Senin, 07 Sep 2026 07:08 WIB

Bripka Agus Tersangka Pembunuhan Mahasiswi UMM, Motif Sakit Hati

selalu.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur menetapkan Bripka Agus Sulaiman sebagai tersangka pembunuhan Faradila Amelia Najwa, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang. Motif pembunuhan diduga karena sakit hati dan keinginan menguasai harta milik korban.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Widi Atmoko mengatakan, penyidik telah memastikan dua motif utama dalam perkara tersebut.

Baca Juga: Curiga Gundukan Tanah, Pemilik Rumah di Mojokerto Temukan Jasad Bayi Terbungkus Kain Merah 

“Berdasarkan pemeriksaan, kami memastikan dua motif utama, yaitu sakit hati dan keinginan menguasai harta korban. Kami juga menemukan jejak bahwa harta korban telah diambil,” ujar Widi kepada selalu.id.

Ia menegaskan, isu perselingkuhan yang sempat berkembang tidak ditemukan dalam proses penyidikan. Peristiwa pembunuhan terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo dan diduga dilakukan secara terencana.

“Bapak Kapolda sudah menyampaikan akan dilakukan tindakan tegas dan tidak ada toleransi terhadap pidana sendiri,” tegasnya.

Dalam perkara ini, Bripka Agus yang merupakan anggota Intelkam Polsek Krucil, Polres Probolinggo, tidak bertindak seorang diri. Ia dibantu Suyitno, teman masa kecilnya.

Agus diketahui menikahi kakak korban sekitar empat tahun lalu dan memiliki satu anak bernama Air Langga.

Terkait dugaan pembayaran kepada Suyitno, Widi menyebut hal tersebut masih dalam pendalaman karena keterangan para pihak belum sinkron.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

“Unsur lain di luar motif yang sudah kami yakini masih kami dalami dan akan ditindaklanjuti jika terbukti,” katanya.

Sementara itu, keluarga korban asal Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, mendatangi DPD Lira LBH Jawa Timur untuk meminta pendampingan hukum. Keluarga mengaku khawatir proses hukum tidak berjalan adil karena tersangka merupakan oknum polisi.

“Kami takut prosesnya tidak adil. Masyarakat sudah punya asumsi buruk karena pelakunya aparat,” ujar perwakilan keluarga, Senin (22/12/2025).

LBH menyatakan siap mendampingi keluarga agar pasal yang dikenakan sesuai dengan perbuatan pelaku. Keluarga berharap pelaku dijatuhi hukuman maksimal, termasuk kemungkinan penerapan Pasal 340 KUHP.

Baca Juga: Polisi Sebar 5 Tim Buru Terduga Pembunuh Sekdin DPRKPP Bangkalan

Selain pembunuhan, keluarga juga menyampaikan adanya dugaan pemerkosaan dan upaya penguasaan harta milik keluarga korban, termasuk aset milik Haji Ramli.

Terkait dugaan pemerkosaan, keluarga menilai lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat kejadian memiliki pengawasan ketat. Mereka menduga terdapat lokasi lain yang belum terungkap.

Sedangkan soal penguasaan harta, keluarga menyebut sejak Agus masuk ke dalam keluarga, sopir pribadi Haji Ramli kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan, meski tidak memiliki konflik sebelumnya.

Usai memberikan keterangan, keluarga menyatakan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.