Jumat, 04 Sep 2026 14:44 WIB

12 Remaja Diamankan di Ngoro Mojokerto, Rencana Perang Sarung Gagal Total

12 remaja yang diamankan di Polsek Ngoro.
12 remaja yang diamankan di Polsek Ngoro.

selalu.id - Polres Mojokerto Amankan 12 Remaja, Polsek Ngoro Polres Mojokerto mengamankan sebanyak 12 remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di beberapa titik di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. 

Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi mengatakan, para remaja tersebut diamankan oleh petugas yang sedang melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama bulan ramadhan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

"Kami mendapati ada sekelompok remaja yang diduga akan melakukan perang sarung, sebanyak 12 remaja langsung kami amankan ke Mapolsek Ngoro untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," kata Heru, Sabtu (14/3/2026).

Para remaja tersebut kemudian didata dan dipanggil orang tuanya masing-masing agar mengetahui kejadian tersebut. Kemudian diberikan pembinaan sebagai upaya edukasi dengan tujuan agar tidak mengulangi perbuatannya dan terhindar dari aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Setelahnya, mereka akhirnya dipulangkan.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

"Setelah kami amankan, kami panggil orang tua masing-masing. Atas persetujuan orang tua masing-masing, kami berikan pembinaan bahwasanya perang sarung yang awalnya dianggap permainan saat Ramadhan dapat berpotensi menimbulkan bahaya," tegasnya.

Dalam beberapa kasus, yang menimbulkan bahaya seperti sarung yang diisi benda keras seperti batu atau diikat dan dapat melukai peserta lain. Sehingga dalam hal ini, Kapolsek Ngoro mengajak para remaja untuk mengisi waktu Ramadhan dengan kegiatan yang lebih positif, seperti kegiatan keagamaan di masjid atau aktivitas sosial di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Kapolsek Ngoro juga mengingatkan akan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktifitas anak, terutama pada malam hingga dini hari selama Ramadhan. Sehingga dapat meminimalkan adanya potensi kenakalan remaja selama Ramadhan dan dapat menciptakan suasana ibadah tetap aman dan kondusif.

"Kami harap agar orang tua selalu mengawasi anak-anaknya di waktu dan tempat yang semestinya, seperti mengecek keberadaan dan pergaulan anak, serta memantau aktivitas media sosial yang dimiliki anak," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Harga Emas Antam Hari Ini: Jumat Ceria Bunda, Naik Lagi Harganya

Dengan demikian, terdapat selisih (spread) sebesar Rp 147.000 per gram antara harga beli dan harga jual kembali hari ini.