Jumat, 05 Jun 2026 05:48 WIB

Kumpulkan Donasi Hampir Rp 1 Miliar, Wali Kota Eri Salurkan Bantuan Bencana ke Pemda Setempat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 11 Des 2025 14:11 WIB
Bantuan yang berhasil dikumpulkan Pemkot Surabaya
Bantuan yang berhasil dikumpulkan Pemkot Surabaya

selalu.id - Donasi untuk bencana Aceh dan Sumatra di Surabaya terus meningkat dan kini mendekati angka Rp1 miliar.

Pemkot memastikan seluruh bantuan disalurkan melalui rekening resmi pemerintah daerah agar cepat digunakan untuk penanganan darurat.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Hingga 9 Desember 2025, total donasi di Posko Peduli Bencana Surabaya telah menembus Rp989.992.721 dan masih bertambah setiap hari.

Bantuan tersebut selanjutnya disalurkan melalui rekening resmi pemerintah daerah (pemda) di wilayah terdampak agar penggunaan dana tepat sasaran.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa permintaan dukungan datang langsung melalui surat resmi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), terutama untuk kota-kota yang mengalami kerusakan berat, seperti Lhokseumawe, Aceh, yang akses jalannya terputus dan membutuhkan dukungan Rp3–4 miliar untuk percepatan penanganan.

“Pak Mendagri meminta saya selaku Ketua APEKSI untuk meneruskan imbauan kepada seluruh kepala daerah agar ikut membantu. Dari Surabaya, alhamdulillah sampai 8 Desember sudah terkumpul sekitar Rp758 juta dan terus bertambah,” ujar Eri, Kamis (11/12/2025).

Eri menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui rekening resmi pemerintah daerah untuk memastikan kecepatan dan ketepatan penggunaan dana.

“Dengan begitu, bantuan langsung diterima di daerah terdampak dan bisa dipakai sesuai kebutuhan prioritas,” tambahnya.

Selain donasi warga, ada tambahan komitmen bantuan Rp200 juta dari salah satu donatur yang rencananya diserahkan pada Jumat (12/12/2025).

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Dana bantuan nantinya akan dibagi merata ke sejumlah kota berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensi penanganan.

Untuk memperluas partisipasi masyarakat, Pemkot Surabaya juga akan menggelar acara charity pada Senin (15/12/2025) di Balai Pemuda.

Acara tersebut melibatkan pelaku usaha dan masyarakat yang ingin berkontribusi membantu korban bencana di Aceh dan Sumatra.

Menurut Eri, kebutuhan di daerah terdampak masih sangat besar, mulai dari perbaikan akses jalan, rumah warga, hingga fasilitas umum.

“Bantuan berupa dana lebih fleksibel untuk dipakai menangani kebutuhan yang sifatnya mendesak,” jelasnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Eri memastikan hingga kini tidak ada laporan warga Surabaya yang menjadi korban bencana di Aceh dan Sumatra. Sementara itu, penanganan mahasiswa asal daerah bencana yang sedang menempuh pendidikan di Surabaya sudah ditangani Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui fasilitas Wisma Nusantara.

“Supaya tidak terjadi tumpang tindih, Pemkot Surabaya fokus pada bantuan bagi saudara-saudara kita di wilayah bencana,” ucapnya.

Masyarakat yang ingin menyalurkan donasi dapat mengunjungi Posko Peduli Bencana Sumatra di Balai Kota Surabaya, yang buka setiap hari pukul 08.00–21.00 WIB.

Donasi juga dapat dikirim melalui, BSP Tanggap Bencana – Bank Jatim 0013444463, Baznas Kota Surabaya – Bank BCA 560450000, Bank BTN 1110001116. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui hotline 0811-3116-163 dan 0812-1687-5107.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.