB atau menjelang magrib setelah terdengar suara rintihan kesakitan dari balik tembok.

Sekretaris Desa Ngrame, Iswahyudi, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung berkordinasi dengan warga untuk melakukan penyelamatan darurat.

Korban saat berhasil dievakuasi petugas. (Foto: Supri/selalu.id).Korban saat berhasil dievakuasi petugas. (Foto: Supri/selalu.id).

Baca Juga: Sambil Menyelam Minum Air, Remaja Mojokerto Curi 6 Tabung Elpiji di Tempat Kerja

"Kami upayakan pertolongan pertama tadi sambil menunggu pihak damkar akhirnya warga membongkar. Kondisi korban agak lupa ingatan, ini tadi mungkin mau kemana saya juga tidak tahu akhirnya terjepit," kata Iswahyudi saat dikonfirmasi.

Iswahyudi menjelaskan, lahan tempat berdirinya tembok bata ringan tersebut dulunya merupakan akses jalan yang biasa dilalui korban untuk menuju ke rumahnya yang berada di belakang lokasi kejadian.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga satu jam. Warga terpaksa membongkar dinding bata ringan yang masih dalam tahap pembangunan tersebut menggunakan gergaji, betel, dan palu setelah mendapat izin dari pemilik bangunan.

Baca Juga: Adu Banteng Dua Motor di Trowulan Mojokerto, Satu Pelajar Tewas

"Tidak ada yang tahu kalau jalannya. Sebelumnya memang ini biasa dipakai jalan sebelum ada bangunan baru. Evakuasi sekitar 30 menit (sampai satu jam), tadi prosesnya menggergaji karena kalau dimartil tidak bisa," ungkapnya.

Setelah berhasil dikeluarkan dari celah sempit tersebut, kakek Dimyati yang dalam kondisi lemas dan syok langsung dilarikan ke RSUD Prof dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Puskesmas Umbulsari Jember Sabet Juara I Seva Paramahita Award 2026

Puskesmas Umbulsari Jember dinilai unggul berkat transformasi pelayanan yang mengusung prinsip mudah, cepat, dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

SBY Buka-bukaan Soal Isu Politik Praktis di Surabaya, Begini Penjelasannya

Hal tersebut disampaikan SBY di tengah kesibukannya menggelar pameran karya seni lukis di Voza Tower Surabaya, Selasa (15/9/2026).

Menangkap Cahaya Rindu: Cerita di Balik 100 Mahakarya Lukisan SBY di Surabaya

Aktivitas ini menjadi terapi emosional dan ruang perenungan mendalam, terutama setelah kepergian sang istri tercinta, Almh. Ani Yudhoyono.

Pansus DPRD Surabaya Bidik Pekerja Kebersihan Kampung Masuk BPJS Ketenagakerjaan

Kelompok ini dinilai masuk kategori pekerja rentan karena berpenghasilan rendah dan memiliki risiko kerja yang tinggi.

KPAI Desak Transparansi Manifes Kapal Virgo Transport 8, Keselamatan Anak jadi Prioritas

KPAI menilai, kepastian identitas serta manifes yang akurat bukan sekadar urusan administrasi, melainkan hak mendasar bagi keluarga korban.

Cara Cek Desil Bansos Melalui HP Pakai NIK, Bisa juga Perbarui Data

Warga juga bisa datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat untuk mengajukan pembaruan data DTSEN.