Minggu, 01 Feb 2026 19:01 WIB

Viral Video Hotel Asrama Haji Kotor, Ini yang Terjadi Sebenarnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 13 Feb 2022 11:55 WIB
screenshoot video yang beredar
screenshoot video yang beredar

selalu.id - Beredar video viral yang menggambarkan kondisi tempat isolasi terpusat pasien covid-19 yakni Hotel Asrama Haji (HAH) Surabaya, ternyata tidak sesuai ekspetasi yang disejajarkan seperti hotel.

Video berdurasi 21 detik yang diunggah akun tiktok @kulinerNgelencer tersebut memperlihatkan kondisi kamar pasien covid-19 dari sebelum video yang disebar terlihat bersih dan nyaman.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Dalam video tersebut menjelaskan bahwa ekspetasi Hotel Asrama Haji (HAH) berbeda dengan kenyataan, yang dianggap seperti hotel bintang 5, namun kenyataannya kotor dan kurang layak, belum ada seprai sama sekali. Bahkan bantalnya pun berjamur.

"Apakah memang ada perbedaan kelas dalam penanganan, kok kamar yang berbeda dengan yang di video" dalam keterangan video tik tok di akun @KulinerNgelencer.

Selain itu, netezin langsung berkomentar bahwa sebelumnya wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah meninjau kondisi fasiliatas HAH. Akan tetapi tidak sesuai dengan ada yang di video.

"Kemarin katanya Eri Cahyadi (Wali Kota Surabaya) dan Gubernur (Khofifah) sudah layak dipakai isoter, sudah ada video juga. Lah kok kaya gini,"kata salah satu netizen tik tok.

Akun @KulinerNgelencer pun mengaku bahwa timnya sendiri juga sedang isoter di HAH. Sehingga timnya mengaku kecewa atas fasilitas kamar tersebut.

"Ini tim mimin (admin) sedang isoter disana (HAH), agak kecewa,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala UPT Asrama Haji, Sugianto, mengatakan, sejak viral di twitter pihaknya mengakui memang kamar kotor dan tak terawat benar adanya. Namun petugas gerak cepat membenahi kamar-kamar di Hotel asrama Haji tersebut

"Sejak itu Pemkot Surabaya langsung menurunkan jajaranya untuk melakukan perbaikan dan membersihkan, kurang lebih 150 pekerja yang diturunkan (kerja bakti),"kata dia, saat dihubungi selalu.id, Sabtu (12/2/2022).

Sugianto menyampaikan, sebelum video tersebut tersebar, ada sekitar 16 kamar yang belum diperbaiki dan dibersihkan di kamar gedung zam zam. Sehingga kamar tersebut tertutup dan tidak dapat digunakan untuk pasien covid-19.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Ada 16 kamar dari total 115 kamar yang belum rampung dan belum selesai diperbaiki dan dibersihkan serta belum layak dipakai," jelasnya.

Lebih lanjut Sugianto menyampaikan, untuk gedung Shofa HAH sendiri ada total sekitar 53 kamar itu hanya 6 yang belum siap untuk dipakai pasien covid-19.

"Karena kamar mandinya ada yang rusak. Kalau untuk video itu situasi kamar yang bersih dan bagus seperti hotel bintang 5, jangan berlebihan, tidak perlu seperti itu,"terangnya.

Selain itu, Sugianto mengakui bahwa kamar yang sudah siap untuk pasien covid-19 adalah kamar yang sudah terpasang seprai dan bantal.

"Beberapa waktu lalu awal menerima banyak pasien covid-19 banyak yang komplain. Sekarang begitu banyak yang masuk, kamar seprai sudah terpasang, tapi mereka tak nyaman dan tak yakin apakah seprai ini benar baru dan bersih,"ungkapnya.

Sehinggga, lanjut sugianto, pihaknya langsung evaluasi. Sehingga, pasien covid-19 yang masuk ke HAH, resepsionis hotel akan memberi mereka seprai dan perlengkapan mandi.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

"Supaya mereka yakin seprai yang digunakan betul-betul baru dan bersih, termasuk sarung bantalnya,"jelasnya.

Lebih lanjut Sugianto menambahkan bahwa video tik tok yang tersebar itu belum ada seprainya. Lalu ada kamar yang belum dipakai.

"Itu memang belum dipasang seprainya,"kata dia.

Menurutnya, video tersebut diambil sebelum ada pasien covid-19 yang komplain viral di twitter lalu. Sehingga pemkot Surabaya juga telah menurunkan jajarannya untuk memperbaiki fasilitas tersebut.

"Yang terakhir ibu gubernur (Khofifah) sudah meninjau langsung ke gedung Shofa dan beliau menyampaikan dan menyaksikan langsung kamar-kamar itu. Itu sudah fakta diperbaiki dan dibersihkan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.