Jumat, 05 Jun 2026 00:09 WIB

Satpol PP Mojokerto Jaring 18 PSK di Warung Remang di Awang-Awang Mojokerto

selalu.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mojokerto menjaring 18 pekerja seks komersial (PSK) saat razia penyakit masyarakat di warung remang-remang Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, pada Sabtu (20/9/2025) malam.

 

Baca Juga: Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Mojokerto, Zainul Hasan, mengatakan razia berlangsung mulai pukul 21.00 WIB. Petugas dibagi empat tim yang menyasar tujuh warung remang-remang. Dua tim melakukan razia di Jalan Awang-Awang, sedangkan dua tim lain di Jalan HOS Cokroaminoto.

 

“Delapan orang diamankan di warung Jalan HOS Cokroaminoto dan sepuluh orang di warung Jalan Awang-Awang,” kata Zainul, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga: Bupati Mojokerto: Jaga Keutuhan Indonesia di Momen Peringatan Hari Lahir Pancasila!

 

Dari total 18 PSK yang terjaring, tujuh berasal dari luar Kabupaten Mojokerto dan sebelas lainnya warga setempat. Seluruhnya dibawa ke Kantor Satpol PP untuk pendataan.

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Mojokerto: Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian!

 

“Pelanggar didata, diminta menandatangani surat pernyataan di atas meterai, lalu dibawa ke UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita di Kediri untuk menjalani pembinaan lebih lanjut,” ujar Zainul.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.