Rabu, 26 Agu 2026 18:59 WIB

PGN Sabet Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards 2026

Direktur Manajemen Risiko PGN, Eri Surya Kelana mewakili PGN menerima Indonesia Excellence Good Corporate Governance 2026. (Dok. PGN for selalu.id).
Direktur Manajemen Risiko PGN, Eri Surya Kelana mewakili PGN menerima Indonesia Excellence Good Corporate Governance 2026. (Dok. PGN for selalu.id).

selalu.id - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan yang berkomitmen tinggi dalam kepatuhan penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Atas komitmen itu, PGN mendapatkan penghargaan dalam ajang Indonesia Excellence Good Corporate Governance (GCG) Award 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi pada Selasa (30/6/2026).

Baca Juga: Energi Bersih di Hari Kemerdekaan: Warga Semarang Nikmati Kepraktisan dan Hematnya Jargas PGN

Pada gelaran tahun ini, Warta Ekonomi Research and Consulting menetapkan PGN sebagai penerima penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in Supporting National Energy Diversification and Transition - Oil and Gas Category.

PGN dinilai sebagai salah satu perusahaan yang konsisten menjunjung tinggi GCG di tengah ketidakpastian global dan disrupsi teknologi kecerdasan buatan (AI).

Sebagai badan usaha penyalur dan niaga gas bumi, PGN memandang bahwa penguatan GCG menjadi pondasi utama dalam menghadapi tantangan nasional maupun global, khususnya terkait risiko geopolitik, regulasi maupun kemajuan teknologi yang sangat cepat.

"Penghargaan ini merupakan hasil dari konsistensi PGN dalam menjalankan roda bisnis secara berintegritas dan transparan. Tahun 2026 membawa lanskap bisnis baru bagi PGN, sebagai dampak dari fragmentasi geopolitik global maupun AI yang dapat mendisrupsi kegiatan operasional perusahaan," kata Direktur Manajemen Risiko PGN, Eri Surya Kelana dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, PGN merespons tantangan tata kelola baru ini dengan memperkuat aspek keamanan data, akuntabilitas penggunaan teknologi, dan peningkatan kompetensi digital internal, namun tetap menempatkan prinsip GCG sebagai kompas utama perusahaan.

Dari sisi pengembangan teknologi dan digitalisasi, PGN melanjutkan integrasi kecerdasan buatan (AI), analitik data, serta berbagai teknologi digital lainnya ke dalam proses bisnis inti dan layanan pelanggan.

Baca Juga: Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Transparan di Sektor Energi, PGN Gandeng Kejati Jatim

Untuk memitigasi risiko digital, perusahaan memperkuat aspek keamanan siber pada dimensi People, Process, dan Technology, sekaligus meningkatkan tata kelola ICT serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Aspek keamanan digital menjadi prioritas bagi PGN. Lantaran digitalisasi telah terintegrasi di seluruh rantai proses bisnis gas bumi, mulai dari asset operation and maintenance, network operations, hingga pengelolaan pelanggan.

Pada 2026, sistem cyber security PGN mencapai tingkat keamanan 100 persen. Hal ini menunjukkan perlindungan optimal terhadap kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi perusahaan.

Eri menambahkan, Future-Ready Governance turut menjadi landasan bagi PGN memastikan setiap langkah inovasi dan operasional tetap transparan, akuntabel, dan bebas dari benturan kepentingan (conflict of interest).

Baca Juga: PGN Area Bojonegoro Dorong UMKM Berdaya Saing Lewat Pemanfaatan Gas Bumi

Di samping itu, PGN tetap menjaga kepatuhan dalam menginisiasi berbagai proyek strategis ramah lingkungan.

Di tengah tuntutan transisi energi global, PGN menyeimbangkan kinerja operasional dengan tanggung jawab tata kelola, mulai dari perluasan jaringan pipa gas bumi, optimalisasi infrastruktur LNG, hingga inisiasi bisnis baru yaitu biomethane sebagai wujud memasuki era low carbon business.

Eri menegaskan bahwa penerapan GCG yang berkelanjutan merupakan modal penting bagi PGN menjadi entitas usaha yang lebih kompetitif di kancah global dan tangguh menghadapi dinamika industri energi sesuai risk appetite statement yang dimiliki perusahaan.

“PGN berkomitmen untuk terus mempertahankan standar etika bisnis tertinggi demi mendorong pertumbuhan perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas dalam memberikan layanan gas bumi bagi masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Rokok Ilegal Ancam Kas Daerah Rp36 Miliar, DPRD Surabaya Minta Pemberantasan Tak Sekadar Pemusnahan

Kehadiran rokok ilegal ini dinilai nyata menggerus potensi penerimaan negara yang dampaknya langsung dirasakan oleh pembangunan fasilitas publik.

Dituduh Pakai Ijazah Palsu Jelang Musda, Politisi Demokrat Sukur Priyanto Siap Buktikan di Pengadilan

Sukur pun menantang pihak-pihak yang melontarkan tuduhan untuk membuktikannya secara legal melalui koridor hukum resmi.

10 Pejabat Tinggi Pemkab Sidoarjo Dimutasi, Berikut Daftarnya

Bagi Subandi, perubahan tersebut tidak didasarkan pada persoalan suka atau tidak suka terhadap pejabat tertentu. Namun untuk kebutuhan organisasi.

DPRD Surabaya Minta Polisi Usut Pembuang Limbah Medis di Exit Tol Tambaksumur Sidoarjo

Berdasarkan hasil sidak, Michael mengatakan Komisi D tidak menemukan pelanggaran dalam prosedur pengelolaan limbah di RSUD EC.

Sikat Peredaran Narkoba di Surabaya, Polres Tanjung Perak Amankan 27 Tersangka dan 1 Kg Sabu

Dalam ungkap ini, polisi juga mengajak warga aktif melapor jika menemukan indikasi transaksi narkotika melalui Call Center 110 bebas pulsa.

Kerajaan Air Mandiri Perumahan Elite Surabaya: Bisnis Gurih Pengembang, PDAM Cuma Gigit Jari

DPRD menilai pengembang semestinya menggunakan layanan PDAM Surabaya, terlebih kapasitas pengelolaan air saat ini dinilai sudah jauh lebih baik.