Jumat, 06 Nov 2026 17:33 WIB

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Pelaku saat terekam CCTV mencuri motor. (Dok. Tangkapan layar).
Pelaku saat terekam CCTV mencuri motor. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Aksi pencurian kendaraan bermotor yang terekam kamera CCTV di kawasan Tambak Wedi Lama, Gang Rajawali, berakhir dengan penangkapan pelaku oleh Polsek Kenjeran setelah sepeda motor curian ditemukan di rumah mertuanya, Jumat 5 Juni 2026.

Pelaku diketahui berinisial AR (29), warga Jalan Tambak Wedi Tengah IV, Surabaya. Ironisnya, pelaku tinggal di lingkungan yang berdekatan dengan korban berinisial MS.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Bangun Shortcut Saluran Atasi Genangan di Semolowaru

Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto menjelaskan peristiwa bermula saat korban memarkir sepeda motor Honda Vario warna merah di depan rumahnya dalam keadaan terkunci setir.

“Korban masuk ke dalam rumah. Namun, saat keluar sekitar pukul 12.00 WIB, sepeda motor miliknya sudah raib,” katanya.

Menyadari motornya hilang, korban kemudian memeriksa rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi.

Dari rekaman tersebut terlihat seorang pria mengenakan sweter hijau dan celana pendek cokelat sedang merusak kunci kontak motor menggunakan kunci T.

Berdasarkan bukti rekaman itu, korban segera melaporkan kejadian pencurian ke Mapolsek Kenjeran. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk melacak keberadaan pelaku dan sepeda motor yang dicuri.

Upaya pelarian AR tidak berlangsung lama. Pada hari yang sama sekitar pukul 20.00 WIB, korban memperoleh informasi bahwa sepeda motor miliknya terlihat terparkir di sebuah rumah di Jalan Tambak Wedi Tengah IV yang diketahui merupakan rumah mertua pelaku.

Mendapatkan informasi tersebut, anggota Polsek Kenjeran langsung bergerak menuju lokasi. Pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti sepeda motor Honda Vario milik korban.

Baca Juga: DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan

Demi menghindari amukan warga yang mulai berdatangan ke lokasi penangkapan, petugas segera membawa pelaku dan barang bukti ke Mapolsek Kenjeran dengan pengamanan ketat.

Dalam pemeriksaan awal, AR mengakui telah mencuri sepeda motor milik korban. Ia juga mengaku sengaja membongkar sejumlah bagian kendaraan untuk menghilangkan identitas motor hasil curian tersebut.

Pelaku diketahui melepas pelat nomor kendaraan dan beberapa bagian bodi motor agar tidak dikenali oleh pemilik maupun aparat kepolisian.

“Pelaku berencana menjual motor tersebut, namun lebih dulu kami amankan,” jelas Kompol Yuyus.

Baca Juga: Pungli Calon Pegawai Dishub Surabaya, Eri Cahyadi: Ini Mencoreng Nama Surabaya!

Selain mengamankan sepeda motor korban, polisi juga menyita dua mata kunci T dan satu rumah kunci T yang dibuat sendiri oleh pelaku untuk menjalankan aksinya.

Saat ini penyidik Polsek Kenjeran masih melakukan pengembangan guna mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian kendaraan bermotor lainnya.

Polisi juga menyelidiki apakah terdapat pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Hingga kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Nasdem Setuju Pemprov Sisihkan Dana 600 Miliar Lewat Skema Dana Ditanggung Bersama

Pengumpulan dana dilakukan bertahap selama 3 tahun anggaran.

DPRD Jatim Desak Evaluasi Sabo Dam dan Percepat Relokasi Warga Rawan Banjir Lahar Semeru

selalu.id — Anggota DPRD Jawa Timur Lailatul Qodriyah meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur mitigasi bencana Gunung Semeru, m

Antisipasi Bencana, Sidoarjo Perkuat Kesiapsiagaan di 4 Kecamatan

BPBD Sidoarjo mencatat sedikitnya 13 hingga 14 desa di sejumlah kecamatan masuk dalam wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih se

Top 5 Berita: Pencegahan Korupsi hingga BSU 900 Ribu

Pembaca banyak tertarik pemberitaan pemerintahan, peristiwa dan hukum kriminal.

Putra Sang Fajar FC Resmi Diluncurkan, Warisi Api Perjuangan Bung Karno lewat Sepak Bola

Direktur PSF FC, Ronny Talapessy, menjelaskan, kehadiran PSF FC menjadi bagian dari kesinambungan semangat yang sebelumnya dibangun.

Gunung Bromo Erupsi, Warga dan Wisatawan Diminta Waspada

Tinggi kolom abu erupsi sekitar 500 M di atas puncak atau sekitar 2.829 M di atas permukaan laut (Mdpl). Warga dan wisatawan diminta waspada.