Jumat, 04 Sep 2026 16:41 WIB

Tegas! Wali Kota Eri Skors Oknum Pungli Wira Wiri dan Angkat Korban Jadi Helper

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 28 Des 2025 10:34 WIB
Wali Kota Eri saat memediasi korban dan pelaku pungutan liar wira wiri
Wali Kota Eri saat memediasi korban dan pelaku pungutan liar wira wiri

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang mencoreng nama layanan transportasi Wira Wiri. Kasus ini mencuat setelah video pengakuan seorang warga, Bagas Fradana (26), viral di media sosial pada Kamis (25/12/2025).

Tak menunggu lama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi langsung memanggil oknum petugas dan korban ke Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) pada Jumat (26/12/2025). 

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Dari pertemuan itu terungkap, Bagas warga Tambak Asri yang sehari-hari berdagang dan menjadi driver ojek online menjadi korban pungli dengan modus “uang pengganti trayek” agar bisa diterima sebagai kru Wira Wiri.

Eri menegaskan, seluruh rekrutmen kru bus di bawah Pemkot Surabaya, termasuk Wira Wiri maupun Suroboyo Bus, tidak dipungut biaya sepeser pun.

“Saya tegaskan, tidak ada uang satu sen pun untuk daftar Wira Wiri atau Suroboyo Bus. Tidak ada istilah ganti trayek,” tegas Eri

“Transportasi ini untuk pemberdayaan sopir angkot yang trayek dan KIR-nya sudah mati, bukan untuk diperjualbelikan,” lanjutnya.

Oknum petugas bernama Yasikin dijatuhi sanksi skorsing selama tiga bulan dan diwajibkan mengembalikan uang sebesar Rp 4 juta kepada Bagas.

“Kami lakukan skorsing dan evaluasi, karena korban sudah memaafkan dan pelaku adalah kepala keluarga. Proses hukum tidak berlanjut, tapi sanksi administratif tetap berjalan,” ujar Eri.

Keberanian Bagas melapor justru mengubah nasibnya. Eri mengangkatnya sebagai helper (pembantu operasional) Wira Wiri dengan status pekerja kontrak.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

“Karena Mas Bagas berani melapor dan jujur, saya jadikan dia helper Wira Wiri. Saya minta dia amanah menjaga warga Surabaya,” ungkapnya.

Eri juga menyatakan akan melakukan pembenahan total sistem transportasi. Sebanyak 900 sopir dan helper akan dikumpulkan di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) pekan depan untuk pengarahan dan pengetatan seleksi.

“Surabaya tidak boleh ada preman atau pungli. Semua masuk Pemkot harus lewat jalur resmi tes kesehatan, tes narkoba, seleksi. Kalau ada oknum minta uang, laporkan langsung ke saya,”

Bagas mengaku kejadian bermula pada Agustus 2025, saat ia mendapat tawaran pekerjaan dari seorang penumpang ojek online. Ia lalu dikenalkan kepada Yasikin yang meminta Rp 8 juta sebagai “uang ganti trayek,” terangnya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

“Saya bayar bertahap. Awalnya Rp 3 juta, lalu diminta lagi Rp 1 juta. Total Rp 4 juta,” ujarnya.

Namun janji mulai bekerja pada Oktober terus molor hingga Desember, membuatnya nekat mengunggah bukti dan videonya ke media sosial hingga viral.

Bagas menyampaikan rasa syukur atas respons cepat Pemkot.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota. Saya akan amanah dan giat bekerja,” tutupnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.