Senin, 09 Feb 2026 17:58 WIB

Kejari Surabaya Selamatkan Aset Pemkot Rp 1,5 Triliun Tahun 2025

selalu.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya mencatat berbagai capaian kinerja signifikan pada 2025, termasuk berhasil menyelamatkan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya senilai Rp 1,5 triliun yang sebelumnya dikuasai pihak swasta selama hampir 20 tahun.

Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Ajie Prasetya, S.H., M.H., menjelaskan bahwa aset yang dikembalikan berupa tanah sebanyak 219 Sertifikat Hak Milik (SHM) dengan luas sekitar 42 hektar. "Aset tersebut diminta kembali Pemkot Surabaya setelah tidak diperpanjang Surat Hak Guna Bangunan (SHGB), dengan Kejaksaan sebagai pengacara negara," ujarnya.

Baca Juga: 34 Tersangka Kasus Pesta Seks Sesama Jenis di Surabaya Diserahkan ke Kejari

Kasi Datun Kejari Surabaya, Dr. Rollana Mumpuni, SH., MH, menambahkan, aset terluas yang berhasil disita berasal dari PT Arbena dengan luas sekitar 4.000 meter persegi.

Selain pemulihan aset, Kejari Surabaya mencatat peningkatan penerimaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Target PNBP 2025 sebesar Rp 3 miliar berhasil direalisasikan hingga Rp 10 miliar atau sekitar 300 persen. Perolehan PNBP berasal dari pengelolaan BUMN, iuran badan usaha, sewa tanah dan gedung, serta administrasi dan penegakan hukum, termasuk ongkos perkara, penjualan barang rampasan, dan denda pelanggaran.

Baca Juga: GNPK Dukung Kejati Jatim Ungkap Kasus Penyalahgunaan Jabatan di Kejari Sumenep

Di bidang Intelijen, Kejari Surabaya meraih peringkat 4 se-Jawa Timur berdasarkan penilaian Kejati Jatim. Pencapaian ini melalui kegiatan pengamanan, Tangkap Buron (Tabur), edukasi masyarakat, dan kampanye antikorupsi yang diekspos di dua media. Sebanyak delapan buron menjadi fokus eksekusi, lima perkara telah diselesaikan, dan tiga perkara pidana umum masih dalam proses hukum.

Seksi Pidana Umum mencatat 1.793 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada 2025, dengan kasus pencurian, penadahan, dan penggelapan menjadi yang menonjol. Dalam penerapan Restoratif Justice (RJ), Kejari Surabaya meraih peringkat 1 se-Jawa Timur dengan 56 perkara diselesaikan secara RJ. Kasipidum Ida Bagus Putu Widnyana, S.H., M.H., menjelaskan, mekanisme RJ diterapkan pada kasus seperti penadahan dan pencurian motor, dengan mempertimbangkan faktor ekonomi pelaku, kesadaran hukum, serta kesepakatan perdamaian dengan korban.

Baca Juga: Dinilai Ada Permainan Putusan, Satgas Saber Pungli Pantau Kejaksaan Negeri Sumenep

Di bidang Pidana Khusus, Kejari Surabaya menangani beberapa perkara, termasuk dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan dugaan korupsi pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank BRI. Sebanyak sembilan perkara korupsi masuk proses penuntutan, dua perkara perpajakan, dan satu perkara cukai telah dijatuhi vonis. Pihaknya juga berhasil menyelamatkan aset negara milik PT KAI senilai Rp 21 miliar dan menangani kasus dugaan korupsi Waduk Sepat Surabaya.

Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan melakukan lelang sebanyak 169 perkara serta memusnahkan barang bukti narkotika sebanyak empat kali dalam setahun. Layanan hukum melalui Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara dapat diakses masyarakat baik secara langsung maupun melalui website resmi Kejari Surabaya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya yang menyedot anggaran hingga miliaran rupiah.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.

Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya dengan anggaran miliaran rupiah.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.

Pesan Khusus Ning Ita pada Insan Pers Dalam Perayaan HPN ke-80 di Mojokerto

Ning Ita mengatakan di tengah berbagai tantangan nasional dan global, pers di daerah memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang menyejukkan.

Temuan Mengejutkan Menteri LH saat Sidak Kebersihan di Surabaya, Langsung Beri Catatan Khusus

“Kalau masih seperti itu, maka agak susah untuk kita tingkatkan nilainya,” tegas Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq.