Senin, 16 Feb 2026 15:39 WIB

Pemkab Jember Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Banjir

Tim Satgas saat melakukan pengecekan wilayah terdampak banjir di Jember. (Dok. Pemkab Jember).
Tim Satgas saat melakukan pengecekan wilayah terdampak banjir di Jember. (Dok. Pemkab Jember).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur bergerak cepat memetakan kerusakan infrastruktur akibat banjir besar yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.

Curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Jember menyebabkan ribuan warga terdampak serta merusak sejumlah fasilitas publik vital.

Baca Juga: Pemulihan Dampak Banjir, Pemkab Jember Utamakan Kerja Lapangan 

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman turun langsung ke lapangan bersama Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang untuk meninjau sejumlah titik terdampak pada Minggu (15/2/2026).

Beberapa jembatan yang mengalami kerusakan antara lain: Jembatan Cinta di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jembatan Merah Putih di Desa Pakis, Kecamatan Panti, serta Jembatan Sentool di Desa Suci, Kecamatan Panti.

Helmi menyampaikan bahwa banjir kali ini termasuk yang terparah dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Berdasarkan data sementara, lebih dari 7.000 Kepala Keluarga (KK) di berbagai kecamatan terdampak akibat meluapnya sungai dan tingginya intensitas hujan.

“Kami melakukan pemetaan menyeluruh terhadap seluruh infrastruktur, baik milik desa, kabupaten, maupun provinsi. Semua kami data untuk menentukan prioritas penanganan dan percepatan perbaikan,” jelasnya.

Helmi mengatakan, koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur terus dilakukan agar proses rehabilitasi berjalan efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah Kabupaten Jember juga menetapkan status siaga darurat bencana hingga 26 Februari 2026, menindaklanjuti peringatan cuaca ekstrem dari BMKG yang diprediksi masih berlanjut hingga akhir bulan.

Baca Juga: Siapkan Ruang Ekspresi Pemuda, Pemkab Jember Akan Bangun Sirkuit Balap Motor

“Pesan dari Ibu Gubernur sangat jelas, Jember menjadi prioritas perbaikan infrastruktur terdampak. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan saling membantu dalam menghadapi situasi ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim, Edy Tambeng Widjaja, yang turut melakukan peninjauan lapangan, menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan identifikasi teknis terhadap tingkat kerusakan, terutama pada jembatan dengan bentang panjang.

Menurut Edy, secara konstruksi tidak ditemukan persoalan mendasar pada struktur jembatan. Namun, debit air yang meningkat drastis akibat hujan berintensitas tinggi dalam waktu lama melampaui kapasitas desain jembatan.

“Sebagian besar jembatan memiliki elevasi relatif rendah. Saat terjadi hujan deras dengan durasi panjang, debit air melonjak hingga terjadi overtopping, yaitu air meluap melewati lantai jembatan dan menyeret konstruksi hingga roboh,” jelasnya.

Baca Juga: Wamendagri Dorong Pengawasan Dana Desa di Jember, Tata Kelola Jadi Kunci

Sebagai langkah antisipatif ke depan, Dinas PU Bina Marga Jatim mempertimbangkan peningkatan elevasi jembatan dalam proses pembangunan kembali.

"Upaya ini dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan serupa, terutama di tengah pola cuaca yang semakin sulit diprediksi," kata Edy.

Terkait target penyelesaian perbaikan, Edy menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan detail di lapangan, termasuk evaluasi komponen struktural utama.

“Jika ada komponen yang harus diganti, tentu akan kami ganti. Setelah seluruh data terkumpul, hasilnya akan kami laporkan kepada Ibu Gubernur untuk menentukan langkah eksekusi selanjutnya,” jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Luapan Air Rendam Rel di Grobogan, Sejumlah KA Jarak Jauh Terlambat dan Dialihkan

Sejumlah kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan dan harus dialihkan perjalanannya, termasuk tujuan Surabaya.

Pecah Ban, Mobil Pikap Muatan Durian Terguling di Tol Surabaya Mojokerto

Panit PJR 3 Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana mengatakan, mobil pikap tersebut awalnya melaju dari Bali hendak menuju ke Sragen, Jawa Tengah melalui lajur lambat.

7 Koper Turis Thailand Dicuri saat Liburan ke Gunung Bromo

Pencurian itu terjadi saat rombongan turis asal Thailand sedang parkir di pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (15/02/2026).

Kapolres Bima Jadi Tersangka Kasus Narkoba: Sabu, Ekstasi hingga Happy Five Disita

Penetapan ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan jaringan narkoba yang sebelumnya melibatkan anggota Polri lain di wilayah NTB.

Pemkot Surabaya Siapkan Rp5 Juta untuk Program Pemuda, Ini Syarat Mencairkannya

Skema bantuan ini dirancang melatih kemandirian dan membangun visi kewirausahaan anak muda di tingkat kampung, bukan sekadar membiayai kegiatan seremonial.

Wali Kota Eri Minta Warga Mampu Tak Gunakan UHC di Tengah Keluhan Penonaktifan PBI JK

Eri menegaskan layanan kesehatan bagi warga tetap aman melalui skema Universal Health Coverage (UHC) yang dibiayai APBD.