Minggu, 12 Jul 2026 02:17 WIB

Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya

Ilustrasi kekeringan. (Dok. AI/Ist).
Ilustrasi kekeringan. (Dok. AI/Ist).

selalu.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mulai memetakan munculnya titik-titik rawan kekeringan di sejumlah wilayah seiring perubahan cuaca yang mulai terjadi di Jatim.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengatakan, saat ini pihaknya terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat melalui pelatihan mitigasi bencana, pemasangan rambu evakuasi hingga penguatan sumber daya manusia di tingkat desa.

Baca Juga: 440 Titik Genangan Sudah Tuntas, Pemkot Surabaya Sebut Banjir Tak Akan Selesai Tanpa Langkah Pusat

“Masyarakat harus bisa bergerak lebih dulu sebelum petugas datang. Karena saat bencana terjadi, petugas tidak mungkin langsung menjangkau semuanya,” katanya, Senin (25/5/2026).

Menurut Gatot, potensi kerawanan bencana di Jawa Timur telah dipetakan bersama sejumlah pihak, termasuk Dinas PU.

Tercatat terdapat sekitar 400 titik rawan yang tersebar di beberapa desa, mulai dari banjir, longsor hingga potensi kekeringan.

Baca Juga: Ketika Kota DIbangun untuk Beton, Bukan untuk Air

BPBD Jatim sendiri fokus pada penanganan tanggap darurat jangka pendek, sementara pembangunan infrastruktur permanen menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum.

“Kalau penanganan fisik jangka panjang itu di PU. Kami lebih ke penanganan darurat dan penguatan kesiapsiagaan masyarakat,” jelasnya.

Gatot menambahkan, meski musim hujan masih terjadi secara parsial, masyarakat tetap diminta waspada, terutama di wilayah sekitar bendungan dan kawasan rawan longsor.

Baca Juga: Bikin Ngelus Dada, Ternyata Ini Penyebab Surabaya Banjir Hari Ini

Ia juga menyoroti tantangan penyediaan sumber air di daerah pegunungan yang membutuhkan pengeboran hingga ratusan meter.

“Di pegunungan sebenarnya ada sumber air, tapi kedalamannya bisa 100 sampai 400 meter. Biaya pengeborannya juga cukup besar,” sebut Gatot.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pasangan Kekasih yang Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto Itu Masih Remaja, Ini Identitasnya

Akibat insiden ini, pasangan kekasih tersebut mengalami luka parah. Keduanya saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Pasangan Kekasih Pengendara Motor Vario Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto, Begini Kondisinya

Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam.

Syarat, Jadwal hingga Mencairkan BLT Kesra Rp900 Ribu pada Juli 2026

Apabila pemerintah memutuskan untuk mencairkan kembali BLT Kesra untuk masyarakat, maka calon penerima wajib melakukan pengecekan berkala.

Gadis 14 Tahun Asal Surabaya Diduga Alami Eksploitasi, Dipaksa Ngamen, Hingga Hamil dalam Penyekapan

Korban diduga berkenalan dengan pelaku melalui media sosial pada Januari dan hilang dari rumah pada Maret 2026.

Terapkan Kontrak Digital Pegawai, Pelindo Daya Sejahtera jadi Rujukan Emas UBS

Kunjungan UBS Gold dilakukan atas rekomendasi mitra usaha yang mengetahui keberhasilan PDS dalam menerapkan sistem itu.

Bisnis Narkoba Belum Dimulai, Pengedar Ekstasi di Surabaya Keburu Diringkus

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan puluhan pil ekstasi yang disembunyikan di balik bungkus rokok.