Kamis, 23 Jul 2026 00:23 WIB

Tegas! Gubernur Khofifah Tolak Daging Impor Masuk ke Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Feb 2022 13:12 WIB
Khofifah saat sidak pedagang daging di salah satu pasar di Jawa Timur
Khofifah saat sidak pedagang daging di salah satu pasar di Jawa Timur

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, malarang impor daging masuk ke Jatim. Pasalnya, saat ini stok sapi potong masih berlimpah sebanyak 4,93 Juta ekor.

"Kalau di Jatim ini populasi sapi potong 4,93 juta ekor, harga di pasar tradisional di Jatim stabil, suplai juga stabil," kata Khofifah, Senin (28/2/2022)

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Khofifah mengatakan, jika ada kenaikan harga daging sapi di beberapa provinsi lainnya dan kemudian ada opsi untuk melakukan impor daging, pihaknya mempersilakan. Akan tetapi, Pemprov tidak mengizinkan impor daging masuk ke Jatim.

"Silakan kalau pemerintah melakukan impor, tapi saya melarang untuk masuknya daging impor ke Jatim. Insya Allah Jatim sudah sangat cukup untuk menyiapkan kebutuhan daging di seluruh area pasar modern maupun tradisional sampai titik konsumen," kata dia.

Selain itu, Khofifah menegaskan bahwa stok daging juga dipastikan aman menjelang Lebaran 2022. Hal ini karena populasi sapi potong yang sangat besar di Jatim.

"Sama (stok aman), karena kami punya stok sapo potong yang populasinya sangat besar," kata dia.

Baca Juga: DPRD Jatim Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikut Catatan Penting untuk Pemprov

Sementara itu, kenaikan harga daging sapi memang terjadi di sejumlah daerah. Namun, di pasar tradisional wilayah Kota Kediri untuk daging sapi murni adalah Rp105 ribu per kilogram.

Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Sekjen DPP IKAPPI), Reynaldi Sarijowan, berharap pedagang daging tidak melakukan mogok berjualan selama lima hari mulai 28 Februari 2022 karena ada pihak lain pengguna komoditas itu sebagai bahan baku utama.

"Jika mendapat laporan sejumlah pedagang daging akan mogok jualan, ada hal yang harus diperhatikan, karena ada pihak ketiga seperti penjual bakso, warteg dan sebagainya," ujarnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Perawat

Reynaldi menyampaikan, pihaknya akan berkomunikasi dengan pemerintah untuk segera melakukan intervensi terkait melambungnya harga daging.

"HPP harga daging sapi kini Rp 140 ribu sementara harus dijual dengan harga Rp 115 ribu hinga Rp 120 ribu sehingga rugi,"jelasnya

Reyanaldi berharap stok daging yang ada mencukupi, karena konsumsi daging dalam negeri kita cukup tinggi. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.