Minggu, 01 Nov 2026 19:42 WIB

Terbitkan Pengamanan Nataru, Wali Kota Eri Minta Gereja Pasang Barier hingga CCTV

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Des 2025 11:35 WIB

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerbitkan Surat Edaran tentang Peningkatan Keamanan, Ketentraman, dan Toleransi dalam rangka perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Surat edaran tersebut diterbitkan pada Selasa (16/12/2025).

 

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor 400.6.1/9548/SJ tentang Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, serta Surat Edaran Menteri Pariwisata RI Nomor SE/5/HK.01.03/MP/2025 terkait penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman dan nyaman selama libur akhir tahun.

 

Eri Cahyadi menegaskan pengamanan difokuskan pada rumah ibadah, ruang publik, serta pintu masuk Kota Surabaya. Khusus perayaan Natal, pengurus dan panitia gereja diminta berkoordinasi aktif dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan.

 

“Ketika mendekati Natal, kita siaga keamanan. Pengamanan dilakukan mulai dari jamaah datang, beribadah, hingga pengaturan parkir,” ujar Eri Cahyadi.

 

Selain koordinasi lintas unsur, Pemerintah Kota Surabaya mengimbau pengurus gereja memaksimalkan penggunaan kamera pengawas, memasang barier di pintu masuk, serta melakukan pemeriksaan terhadap orang dan barang bawaan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

 

Eri juga mengajak seluruh organisasi keagamaan dan masyarakat menjaga kondusivitas, ketertiban umum, serta memperkuat nilai toleransi selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

 

Pada malam pergantian tahun, Pemkot Surabaya bersama Polrestabes Surabaya dan Forkopimda akan menggelar patroli gabungan dengan pengetatan di pintu-pintu masuk kota.

 

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

“Tidak ada knalpot brong. Seperti tahun sebelumnya, akan ada patroli bersama, terutama di gerbang masuk kota,” tegas Eri Cahyadi.

 

Dalam surat edaran tersebut, pemkot melarang penjualan dan penggunaan petasan serta kembang api yang berpotensi menimbulkan ledakan dan kebakaran. Aktivitas konvoi, arak-arakan, hingga penjualan terompet juga dilarang pada malam pergantian tahun.

 

Pengawasan juga menyasar Rekreasi dan Hiburan Umum. Seluruh tempat hiburan diwajibkan tutup pada malam Natal mulai pukul 18.00 WIB, 24 Desember 2025. Sementara pada malam Tahun Baru, tempat hiburan diperbolehkan beroperasi hingga pukul 04.00 WIB, 1 Januari 2026, dengan ketentuan ketat.

 

Pengelola Rekreasi dan Hiburan Umum dilarang menerima pengunjung di bawah usia 18 tahun, serta dilarang menjadi lokasi perjudian maupun peredaran narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

 

Bagi warga yang meninggalkan rumah selama libur Nataru, Eri mengimbau agar memastikan keamanan rumah dengan mematikan kompor, gas, listrik, dan air, serta tidak meninggalkan barang berharga maupun hewan peliharaan.

 

Pemkot Surabaya juga mendorong pengamanan swakarsa di lingkungan masing-masing. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi Pos Polisi terdekat, Call Center Kepolisian 110, atau Command Center 112.

 

“Sebelum bepergian, warga diharapkan memberi informasi kepada tetangga atau RT setempat, sekaligus mengantisipasi potensi cuaca ekstrem,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.

Wajib Catat, Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat memahami daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.

Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Dalam penelusuran tersebut, tim Satpol PP Surabaya menemukan pola penjualan order-and-take demi mengelabui razia.

Anggaran Logistik Bencana Tembus Rp41 M: DPRD Jatim Tuntut Pangan Bergizi, Jangan Cuma Kenyang

DPRD Jatim mengakui mie instan praktis dan mudah didistribusikan, namun tidak ideal jika menjadi tumpuan utama asupan pangan di masa pengungsian. 

Hasil Pegadaian Championship, De Red FC Bungkam Deltras Sidoarjo 2-0

Bagi Deltras, kekalahan ini makin memperpanjang catatan kelam tanpa kemenangan menjadi empat pertandingan berturut-turut.

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Pada titik ini perlu dibuat batas yang tegas. Tidak sahnya Surat Keterangan tersebut tidak otomatis berarti Gibran berhenti sebagai Wakil Presiden.