Kamis, 10 Sep 2026 20:00 WIB

Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Sep 2026 19:15 WIB
Gambaran sesar aktif di Surabaya. (Dok. Instagram @gempa_dan_cuaca).
Gambaran sesar aktif di Surabaya. (Dok. Instagram @gempa_dan_cuaca).

selalu.id - Potensi ancaman bencana gempa bumi di Kota Surabaya kembali menjadi sorotan publik.

Keberadaan dua patahan aktif, yakni Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang membelah wilayah Kota Pahlawan, memicu respon cepat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Baca Juga: ASUS Hadir di Surabaya, Pamerkan Kecanggihan Laptop Standar Militer

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera turun ke lapangan melakukan sosialisasi masif terkait mitigasi bencana dan prosedur evakuasi kepada warga.

Eri menegaskan, kesiapsiagaan masyarakat tidak boleh hanya sebatas tahu bahwa Surabaya dilintasi jalur sesar, melainkan harus paham secara teknis langkah penyelematan diri saat guncangan terjadi.

"Sesar Surabaya melewati beberapa wilayah. Saya berharap dan minta untuk Kepala BPBD melakukan sosialisasi. Nauzubilahminzalik kalau ada kejadian, maka evakuasi seperti apa, lari ke mana, itu sudah dilakukan ke Kepala BPBD. Memang Surabaya melewati Sesar Surabaya dan Sesar Waru," kata Eri, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, edukasi mengenai titik kumpul dan tata cara evakuasi sangat krusial guna menekan potensi kepanikan massa di tengah permukiman padat maupun gedung bertingkat.

Baca Juga: Jukir Liar yang Keroyok Pengendara Mobil di Surabaya Diamankan, Ini Tampangnya

Selain penguatan sosialisasi di akar rumput, Pemkot Surabaya juga mulai mengkaji rencana pengadaan dan pemasangan alat sensor deteksi aktivitas seismik. Langkah ini diambil untuk memperkuat sistem peringatan dini di tingkat lokal.

Meski demikian, Eri mengaku skema teknis dan besaran anggaran untuk pengadaan sensor tersebut masih dalam tahap pembahasan lintas instansi.

"Kita sudah koordinasikan dengan teman-teman untuk alat sensornya. Namun (anggaran) belum tahu, masih koordinasi dulu," jelasnya.

Baca Juga: Polemik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit Surabaya, PDAM Pilih Jalur Diskusi

Sebelumnya, isu keberadaan sesar aktif di wilayah Surabaya sempat mendadak viral di media sosial usai diunggah oleh akun Instagram @gempa_dan_cuaca.

Unggahan yang memuat pemetaan wilayah terdampak itu menyedot perhatian hingga ditonton lebih dari 497 ribu kali dan memicu beragam spekulasi di kolom komentar.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kabar Gembira, Pemkab Sidoarjo Siapkan Diskon PBB 75 Persen bagi ASN Pensiun

Bupati Sidoarjo Subandi berpesan agar purna tugas tidak menyurutkan semangat para ASN untuk terus menebar kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Pemkot Mojokerto Minta Perusahaan Sadar dalam Lindungi Pekerja Lewat Jamsostek

Langkah ini diharapkan mampu membuat para pelaku usaha demi memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Kota Mojokerto.

Fraksi Demokrat Absen Massal di Paripurna DPRD Jatim saat Emil Dardak Dampingi Khofifah

Sikap absennya Fraksi Demokrat ini sangat disayangkan mengingat Paripurna ini sangat krusial bagi hajat hidup warga Jawa Timur.

Carut-marut Data Desil Surabaya dan Ancaman Ketidakadilan Bansos

Banyaknya aduan tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa data sosial ekonomi yang ada saat ini belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil warga di lapangan.

Atasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi dan Perbaikan Jalan

Dalam pelaksanaannya, kepala desa diminta mendampingi proses pengerjaan di lapangan serta aktif berkoordinasi dengan OPD teknis agar tidak ada kendala.

Woro-woro Warga Surabaya, Ini 4 Cara Ubah Data Desil agar Dapat Bansos Lagi

Pihak Dinsos Surabaya pun mengimbau keterlibatan aktif pengurus RT dan RW untuk ikut menyisir warganya agar bantuan sosial tepat sasaran.