Rabu, 23 Sep 2026 20:03 WIB

Politik di Era Digital, Arif Fathoni Jadikan Media Sosial Sebagai Jembatan Akuntabilitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Okt 2025 09:40 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menilai media sosial bukan sekadar ruang pamer aktivitas, tetapi menjadi jembatan akuntabilitas politik antara wakil rakyat dan masyarakat.

 

Baca Juga: Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Melalui akun pribadinya, politisi Partai Golkar yang akrab disapa Mas Toni itu berusaha menghadirkan komunikasi dua arah yang jujur, terbuka, dan edukatif.

 

“Saya ingin menjadikan media sosial sebagai jembatan akuntabilitas kinerja kepada masyarakat Surabaya,” ujarnya, Minggu (12/10/2025).

 

Menurutnya, setiap suara yang dititipkan kepadanya dan Partai Golkar harus dapat dipertanggungjawabkan melalui kerja politik nyata dalam fungsi pengawasan, anggaran, maupun legislasi.

 

Mas Toni menilai media sosial dan media mainstream memiliki peran yang sama penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat.

 

“Media sosial bisa menjadi jembatan komunikasi antara rakyat dengan pelayan rakyatnya. Di sana kita bisa berdialog, berdebat, sekaligus belajar bersama,” jelasnya.

 

Tak hanya aktif mengunggah kegiatan, Mas Toni juga dikenal gemar membalas langsung pesan, kritik, bahkan cacian dari warganet di kolom komentar.

 

“Saya senang menjawab langsung, baik cacian maupun pujian. Karena bagi politisi, keduanya punya nilai yang sama: umpan balik dari masyarakat,” katanya sambil tersenyum.

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

 

Sikap reflektif itu terlihat dalam unggahan-unggahan di akun Instagram-nya, @ariffathoni.official. Dalam salah satu postingan, ia menulis pepatah kuno yang menurutnya tetap relevan hingga kini.

 

“Teruslah berjalan sesuai cita-citamu, karena orang yang tidak mengenalmu akan terus membencimu. Biarkan energi mereka habis untuk menilaimu, sementara engkau setapak demi setapak mewujudkan rencanamu,” tulisnya.

 

Unggahan itu ditutup dengan kalimat sederhana namun bermakna, “Jangan lupa tersenyum, karena itu sedekah paling sederhana untuk lingkungan sekitarmu.”

 

Bagi Mas Toni, media sosial bukan sekadar panggung citra, melainkan sarana pendidikan politik digital. Ia mengingatkan bahwa di era algoritma yang mudah memicu polarisasi, politisi harus menjaga ruang digital agar tetap menjadi tempat dialog dan pencerahan.

Baca Juga: Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

 

“Kita punya tanggung jawab moral untuk memberikan pendidikan politik melalui interaksi dua arah. Jangan biarkan media sosial menjadi jembatan disharmonisasi antar elemen bangsa,” tegasnya.

 

Melalui konsistensinya menjawab komentar, berbagi refleksi hidup, hingga merespons isu sosial dengan nada humanis, Mas Toni ingin membuktikan bahwa politik bisa tampil hangat di ruang digital.

 

“Semoga ini bisa menginspirasi politisi lain untuk tidak hanya hadir di media sosial, tetapi juga benar-benar hadir mentradisikan komunikasi dua arah agar masyarakat mendapat pencerahan,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ternyata, Soal Ini Kantor BPN Kota Mojokerto Digeledah KPK

Pantauan di lokasi, terdapat empat mobil Avanza berwarna hitam terparkir di halaman Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto. Diduga mobil itu dikendarai oleh tim KPK.

Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Oknum ASN itu berinisial AFA, yang bertugas di salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember.

Kekeringan di Jatim Makin Parah, Fraksi PKS Sentil Pemprov: Jangan Cuma Sibuk Bagi-bagi Air!

Saat ini, krisis kekeringan di Jawa Timur kian meluas, dengan 24 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga maupun tanggap darurat. 

Ketika Sedekah Bumi dan Pengajian Satukan Warga Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk memperkuat silaturahmi antarwarga.

Update Korban KM Virgo Transport 8: Satu Ditemukan Lagi, 116 Masih dalam Pencarian

Sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan 19 orang meninggal dunia. Sementara itu, 116 orang lainnya masih dalam pencarian.

Mulai Bulan Depan ASN Surabaya Ngantor di Balai RW, Ini Perintah Tegas Wali Kota Eri

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta setiap Kepala Perangkat Daerah menempatkan ASN yang memiliki kemampuan untuk menjadi pengampu wilayah.