Jumat, 04 Sep 2026 14:18 WIB

Viral Video Hotel Asrama Haji Kotor, Ini yang Terjadi Sebenarnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 13 Feb 2022 11:55 WIB
screenshoot video yang beredar
screenshoot video yang beredar

selalu.id - Beredar video viral yang menggambarkan kondisi tempat isolasi terpusat pasien covid-19 yakni Hotel Asrama Haji (HAH) Surabaya, ternyata tidak sesuai ekspetasi yang disejajarkan seperti hotel.

Video berdurasi 21 detik yang diunggah akun tiktok @kulinerNgelencer tersebut memperlihatkan kondisi kamar pasien covid-19 dari sebelum video yang disebar terlihat bersih dan nyaman.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Dalam video tersebut menjelaskan bahwa ekspetasi Hotel Asrama Haji (HAH) berbeda dengan kenyataan, yang dianggap seperti hotel bintang 5, namun kenyataannya kotor dan kurang layak, belum ada seprai sama sekali. Bahkan bantalnya pun berjamur.

"Apakah memang ada perbedaan kelas dalam penanganan, kok kamar yang berbeda dengan yang di video" dalam keterangan video tik tok di akun @KulinerNgelencer.

Selain itu, netezin langsung berkomentar bahwa sebelumnya wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah meninjau kondisi fasiliatas HAH. Akan tetapi tidak sesuai dengan ada yang di video.

"Kemarin katanya Eri Cahyadi (Wali Kota Surabaya) dan Gubernur (Khofifah) sudah layak dipakai isoter, sudah ada video juga. Lah kok kaya gini,"kata salah satu netizen tik tok.

Akun @KulinerNgelencer pun mengaku bahwa timnya sendiri juga sedang isoter di HAH. Sehingga timnya mengaku kecewa atas fasilitas kamar tersebut.

"Ini tim mimin (admin) sedang isoter disana (HAH), agak kecewa,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Asrama Haji, Sugianto, mengatakan, sejak viral di twitter pihaknya mengakui memang kamar kotor dan tak terawat benar adanya. Namun petugas gerak cepat membenahi kamar-kamar di Hotel asrama Haji tersebut

"Sejak itu Pemkot Surabaya langsung menurunkan jajaranya untuk melakukan perbaikan dan membersihkan, kurang lebih 150 pekerja yang diturunkan (kerja bakti),"kata dia, saat dihubungi selalu.id, Sabtu (12/2/2022).

Sugianto menyampaikan, sebelum video tersebut tersebar, ada sekitar 16 kamar yang belum diperbaiki dan dibersihkan di kamar gedung zam zam. Sehingga kamar tersebut tertutup dan tidak dapat digunakan untuk pasien covid-19.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"Ada 16 kamar dari total 115 kamar yang belum rampung dan belum selesai diperbaiki dan dibersihkan serta belum layak dipakai," jelasnya.

Lebih lanjut Sugianto menyampaikan, untuk gedung Shofa HAH sendiri ada total sekitar 53 kamar itu hanya 6 yang belum siap untuk dipakai pasien covid-19.

"Karena kamar mandinya ada yang rusak. Kalau untuk video itu situasi kamar yang bersih dan bagus seperti hotel bintang 5, jangan berlebihan, tidak perlu seperti itu,"terangnya.

Selain itu, Sugianto mengakui bahwa kamar yang sudah siap untuk pasien covid-19 adalah kamar yang sudah terpasang seprai dan bantal.

"Beberapa waktu lalu awal menerima banyak pasien covid-19 banyak yang komplain. Sekarang begitu banyak yang masuk, kamar seprai sudah terpasang, tapi mereka tak nyaman dan tak yakin apakah seprai ini benar baru dan bersih,"ungkapnya.

Sehinggga, lanjut sugianto, pihaknya langsung evaluasi. Sehingga, pasien covid-19 yang masuk ke HAH, resepsionis hotel akan memberi mereka seprai dan perlengkapan mandi.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

"Supaya mereka yakin seprai yang digunakan betul-betul baru dan bersih, termasuk sarung bantalnya,"jelasnya.

Lebih lanjut Sugianto menambahkan bahwa video tik tok yang tersebar itu belum ada seprainya. Lalu ada kamar yang belum dipakai.

"Itu memang belum dipasang seprainya,"kata dia.

Menurutnya, video tersebut diambil sebelum ada pasien covid-19 yang komplain viral di twitter lalu. Sehingga pemkot Surabaya juga telah menurunkan jajarannya untuk memperbaiki fasilitas tersebut.

"Yang terakhir ibu gubernur (Khofifah) sudah meninjau langsung ke gedung Shofa dan beliau menyampaikan dan menyaksikan langsung kamar-kamar itu. Itu sudah fakta diperbaiki dan dibersihkan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Kebaikan Menghampiri, Tapi Ada Teman yang Iri

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk.