Jumat, 05 Jun 2026 08:23 WIB

12 Remaja Diamankan di Ngoro Mojokerto, Rencana Perang Sarung Gagal Total

12 remaja yang diamankan di Polsek Ngoro.
12 remaja yang diamankan di Polsek Ngoro.

selalu.id - Polres Mojokerto Amankan 12 Remaja, Polsek Ngoro Polres Mojokerto mengamankan sebanyak 12 remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di beberapa titik di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. 

Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi mengatakan, para remaja tersebut diamankan oleh petugas yang sedang melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama bulan ramadhan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga: Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

"Kami mendapati ada sekelompok remaja yang diduga akan melakukan perang sarung, sebanyak 12 remaja langsung kami amankan ke Mapolsek Ngoro untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," kata Heru, Sabtu (14/3/2026).

Para remaja tersebut kemudian didata dan dipanggil orang tuanya masing-masing agar mengetahui kejadian tersebut. Kemudian diberikan pembinaan sebagai upaya edukasi dengan tujuan agar tidak mengulangi perbuatannya dan terhindar dari aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Setelahnya, mereka akhirnya dipulangkan.

Baca Juga: Bupati Mojokerto: Jaga Keutuhan Indonesia di Momen Peringatan Hari Lahir Pancasila!

"Setelah kami amankan, kami panggil orang tua masing-masing. Atas persetujuan orang tua masing-masing, kami berikan pembinaan bahwasanya perang sarung yang awalnya dianggap permainan saat Ramadhan dapat berpotensi menimbulkan bahaya," tegasnya.

Dalam beberapa kasus, yang menimbulkan bahaya seperti sarung yang diisi benda keras seperti batu atau diikat dan dapat melukai peserta lain. Sehingga dalam hal ini, Kapolsek Ngoro mengajak para remaja untuk mengisi waktu Ramadhan dengan kegiatan yang lebih positif, seperti kegiatan keagamaan di masjid atau aktivitas sosial di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Mojokerto: Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian!

Kapolsek Ngoro juga mengingatkan akan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktifitas anak, terutama pada malam hingga dini hari selama Ramadhan. Sehingga dapat meminimalkan adanya potensi kenakalan remaja selama Ramadhan dan dapat menciptakan suasana ibadah tetap aman dan kondusif.

"Kami harap agar orang tua selalu mengawasi anak-anaknya di waktu dan tempat yang semestinya, seperti mengecek keberadaan dan pergaulan anak, serta memantau aktivitas media sosial yang dimiliki anak," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.