Kamis, 04 Jun 2026 13:33 WIB

Begini Tanggapan Pengamat Politik Terkait Video Wali Kota Surabaya Marah-marah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 23 Feb 2022 14:02 WIB
screenshoot video Wali Kota Eri Cahyadi marah-marah yang beredar
screenshoot video Wali Kota Eri Cahyadi marah-marah yang beredar

selalu.id - Pengamat politik menanggapi positif sikap marah-marah Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi kepada bahawanya terkait tidak pekanya dengan kondisi masyarakat Surabaya.

Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdus Salam mengatakan bahwa yang dilakukan Wali Kota Eri itu dalam mengecek langsung warganya, merupakan komitmen, dan memberi empati kepada warga yang belum beruntung.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Itu merupakan empatinya sebagai pemimpin, pak Eri ingin pejabat bawahannya untuk betul-betul serius mengurus warganya," kata Surokim saat dihubungi selalu.id, Selasa (22/2/2022).

Menurut Surokim, dalam video tersebut itu bukan sebuah ancaman. Akan tetapi, itu hanya pelajaran kepada pejabat Pemerintah Kota Surabaya betapa pentingnya menjadi pemimpin yang berempati kepada rakyatnya.

"Kalau saya sih tidak melihat Ia (Wali Kota Eri) marah-marahnya, karena saya lihat itu bukan drama, untuk saya lihat sih dia tulus dalam hatinya pak Eri,"ungkapnya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Surokim juga menjelaskan, mestinya hal ini harus direspon oleh pejabat-pejabat Pemkot. Sehingga hal ini bisa menghadirkan kepimpinan empati, dan mengayomi. Hal tersebut bisa membuat penggerakkan birokrasi Pemkot.

"Karena saya tahu pak Eri tipe orang yang ingin Pemkot bergerak ya. Dekat dengan rakyatnya yang kurang beruntung, saya kira itu pesan positif yang saya lihat lewat video itu,"ujarnya.

"Pak Eri sedang mempraktekkan kepimpinan mengayomi, dan rasa empatik, sehingga pejabat dibawahnya harus belajar untuk bisa begitu juga,"kata Surokim.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Surokim menambahkan, permasalahan pemimpin saat ini cukup berat dengan adanya pandemi Covid-19, hanya pemimpin yang bermental kuat dapat menghadapi dan tetap mementingkan masyarakat.

"Tapi dengan semangat menguatkan seperti itu, maka harapan masyarakat itu akan tumbuh,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.