Rabu, 21 Okt 2026 10:28 WIB

Tegas! Gubernur Khofifah Tolak Daging Impor Masuk ke Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 28 Feb 2022 13:12 WIB
Khofifah saat sidak pedagang daging di salah satu pasar di Jawa Timur
Khofifah saat sidak pedagang daging di salah satu pasar di Jawa Timur

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, malarang impor daging masuk ke Jatim. Pasalnya, saat ini stok sapi potong masih berlimpah sebanyak 4,93 Juta ekor.

"Kalau di Jatim ini populasi sapi potong 4,93 juta ekor, harga di pasar tradisional di Jatim stabil, suplai juga stabil," kata Khofifah, Senin (28/2/2022)

Baca Juga: Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Khofifah mengatakan, jika ada kenaikan harga daging sapi di beberapa provinsi lainnya dan kemudian ada opsi untuk melakukan impor daging, pihaknya mempersilakan. Akan tetapi, Pemprov tidak mengizinkan impor daging masuk ke Jatim.

"Silakan kalau pemerintah melakukan impor, tapi saya melarang untuk masuknya daging impor ke Jatim. Insya Allah Jatim sudah sangat cukup untuk menyiapkan kebutuhan daging di seluruh area pasar modern maupun tradisional sampai titik konsumen," kata dia.

Selain itu, Khofifah menegaskan bahwa stok daging juga dipastikan aman menjelang Lebaran 2022. Hal ini karena populasi sapi potong yang sangat besar di Jatim.

"Sama (stok aman), karena kami punya stok sapo potong yang populasinya sangat besar," kata dia.

Baca Juga: Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Sementara itu, kenaikan harga daging sapi memang terjadi di sejumlah daerah. Namun, di pasar tradisional wilayah Kota Kediri untuk daging sapi murni adalah Rp105 ribu per kilogram.

Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Sekjen DPP IKAPPI), Reynaldi Sarijowan, berharap pedagang daging tidak melakukan mogok berjualan selama lima hari mulai 28 Februari 2022 karena ada pihak lain pengguna komoditas itu sebagai bahan baku utama.

"Jika mendapat laporan sejumlah pedagang daging akan mogok jualan, ada hal yang harus diperhatikan, karena ada pihak ketiga seperti penjual bakso, warteg dan sebagainya," ujarnya.

Baca Juga: Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Reynaldi menyampaikan, pihaknya akan berkomunikasi dengan pemerintah untuk segera melakukan intervensi terkait melambungnya harga daging.

"HPP harga daging sapi kini Rp 140 ribu sementara harus dijual dengan harga Rp 115 ribu hinga Rp 120 ribu sehingga rugi,"jelasnya

Reyanaldi berharap stok daging yang ada mencukupi, karena konsumsi daging dalam negeri kita cukup tinggi. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Kunci Puncak Klasemen Liga Champions

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.