Rabu, 04 Nov 2026 16:29 WIB

Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 21 Jun 2026 16:07 WIB
Ratusan Mahasiswa Aksi di Depan Grahadi pada 10/6/2026. (Dok.selalu.id)
Ratusan Mahasiswa Aksi di Depan Grahadi pada 10/6/2026. (Dok.selalu.id)

selalu.id - Gelombang aksi kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali disebut akan terjadi di Kota Surabaya. 

Massa yang mengatasnamakan diri Rakyat Surabaya Menggugat menyerukan aksi bertajuk #ReformatiIndonesia yang dijadwalkan berlangsung, Senin (22/6/2026) besok.

Baca Juga: Diskotek dan Klub Malam Surabaya Wajib Siapkan Ruang Khusus Pengunjung Mabuk

Dalam seruan yang beredar di media sosial. massa mengajak peserta berkumpul di Taman Bambu Runcing mulai pukul 13.00 WIB sebelum melakukan long march menuju Gedung Negara Grahadi.

Koordinator lapangan aksi, Radit Ananta, membenarkan rencana tersebut. Ia menyebut aksi akan melibatkan gabungan elemen masyarakat sipil dan mahasiswa.

“Gabungan, dari sipil dan juga mahasiswa,” kata Radit saat dikonfirmasi selalu.id, Minggu (21/6/2026).

Radit memperkirakan jumlah peserta aksi mencapai ratusan orang. Namun ia menyebut angka tersebut masih berpotensi bertambah dengan adanya partisipasi spontan di lapangan.

Baca Juga: Kejari Tanjung Perak Terima SPDP Go Bozze Gozali, Kasi Intel: Belum Ada Tersangka

“Mungkin 300–500, belum terhitung yang massa cair,” ujarnya.

Kata dia, ini mengusung tema “Turut Berduka Cita atas 9 Kegagalan Rezim Prabowo-Gibran (Nawa-Nestapa)”.

Mereka membawa tuntutan yakni sembilan poin kritik terhadap pemerintahan saat ini, mulai dari isu krisis legitimasi, dugaan pelanggaran etika konstitusional, pelemahan demokrasi dan negara hukum, hingga militerisasi kekuasaan serta kondisi sosial-ekonomi yang dinilai memburuk.

Baca Juga: Pedagang Pasar Tanjungsari, Persoalkan PISS, Ketua DPRD Surabaya: Harus Dievaluasi

Selain itu, massa juga mengajukan tiga tuntutan utama. Pertama, mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengundurkan diri. 

Kedua, menuntut pembentukan pemerintahan transisi sesuai mekanisme Pasal 8 Ayat (3) UUD 1945. Ketiga, mendorong perubahan mendasar terhadap sistem politik yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pilkades Serentak Gelombang II di Nganjuk Diikuti 234 Desa, Ini Jadwal Coblosannya

Jika kotak kosong keluar sebagai pemenang, Pilkades dinyatakan batal dan posisi kepala desa akan diisi oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa.

Fakta Baru Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Sangat Keji dan Terencana!

Temuan ini menjadi bukti krusial yang memperkuat dugaan adanya perencanaan matang, sekaligus bakal memperberat jeratan hukum bagi pelaku.

21 WNA Korban TPPO di Mojokerto Diselamatkan, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Kasus ini terungkap setelah seorang WNA asal Filipina mendatangi Polsek Trawas.

Polisi Serahkan 15 Fragmen Tulang Milik Dua Korban Pembunuhan di Madiun

Dari 15 fragmen tersebut, hanya satu yang dapat diidentifikasi berasal dari tulang panggul, sedangkan sisanya berupa serpihan sehingga sulit dibedakan

Pengedar asal Kediri Diciduk di Nganjuk, Sabu Disimpan dalam Bungkus Minuman Energi

Terduga pelaku berinisial DS (29) warga Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.

Hasil Liga Champions: Man Utd Comeback Lawan AS Roma 3-2

Comeback ini memberi harapan baru bagi Setan Merah untuk bangkit di kompetisi Eropa dan domestik.