Selasa, 20 Okt 2026 05:25 WIB

Pemkot Mojokerto Salurkan 243 Bansos Disabilitas, Ning Ita: Bukti Pemerintah Hadir

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan sosial kepada warga. (Dok. Diskominfo Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan sosial kepada warga. (Dok. Diskominfo Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyerahkan bantuan sosial kepada 243 disabilitas di Rumah Rakyat, Rabu (4/3/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Baca Juga: 5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp350.000 untuk masing-masing penerima.

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, mengatakan bahwa penyaluran bantuan sosial ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan perhatian yang setara.

“Pemerintah hadir untuk semua. Tidak boleh ada yang tertinggal, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Bantuan ini diharapkan bisa sedikit membantu dan memberikan semangat,” katanya.

Ning Ita menegaskan bahwa program perlindungan sosial akan terus diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Selain bantuan finansial, Pemkot Mojokerto juga berupaya mendorong pemberdayaan agar para penerima manfaat dapat semakin mandiri.

Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan sosial kepada warga. (Dok. Diskominfo Mojokerto).Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan sosial kepada warga. (Dok. Diskominfo Mojokerto).

“Kelompok disabilitas juga kami berikan perhatian khusus melalui bantuan berupa pelatihan keterampilan. Kami ingin memastikan mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, serta membuka peluang usaha dan kerja sesuai dengan potensi masing-masing. Sehingga bisa tumbuh rasa percaya diri dan partisipasi aktif dalam pembangunan," jelasnya.

Naimah, warga Kelurahan Kauman, hadir mendampingi putranya yang merupakan penyandang disabilitas rungu. Ia menilai proses penyaluran bantuan berjalan dengan baik, mulai dari tahap pendataan hingga pencairan.

“Saya dulu didata oleh kelurahan dan diarahkan untuk ke Dinas Sosial,” ungkapnya.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Wisata Air Terjun di Mojokerto yang Cocok Buat Healing dan Bikin Betah

Menurutnya, alur yang jelas membuat dirinya tidak mengalami kesulitan saat mengurus bantuan bagi putranya tersebut.

Untuk menghindari antrean panjang, pemberian bantuan dibagi menjadi tiga sesi berdasarkan masing-masing kecamatan. Dengan pengaturan tersebut, para penerima manfaat tidak perlu menunggu lama dan proses penyaluran dapat berlangsung tertib serta nyaman.

Selain menyalurkan bantuan bagi penyandang disabilitas, pada bulan Ramadan ini Pemerintah Kota Mojokerto juga menyalurkan bantuan bagi tukang becak, anak yatim non panti dan lansia. (Adv-kom).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).