Jumat, 04 Sep 2026 16:13 WIB

Azhar Kahfi: Pembatasan Jam Malam Tak Cukup Atasi Balap Liar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Jul 2025 19:06 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi

selalu.id — Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menilai aksi balap liar yang sering terjadi di sejumlah titik Kota Pahlawan tak bisa lagi dianggap sekadar kenakalan remaja.

 

Baca Juga: Kenakalan Remaja di Surabaya Tahun Ini Disebut Turun, Apa Iya?

Menurut Azhar, balap liar telah berkembang menjadi subkultur yang memiliki pola, aturan tak tertulis, hingga komunitas yang terorganisir.

 

“Balap liar ini bukan kejadian acak. Mereka punya lokasi tetap, jam tertentu, bahkan kode etik antar sesama pelaku. Ini sudah jadi bagian dari identitas sebagian anak muda,” kata Azhar, Kamis (17/7/2025).

 

Politisi Fraksi Gerindra itu menyebut pembatasan jam malam tetap penting sebagai upaya pencegahan, terutama saat anak-anak kembali masuk sekolah. Namun, ia menilai pembatasan saja tidak cukup tanpa disertai pemetaan sosial yang lebih dalam.

 

“Apakah mereka ini pelajar, atau justru anak-anak yang sudah putus sekolah? Kalau kita nggak tahu siapa mereka, kita hanya menangani gejalanya, bukan akar masalahnya,” ujarnya.

 

Baca Juga: Operasi Balap Liar di Dringu, ‎Polres Probolinggo Sita 67 Sepeda Motor

Azhar juga melihat kelompok pelaku balap liar sudah berkembang layaknya organisasi dengan sistem kaderisasi dan loyalitas yang tinggi. Aktivitas mereka di jalanan, menurutnya, lebih dari sekadar hobi dan bahkan menjadi simbol solidaritas yang kuat.

 

“Mereka sudah membentuk jaringan sosial yang solid, meski konteksnya negatif. Tapi bukan berarti mereka harus dikucilkan. Pemerintah perlu hadir dengan pendekatan khusus,” ucapnya.

 

Ia mendorong agar pemerintah menyediakan ruang legal dan aman bagi pecinta otomotif muda untuk menyalurkan minat, dengan pendampingan dari komunitas, dinas pendidikan, hingga tokoh pemuda.

Baca Juga: Razia Balap Liar di Mojokerto, 37 Remaja dan 21 Motor Diamankan

 

“Kita nggak sedang melegalkan balap liar. Tapi menyelesaikan ini juga nggak cukup dengan razia atau stempel ‘sampah masyarakat’. Mereka perlu dibina dan dijembatani ke arah yang lebih positif,” tandas Azhar.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.