Kebakaran Landa Pabrik Sepatu di Mojokerto, Gudang Bahan Baku di Lantai 2 Hangus
- Penulis : Redaksi
- | Kamis, 17 Sep 2026 15:31 WIB
selalu.id — Kobaran api melahap pabrik sepatu PT Esa Kalen Jaya di Jalan Brawijaya, Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Kamis (17/9/2026) pagi. Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat kegiatan produksi di lantai 1 sedang berjalan normal.
Api pertama kali terlihat muncul dari lantai 2 yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan bahan baku alas kaki.
Baca Juga: Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas
M Unying (25) karyawan pabrik menceritakan detik-detik kepanikan itu. Menurutnya api berasal dari area tepat di atas tempatnya bekerja.
“Di atas itu gudang. Ada percikan kena spons, terus langsung cepat menjalar ke bahan lain,” ujarnya di lokasi kejadian.
Hal senada disampaikan Ratih, 50, karyawan lainnya. Ia menyebut saat kejadian sedang ada pekerjaan renovasi di lantai 2.
“Pas jam masuk kerja. Di atas ada pengelasan. Diduga percikan apinya jatuh ke spons. Apinya langsung besar,” kata Ratih.
Baca Juga: Bikin Geger, Kakek di Mojokerto Terjepit Tembok Selama 1 Jam Jelang Magrib
Melihat api membesar, seluruh karyawan langsung berhamburan keluar pabrik. “Alhamdulillah semua selamat, langsung keluar semua,” tambahnya.
Upaya pemadaman dikerahkan BPBD Kabupaten Mojokerto bersama tim damkar. Sebanyak 4 unit mobil pemadam dan 1 unit water cannon diturunkan ke lokasi untuk menjinakkan api dan mencegah rambatan ke area lain.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, memastikan seluruh pekerja berhasil dievakuasi. Dugaan sementara, kebakaran dipicu percikan las saat renovasi yang mengenai material mudah terbakar.
Baca Juga: Duka Keluarga M Suud, Sopir Truk asal Mojokerto yang Hilang dalam Musibah KM Virgo Transport 8
“Begitu ada laporan, karyawan sudah diungsikan ke tempat aman. Tantangannya, bahan yang terbakar ini sangat cepat menyala. Begitu tiba, tim langsung fokus pembasahan agar api tidak meluas,” jelas Rinaldi.
Hingga berita ini dibuat, petugas masih melakukan pendinginan di titik-titik rawan. Belum ada data resmi terkait total kerugian akibat insiden tersebut.
Editor : Achmad Supriyadi