Jumat, 04 Sep 2026 16:47 WIB

Fraksi PDIP Usulkan Pemkot Surabaya Gandeng Hotel Jadi RS Darurat Corona

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Apr 2020 17:32 WIB

Surabaya (selalu.id) – Fraksi PDI Perjuangan Kota Surabaya mengusulkan sedikitnya enam langkah yang perlu dilakukan Pemkot Surabaya untuk menangani pandemi virus corona (Covid-19). Langkah-langkah itu dinilai penting untuk dilakukan mengingat terus terjadi penambahan pasien positif Covid-19 di Kota Pahlawan.

”Pasien positif Covid-19 di Kota Surabaya kini bertambah jadi 246 kasus, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 634 orang, dan ada 1.658 ODP (Orang Dalam Pengawasan). Oleh karena itu, kami menilai perlu sedikitnya enam langkah untuk mengatasi masalah ini, baik dari sisi kesehatan, jaring pengaman sosial, maupun pemulihan dampak ekonomi,” ujar Syaifudin Zuhri, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Langkah pertama, pemkot perlu mendorong upaya perluasan cakupan uji cepat (rapid test) serta melibatkan jajaran pengurus RT, RW, LPMK, Kelurahan, Kecamatan dalam upaya penyegahan covid-19. Perluasan cakupan sasaran rapid test diperlukan untuk deteksi dini penderita agar bisa segera dilakukan mitigasi.

Langkah kedua, lanjut Syaifuddin, Pemkot Surabaya bisa memanfaatkan gedung-gedung milik pemerintah yang kosong untuk disiapkan menjadi Rumah Sakit Darurat Penanggulangan dan pencegahan Covid-19.

”Ini penting untuk antisipasi lonjakan jumlah pasien. Minimal gedung-gedung itu bisa menjadi rumah sakit darurat untuk pasien positif dan PDP yang mengalami gejala klinis ringan tanpa serangan saluran pernapasan yang akut. Kalau yang agak berat, harus di rumah sakit rujukan,” ujar Syaifuddin.

Syaifuddin menambahkan, langkah ketiga adalah bisa bekerja sama dengan para pengelola hotel, losmen, dan penginapan untuk disulap sementara menjadi rumah sakit darurat. Itu sekaligus untuk membantu roda ekonomi para pelaku usaha akomodasi yang limbung karena pandemi corona.

”Di losmen, penginapan, dan hotel sudah tersedia bed. Sudah ada toilet di dalam kamar. Tinggal diatur sistem pemantauan kesehatannya. Ini juga untuk mengantisipasi lonjakan pasien. Khusus di losmen, penginapan, dan hotel juga hanya untuk pasien bergejala klinis ringan,” jelasnya.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Langkah keempat terkait dengan jaring pengaman sosial bagi warga terdampak. Pemkot Surabaya telah menyiapkan skema bantuan sembako bagi 250.000 Keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

”Kami mendorong agar masyarakat yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mendapat intervensi program tersebut. Pendataan harus cepat melalui RT dan RW, agar tidak tumpang tindih dengan program pusat dan provinsi,” jelas Syaifuddin.

Adapun langkah kelima dan keenam berkaitan dengan upaya pemulihan dampak ekonomi. Langkah kelima adalah melibatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk setiap program pengadaan Pemkot Surabaya dalam menangani Covid-19.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

”Selain masker dan beberapa barang lain, Pemkot Surabaya juga ada pengadaan makanan kering tempe yang akan disalurkan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kami harapkan itu melibatkan UMKM, ibu-ibu di kampung-kampung,” ujarnya.

Dia menambahkan, langkah keenam adalah segera menyiapkan program padat karya serta pemberdayaan masyarakat sebagai langkah konkrit untuk menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi di Kota Surabaya.

”Perlu realokasi APBD Surabaya agar mayoritas mata anggaran dialihkan untuk program yang berorientasi padat karya, program yang menyerap tenaga kerja sebanyak mungkin. Pemberdayaan-pemberdayaan masyarakat juga harus dipacu,” ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.