Senin, 03 Agu 2026 08:11 WIB

Bendung Karet Gubeng Surabaya Dibersihkan Malam Ini, Warga Diminta Tidak Mendekati Sungai

Tim PJT I saat memantau Bendung Karet Gubeng Surabaya. (Dok. PJT I/selalu.id).
Tim PJT I saat memantau Bendung Karet Gubeng Surabaya. (Dok. PJT I/selalu.id).

selalu.id - Perum Jasa Tirta (PJT) I dijadwalkan melaksanakan kegiatan pemeliharaan berupa penggelontoran sedimen atau flushing di Bendung Karet Gubeng, Surabaya pada Rabu (22/4/2026) malam.

Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keandalan infrastruktur pengairan yang berperan vital di aliran Sungai Kali Mas.

Baca Juga: Pria Asal Kenjeran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya

Kepala Sub Divisi Pengelolaan SDA Wilayah Sungai Brantas 3 PJT I, Ariet Setiawan menjelaskan, flushing dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam rangka mendukung Program Kali Bersih Pemerintah Kota Surabaya.

Flushing juga dilakukan untuk membantu material karet pada Bendung Karet Gubeng tetap awet dan tidak mudah getas.

Ariet menegaskan pentingnya penggelontoran sedimen dilakukan di Kali Mas.

“Endapan sedimen dan sampah yang menumpuk di hulu bendung jika dibiarkan dapat membebani material karet secara berlebih. Selain memperpanjang usia teknis bendung, pengerukan dan penggelontoran yang dilaksanakan bertujuan meningkatkan kapasitas daya tampung sungai guna mengantisipasi debit air yang berlebih pada saat musim hujan,” jelasnya.

Sebelum melaksanakan penggelontoran, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dengan stakeholder lintas sektor di Kota Surabaya.

Koordinasi teknis secara final dilakukan bersama BBWS Brantas, DSDABM, DLH, BPBD, unsur TNI/Polri, BMKG Tanjung Perak, Diskominfo, perangkat daerah Kota Surabaya dan elemen masyarakat.

"Kami mempertimbangkan data pasang surut pelabuhan, kondisi curah hujan dan mitigasi potensi keramaian. Dengan berbagai pertimbangan teknis, pelaksanaan flushing disepakati dilaksanakan pada hari Rabu, 22 April 2026 mulai pukul 22.00 WIB, dan kegiatan diharapkan dapat tuntas pada Kamis, 23 April 2026 dini hari pukul 01.30 WIB," tegas Ariet.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Sulap Kalimas Timur Jadi Sentra Kuliner hingga Wisata Malam

Rangkaian kegiatan akan diawali dengan pengkondisian area lokasi dan pengambilan sampel kualitas air di hulu pada lokasi bendung dan di hilir sebelum dan sesudah flushing.

Dilanjutkan pengaturan debit dari hulu, pembukaan Bendung Karet Gubeng, pembersihan sedimen, serta pemantauan pasca kegiatan di beberapa lokasi titik pantau.

Menurut Ariet, koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak juga akan terus dilaksanakan dalam rangka menyiapkan agar kegiatan flushing Bendung Karet Gubeng ini dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Mengingat akan adanya peningkatan debit air di hilir Bendung Karet Gubeng, Ariet menghimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di alur Kali Mas di sekitar Bendung Karet Gubeng sampai ke hilir arah Jembatan Petekan.

“Kami meminta masyarakat untuk menghindari aktivitas di area hilir Bendung Karet Gubeng terutama para pencari ikan untuk menghindari risiko akibat arus yang deras dan kondisi yang licin, sehingga pelaksanaan flushing ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tegas Ariet.

Baca Juga: Sungai Kalimas Jadi Lokasi Balapan SUP, PII Jatim: Kritik Kreatif

Seperti diketahui, Kali Mas merupakan salah satu dari 40 anak sungai di Wilayah Sungai Brantas.

Kali Mas membentang sepanjang kurang lebih 13 KM dari Pintu Air Wonokromo hingga muara. Aliran air Kali Mas memiliki fungsi krusial.

Tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir drainase kota, tetapi juga menjadi tumpuan bagi sarana wisata air yang menjadi ikon kebanggaan Kota Surabaya.

Untuk itu, kesehatan sungai dan keberlanjutan fungsi sarana prasarana pengairan yang terdapat pada Kali Mas menjadi prioritas utama.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

JKCI 2026 Pukau Dunia, Terobosan Jitu Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan hilirisasi menjadi kunci utama agar kesejahteraan para petani tembakau melonjak tajam.

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M

Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, namun keputusan laga akhirnya digelar di Bali.

Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Menurutnya, aspek administrasi, keamanan, hingga perlindungan bagi petugas harus menjadi perhatian utama untuk mencegah terjadinya insiden di lapangan.

Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Ida Widayati menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang meresahkan publik itu.

Tak Ada Ongkos Berobat? Pemkab Jember Kirim Nakes dan Dokter Spesialis Langsung ke Rumah Warga

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa program dengan konsep jemput bola ini lahir dari keprihatinan atas kondisi riil di lapangan.

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Sumenep: Korban Selamat jadi 231, Lima Tewas

Unsur SAR hingga kini masih bersiaga di lokasi untuk melanjutkan pencarian sekaligus memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di lokasi kejadian.