Rabu, 05 Agu 2026 23:52 WIB

Politik di Era Digital, Arif Fathoni Jadikan Media Sosial Sebagai Jembatan Akuntabilitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Okt 2025 09:40 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menilai media sosial bukan sekadar ruang pamer aktivitas, tetapi menjadi jembatan akuntabilitas politik antara wakil rakyat dan masyarakat.

 

Baca Juga: Banyak Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Gagal Beasiswa, DPRD Desak Dinsos Benahi Data Desil

Melalui akun pribadinya, politisi Partai Golkar yang akrab disapa Mas Toni itu berusaha menghadirkan komunikasi dua arah yang jujur, terbuka, dan edukatif.

 

“Saya ingin menjadikan media sosial sebagai jembatan akuntabilitas kinerja kepada masyarakat Surabaya,” ujarnya, Minggu (12/10/2025).

 

Menurutnya, setiap suara yang dititipkan kepadanya dan Partai Golkar harus dapat dipertanggungjawabkan melalui kerja politik nyata dalam fungsi pengawasan, anggaran, maupun legislasi.

 

Mas Toni menilai media sosial dan media mainstream memiliki peran yang sama penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat.

 

“Media sosial bisa menjadi jembatan komunikasi antara rakyat dengan pelayan rakyatnya. Di sana kita bisa berdialog, berdebat, sekaligus belajar bersama,” jelasnya.

 

Tak hanya aktif mengunggah kegiatan, Mas Toni juga dikenal gemar membalas langsung pesan, kritik, bahkan cacian dari warganet di kolom komentar.

 

“Saya senang menjawab langsung, baik cacian maupun pujian. Karena bagi politisi, keduanya punya nilai yang sama: umpan balik dari masyarakat,” katanya sambil tersenyum.

Baca Juga: Di Balik Pagar Besi Mal Surabaya, DPRD Endus Adanya Kekhawatiran

 

Sikap reflektif itu terlihat dalam unggahan-unggahan di akun Instagram-nya, @ariffathoni.official. Dalam salah satu postingan, ia menulis pepatah kuno yang menurutnya tetap relevan hingga kini.

 

“Teruslah berjalan sesuai cita-citamu, karena orang yang tidak mengenalmu akan terus membencimu. Biarkan energi mereka habis untuk menilaimu, sementara engkau setapak demi setapak mewujudkan rencanamu,” tulisnya.

 

Unggahan itu ditutup dengan kalimat sederhana namun bermakna, “Jangan lupa tersenyum, karena itu sedekah paling sederhana untuk lingkungan sekitarmu.”

 

Bagi Mas Toni, media sosial bukan sekadar panggung citra, melainkan sarana pendidikan politik digital. Ia mengingatkan bahwa di era algoritma yang mudah memicu polarisasi, politisi harus menjaga ruang digital agar tetap menjadi tempat dialog dan pencerahan.

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Tak Tunggu Laporan Warga untuk Normalisasi Saluran Air

 

“Kita punya tanggung jawab moral untuk memberikan pendidikan politik melalui interaksi dua arah. Jangan biarkan media sosial menjadi jembatan disharmonisasi antar elemen bangsa,” tegasnya.

 

Melalui konsistensinya menjawab komentar, berbagi refleksi hidup, hingga merespons isu sosial dengan nada humanis, Mas Toni ingin membuktikan bahwa politik bisa tampil hangat di ruang digital.

 

“Semoga ini bisa menginspirasi politisi lain untuk tidak hanya hadir di media sosial, tetapi juga benar-benar hadir mentradisikan komunikasi dua arah agar masyarakat mendapat pencerahan,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Gus Barra menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi penerimaan negara.

DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan KUA-PPAS P-APBD 2026, Kejar Target IKU hingga Pokir

Penyesuaian target pendapatan nantinya akan digodok matang bersama komisi membidangi agar presisi dengan potensi riil tiap sektor penerimaan daerah.

Gempur Miras Ilegal di Sidoarjo: 3 Penjual Diseret ke Sidang Tipiring, Didenda hingga Rp1 Juta

Tak berhenti pada sanksi denda, seluruh barang bukti miras yang disita dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dijadwalkan bakal dimusnahkan.

Sikat Premanisme, Polrestabes Surabaya Tahan Tiga Tersangka Penyerobot Ruko LeIang

Proses penyidikan saat ini masih terus berjalan untuk membongkar keterlibatan aktor lain di balik aksi penyerobotan tersebut.

DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim tercatat telah menyerahkan total empat jenazah teridentifikasi kepada pihak keluarga.

Langkah Tegas Polres Pasuruan Usut Tuntas Tewasnya Terduga Pelaku Judol di Beji

Hasil dari pemeriksaan internal ini nantinya juga bakal dibuka secara terbuka kepada publik sebagai wujud transparansi institusi.