Kamis, 04 Jun 2026 09:28 WIB

Wali Kota Eri Sebut Proyek Flyover Taman Pelangi Jadi Kunci Atasi Banjir Surabaya Selatan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Jan 2026 18:21 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meninjau proyek flyover Taman Pelangi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat meninjau proyek flyover Taman Pelangi

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menuntaskan pembebasan lahan proyek Flyover Taman Pelangi. Seluruh warga di kawasan Kampung Taman Pelangi telah pindah setelah pembayaran ganti rugi 29 persil rampung melalui mekanisme konsinyasi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turun langsung meninjau pembongkaran bangunan bekas rumah warga, Kamis (15/1/2026). Ia memastikan seluruh bangunan di lokasi tersebut akan diratakan maksimal dalam dua hari guna mempercepat pembangunan infrastruktur strategis itu.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

“Alhamdulillah, semua bangunan di Taman Pelangi sudah konsinyasi dan menerima uang. Hari ini kita tuntaskan perobohan. InsyaAllah dua hari sudah rata semua,” kata Eri di lokasi.

Eri menyampaikan, percepatan pembongkaran dilakukan seiring kesiapan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memulai tahapan pembangunan flyover pada tahun ini. Proyek tersebut akan dilaksanakan secara multiyears hingga 2027 dengan nilai anggaran sekitar Rp350–400 miliar.

“Pelaksanaannya tahun 2026 sampai 2027. Karena anggarannya besar, sekitar Rp400 miliaran,” ujarnya.

Tak hanya ditujukan untuk mengurai kemacetan di simpul Taman Pelangi dan Jalan Ahmad Yani, proyek flyover ini juga menjadi bagian dari solusi penanganan banjir yang kerap terjadi di kawasan Surabaya selatan.

Dengan dibongkarnya bangunan di area tersebut, Pemkot Surabaya akan memperlebar saluran drainase yang selama ini dinilai menjadi penyebab genangan.

“Saluran di sini selama ini tidak lancar karena putus dan patah. Dengan dibongkar, saluran akan kita besarkan supaya aliran air bisa lancar,” jelas Eri.

Ia pun menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya untuk segera melakukan penyesuaian kapasitas saluran air di kawasan tersebut.

“Secara otomatis saya minta kepala dinas untuk membesarkan saluran agar airnya bisa loose (lancar),” tegasnya.

Eri menambahkan, seluruh perkembangan percepatan pembongkaran dan kesiapan lahan telah dilaporkan ke Kementerian PU agar pembangunan flyover dapat dimulai lebih awal.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

“Harapannya di akhir triwulan pertama atau awal triwulan kedua sudah mulai ada proses pembangunan flyover Taman Pelangi,” katanya.

Dari sisi perencanaan, Eri memastikan desain flyover telah disepakati bersama Kementerian PU sejak tahun lalu. Saat ini, proyek masuk tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang akan langsung dilanjutkan dengan proses lelang.

“Desain sudah kita bahas dan sepakati sejak tahun kemarin. Sekarang perencanaan DED, lalu langsung lelang dan pekerjaan,” bebernya.

Flyover Taman Pelangi direncanakan memiliki dua hingga dua setengah lajur dan ditargetkan rampung pada awal 2027.

Selain itu, Eri menyoroti kawasan Taman Pelangi sebagai titik simpul banjir akibat pertemuan sejumlah aliran drainase dari wilayah selatan Surabaya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

“Ini simpul macet dan juga simpul banjir. Karena aliran dari beberapa wilayah bertemu di sini,” ujarnya.

Pemkot Surabaya akan mengoptimalkan saluran dan rumah pompa di wilayah Surabaya selatan agar aliran air tidak menumpuk di kawasan Taman Pelangi.

“Air dari Ketintang Baru tidak lagi langsung ke Ahmad Yani, tapi dialihkan ke saluran Kebon Agung lalu ke Kali Surabaya,” jelasnya.

Eri menegaskan percepatan pembangunan di simpul Taman Pelangi menjadi prioritas Pemkot Surabaya.

“Yang terpenting titik paling parah ini segera dibangun agar kemacetan dan banjir bisa diselesaikan,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.