Rabu, 22 Jul 2026 17:43 WIB

Sungai Kalimas Jadi Lokasi Balapan SUP, PII Jatim: Kritik Kreatif

selalu.id – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Timur mendukung kegiatan "Balapan SUP nang Kalimas" yang diinisiasi Pengurus Daerah SUP Jatim. Acara yang digelar Minggu (28/9/2025) itu tidak sekadar lomba olahraga air, tetapi juga sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat Surabaya.

 

Baca Juga: Pria Asal Kenjeran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya

Anggota PII Jatim, Ali Yusa, menyebut kegiatan ini sebagai contoh pendekatan kreatif untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap kondisi Sungai Kalimas yang kini menghadapi persoalan sedimentasi, sampah rumah tangga, dan limbah deterjen.

 

"Balapan SUP ini mengajak masyarakat berinteraksi langsung dengan sungai. Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan kondisi Kalimas yang sebenarnya," kata Ali Yusa, Jumat (26/9/2025).

 

Ia menambahkan, interaksi semacam ini dapat membangkitkan kesadaran lebih kuat dibandingkan hanya membaca laporan atau mendengar ceramah. Keunikan lain dari acara ini adalah hadiah utama berupa seekor domba yang dinilai simbolis, karena dapat memberikan manfaat ekonomi dan pangan berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah organik sebagai pakan dan kotoran sebagai pupuk.

 

Ali menyebut hadiah tersebut selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya ketahanan pangan serta pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Bendung Karet Gubeng Surabaya Dibersihkan Malam Ini, Warga Diminta Tidak Mendekati Sungai

 

Kegiatan ini juga menyoroti persoalan kualitas air di Kalimas. Peserta balapan dapat merasakan langsung dampak pencemaran sungai, mulai bau deterjen hingga sampah plastik yang terapung.

 

Menurut PII Jatim, lomba ini sekaligus menjadi kritik konstruktif terhadap kondisi Kalimas. Melalui pendekatan sosial-kultural yang melibatkan masyarakat, kegiatan diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki sekaligus tanggung jawab terhadap sungai yang dulu menjadi urat nadi perdagangan Surabaya.

Baca Juga: Balapan SUP di Kalimas Angkat Kritik Sosial soal Pencemaran Sungai

 

"Kami ingin menunjukkan bahwa sungai masih bisa digunakan, tetapi dengan catatan harus ada perbaikan serius pada kualitas lingkungannya," tegas Ali.

 

Ali menambahkan, penggunaan bahasa lokal seperti kata "nang" dalam nama kegiatan juga dimaksudkan untuk mendekatkan isu lingkungan dengan masyarakat Surabaya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.