Senin, 07 Sep 2026 10:53 WIB

PGN Bangun Fasilitas Injeksi Biomethane di Sumatera Selatan

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mulai membangun titik injeksi (injection point) biomethane di Pagardewa, Sumatera Selatan. Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan energi terbarukan untuk mendukung transisi energi nasional.

 

Baca Juga: Energi Bersih di Hari Kemerdekaan: Warga Semarang Nikmati Kepraktisan dan Hematnya Jargas PGN

Injection point Pagardewa akan berfungsi sebagai titik penyuntikan biomethane ke jaringan gas bumi agar dapat dimanfaatkan untuk rumah tangga, industri, ritel, hingga transportasi darat. Dengan sistem ini, biomethane dapat diakses luas melalui jaringan gas eksisting milik PGN.

 

Fasilitas injeksi tersebut dilengkapi Pressure Reducing System (PRS) yang juga dapat digunakan untuk pasokan lain seperti coalbed methane (CBM) dan stranded gas. PGN menargetkan pasokan biomethane melalui titik injeksi Pagardewa mencapai 1,2 BBTUD.

 

“Proyek biomethane akan memperluas portofolio PGN di sektor energi terbarukan dengan menyediakan produk untuk dekarbonisasi. Selain itu, proyek ini membuka peluang pendapatan baru sekaligus memperkuat peran PGN dalam transisi energi serta mendukung pencapaian target ESG perusahaan,” kata Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto, Kamis (6/11/2025).

 

Baca Juga: PGN Sabet Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

PGN memanfaatkan limbah cair pabrik minyak kelapa sawit atau POME (Palm Oil Mill Effluent) untuk menghasilkan biogas. Biogas tersebut diolah lebih lanjut menjadi biomethane dan dikompresi menjadi renewable natural gas (RNG) agar bisa diinjeksikan ke jaringan gas bumi. Energi hasil olahan ini memiliki karakteristik serupa dengan gas bumi konvensional.

 

Proyek biomethane PGN diinisiasi dengan mempertimbangkan potensi besar Indonesia dalam produksi energi terbarukan berbasis limbah sawit. Selain meningkatkan efisiensi energi, proyek ini juga menekan risiko pencemaran lingkungan. PGN memperkirakan reduksi emisi gas rumah kaca dari proyek ini mencapai 29.688 ton CO2e per tahun melalui konversi bahan bakar, serta 204.867 ton CO2e per tahun dari methane capture POME.

 

Baca Juga: Operasikan CISEM II, Cara PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas Bumi Nasional

“Pulau Sumatera memiliki banyak pabrik pengolahan kelapa sawit dan PGN telah memiliki jaringan gas bumi eksisting seperti Pipa Transmisi SSWJ dan Stasiun Kompresor Gas Pagardewa. Karena itu, pengembangan biomethane menjadi langkah strategis untuk meningkatkan ketersediaan energi ramah lingkungan di masyarakat,” ujar Arief.

 

PGN menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan biomethane sebagai bagian dari diversifikasi energi nasional. Langkah ini diharapkan memperkuat upaya pemerintah dalam dekarbonisasi, menjaga ketahanan pasokan gas domestik, serta mendorong tercapainya target bauran energi berkelanjutan di Indonesia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.