Rabu, 11 Feb 2026 16:25 WIB

Tegas! Wali Kota Eri Skors Oknum Pungli Wira Wiri dan Angkat Korban Jadi Helper

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 28 Des 2025 10:34 WIB
Wali Kota Eri saat memediasi korban dan pelaku pungutan liar wira wiri
Wali Kota Eri saat memediasi korban dan pelaku pungutan liar wira wiri

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang mencoreng nama layanan transportasi Wira Wiri. Kasus ini mencuat setelah video pengakuan seorang warga, Bagas Fradana (26), viral di media sosial pada Kamis (25/12/2025).

Tak menunggu lama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi langsung memanggil oknum petugas dan korban ke Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) pada Jumat (26/12/2025). 

Baca Juga: Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Dari pertemuan itu terungkap, Bagas warga Tambak Asri yang sehari-hari berdagang dan menjadi driver ojek online menjadi korban pungli dengan modus “uang pengganti trayek” agar bisa diterima sebagai kru Wira Wiri.

Eri menegaskan, seluruh rekrutmen kru bus di bawah Pemkot Surabaya, termasuk Wira Wiri maupun Suroboyo Bus, tidak dipungut biaya sepeser pun.

“Saya tegaskan, tidak ada uang satu sen pun untuk daftar Wira Wiri atau Suroboyo Bus. Tidak ada istilah ganti trayek,” tegas Eri

“Transportasi ini untuk pemberdayaan sopir angkot yang trayek dan KIR-nya sudah mati, bukan untuk diperjualbelikan,” lanjutnya.

Oknum petugas bernama Yasikin dijatuhi sanksi skorsing selama tiga bulan dan diwajibkan mengembalikan uang sebesar Rp 4 juta kepada Bagas.

“Kami lakukan skorsing dan evaluasi, karena korban sudah memaafkan dan pelaku adalah kepala keluarga. Proses hukum tidak berlanjut, tapi sanksi administratif tetap berjalan,” ujar Eri.

Keberanian Bagas melapor justru mengubah nasibnya. Eri mengangkatnya sebagai helper (pembantu operasional) Wira Wiri dengan status pekerja kontrak.

Baca Juga: Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

“Karena Mas Bagas berani melapor dan jujur, saya jadikan dia helper Wira Wiri. Saya minta dia amanah menjaga warga Surabaya,” ungkapnya.

Eri juga menyatakan akan melakukan pembenahan total sistem transportasi. Sebanyak 900 sopir dan helper akan dikumpulkan di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) pekan depan untuk pengarahan dan pengetatan seleksi.

“Surabaya tidak boleh ada preman atau pungli. Semua masuk Pemkot harus lewat jalur resmi tes kesehatan, tes narkoba, seleksi. Kalau ada oknum minta uang, laporkan langsung ke saya,”

Bagas mengaku kejadian bermula pada Agustus 2025, saat ia mendapat tawaran pekerjaan dari seorang penumpang ojek online. Ia lalu dikenalkan kepada Yasikin yang meminta Rp 8 juta sebagai “uang ganti trayek,” terangnya.

Baca Juga: Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

“Saya bayar bertahap. Awalnya Rp 3 juta, lalu diminta lagi Rp 1 juta. Total Rp 4 juta,” ujarnya.

Namun janji mulai bekerja pada Oktober terus molor hingga Desember, membuatnya nekat mengunggah bukti dan videonya ke media sosial hingga viral.

Bagas menyampaikan rasa syukur atas respons cepat Pemkot.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota. Saya akan amanah dan giat bekerja,” tutupnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penjadwalan ulang ini dilakukan karena Gubernur Khofifah berhalangan hadir alias mangkir pada jadwal sebelumnya.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.