Selasa, 20 Okt 2026 05:09 WIB

Fraksi PDIP Usulkan Pemkot Surabaya Gandeng Hotel Jadi RS Darurat Corona

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Apr 2020 17:32 WIB

Surabaya (selalu.id) – Fraksi PDI Perjuangan Kota Surabaya mengusulkan sedikitnya enam langkah yang perlu dilakukan Pemkot Surabaya untuk menangani pandemi virus corona (Covid-19). Langkah-langkah itu dinilai penting untuk dilakukan mengingat terus terjadi penambahan pasien positif Covid-19 di Kota Pahlawan.

”Pasien positif Covid-19 di Kota Surabaya kini bertambah jadi 246 kasus, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 634 orang, dan ada 1.658 ODP (Orang Dalam Pengawasan). Oleh karena itu, kami menilai perlu sedikitnya enam langkah untuk mengatasi masalah ini, baik dari sisi kesehatan, jaring pengaman sosial, maupun pemulihan dampak ekonomi,” ujar Syaifudin Zuhri, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Langkah pertama, pemkot perlu mendorong upaya perluasan cakupan uji cepat (rapid test) serta melibatkan jajaran pengurus RT, RW, LPMK, Kelurahan, Kecamatan dalam upaya penyegahan covid-19. Perluasan cakupan sasaran rapid test diperlukan untuk deteksi dini penderita agar bisa segera dilakukan mitigasi.

Langkah kedua, lanjut Syaifuddin, Pemkot Surabaya bisa memanfaatkan gedung-gedung milik pemerintah yang kosong untuk disiapkan menjadi Rumah Sakit Darurat Penanggulangan dan pencegahan Covid-19.

”Ini penting untuk antisipasi lonjakan jumlah pasien. Minimal gedung-gedung itu bisa menjadi rumah sakit darurat untuk pasien positif dan PDP yang mengalami gejala klinis ringan tanpa serangan saluran pernapasan yang akut. Kalau yang agak berat, harus di rumah sakit rujukan,” ujar Syaifuddin.

Syaifuddin menambahkan, langkah ketiga adalah bisa bekerja sama dengan para pengelola hotel, losmen, dan penginapan untuk disulap sementara menjadi rumah sakit darurat. Itu sekaligus untuk membantu roda ekonomi para pelaku usaha akomodasi yang limbung karena pandemi corona.

”Di losmen, penginapan, dan hotel sudah tersedia bed. Sudah ada toilet di dalam kamar. Tinggal diatur sistem pemantauan kesehatannya. Ini juga untuk mengantisipasi lonjakan pasien. Khusus di losmen, penginapan, dan hotel juga hanya untuk pasien bergejala klinis ringan,” jelasnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Langkah keempat terkait dengan jaring pengaman sosial bagi warga terdampak. Pemkot Surabaya telah menyiapkan skema bantuan sembako bagi 250.000 Keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

”Kami mendorong agar masyarakat yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mendapat intervensi program tersebut. Pendataan harus cepat melalui RT dan RW, agar tidak tumpang tindih dengan program pusat dan provinsi,” jelas Syaifuddin.

Adapun langkah kelima dan keenam berkaitan dengan upaya pemulihan dampak ekonomi. Langkah kelima adalah melibatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk setiap program pengadaan Pemkot Surabaya dalam menangani Covid-19.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

”Selain masker dan beberapa barang lain, Pemkot Surabaya juga ada pengadaan makanan kering tempe yang akan disalurkan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kami harapkan itu melibatkan UMKM, ibu-ibu di kampung-kampung,” ujarnya.

Dia menambahkan, langkah keenam adalah segera menyiapkan program padat karya serta pemberdayaan masyarakat sebagai langkah konkrit untuk menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi di Kota Surabaya.

”Perlu realokasi APBD Surabaya agar mayoritas mata anggaran dialihkan untuk program yang berorientasi padat karya, program yang menyerap tenaga kerja sebanyak mungkin. Pemberdayaan-pemberdayaan masyarakat juga harus dipacu,” ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.