Rabu, 22 Jul 2026 17:23 WIB

Tak Lagi Jor-joran Proyek, APBD 2026 Surabaya Fokus ke Jalan Kampung dan Bansos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 16 Sep 2025 11:08 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya, Lilik Arijanto
Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya, Lilik Arijanto

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan arah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 akan difokuskan pada program yang langsung dirasakan masyarakat.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Wali Kota Eri Cahyadi mengarahkan agar efisiensi anggaran dilakukan dengan memangkas pos-pos yang bisa ditekan, lalu dialihkan ke kebutuhan warga.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya, Lilik Arijanto, mengatakan draft Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026 sudah diajukan. Arahan wali kota menekankan agar setiap pos anggaran dikaji ulang.

 

“Komitmen Pak Wali Kota, kita harus mendetailkan anggaran 2026 untuk dilakukan efisiensi. Supaya bisa dipakai ke program-program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ujar Lilik, Selasa (16/9/2025).

 

Efisiensi menyasar berbagai sektor, mulai dari biaya operasional hingga perjalanan dinas. “Untuk perjalanan dinas sudah dikurangi banyak,” tegasnya.

 

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Meski beberapa proyek besar tetap berjalan, konsentrasi APBD 2026 diarahkan pada fasilitas dasar, seperti perbaikan jalan lingkungan dan penambahan penerangan jalan umum (PJU).

 

“Yang pasti tahun depan fokusnya adalah kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat,” jelas Lilik.

 

Selain infrastruktur kampung, Pemkot juga berencana memperkuat bantuan sosial, terutama bagi kelompok rentan. Program ini mencakup bantuan anak putus sekolah dan dukungan langsung lainnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

 

Lilik yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas SDA dan Bina Marga menambahkan, Pemkot menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026.

 

“PAD tahun depan dari sekarang ada peningkatan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.