Jumat, 05 Jun 2026 03:56 WIB

Kasus Covid-19 Naik, Wali Kota Eri Ajak Pimpinan Parpol Sosialisasikan Prokes

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 31 Jan 2022 20:27 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama 10 pimpinan parpol di Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama 10 pimpinan parpol di Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengajak pimpinan partai politik (parpol) untuk mensosialisasikan penguatan protokol kesehatan. Eri mengajak 10 pimpinan partai politik bertemu di Jalan Sedap Malam, Surabaya, Senin (31/1/2022).

Eri mengatakan bahwa pertemuan itu membahas tentang kenaikan Covid-19 di Surabaya. Menurutnya, mau tidak mau harus bersama-sama menguatkan lagi protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Kita masifkan sosialisasi lagi, jam malam turun semuanya ke bawah dengan harapan mengingatkan protokol kesehatannya. Jadi, kita harus bersama-sama menjaga dan menguatkan prokes lagi," kata Eri.

Eri pun menjelaskan bahwa saat ini kalau ada daerah yang kasus konfirmasi positifnya lebih dari 20 persen per 100 ribu penduduk, maka daerah tersebut akan naik menjadi level 2. Nah, saat ini kasusnya di Surabaya sudah mencapai 16 persen.

"Kalau sudah masuk level 2, maka yang rugi adalah warga Surabaya," ujarnya.

Eri mengaku bahwa dirinya bersama seluruh pimpinan partai sudah sepakat untuk bersama-sama menggerakkan semua kekuatan partainya untuk mensosialisasikan Covid-19 dan melakukan pencegahannya, sehingga Surabaya bisa tetap terkendali.

Selain itu, Eri mengaku akan menggandeng semua stakeholder di Kota Surabaya, termasuk pimpinan parpol untuk bersama-sama mencegah Covid-19 ini.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Hari ini sudah dengan partai politik, InsyAllah dengan semua pentahelix juga akan kita lakukan," tuturnya.

"Kalau stakeholder ini tidak turun memberikan penguatan kepada masyarakat dan tidak memberikan keyakinan kepada masyarakat, maka bukan tidak mungkin Surabaya akan masuk level 2 lagi, dan nanti yang rugi adalah warga Surabaya, karena tidak bisa merasakan ekonomi naik," imbuhnya.

Lebih lanjut Eri menyampaikan, dengan kekuatan partai politik itu, diharapkan semua kader partai melakukan sosialisasi, maka sasaran untuk bersama-sama menjaga protokol kesehatan itu akan bisa lebih mudah disampaikan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sementara itu, Ketua PPP Surabaya Buchori Imron mengatakan bahwa perekonomian Surabaya sebenarnya sudah mulai bangkit lagi.

Namun, kata dia, Covid-19 naik lagi, sehingga dia berharap untuk bersama-sama menjaga supaya Covid-19 di Surabaya tidak semakin 'menggila'

"Oleh karena itu kita imbau terutama kepada jamaah kita di PPP untuk selalu menjaga prokes ketat. Boleh mengadakan pengajian, tapi jangan lupa dijaga prokesnya. Jadi, tadi kita 10 parpol sepakat semuanya sesuai tupoksi masing-masing, kita akan turun ke bawah melalui tangan-tangan partai," tegas Buchori.

Adapun 10 pimpinan parpol yang hadir dalam pertemuan itu adalah Adi Sutarwijono (Ketua PDIP Surabaya), Sutadi (Ketua Gerindra Surabaya), Arif Fathoni (Ketua Golkar Surabaya), Mahsun Jayadi (Ketua PAN Surabaya), Buchori Imron (Ketua PPP Surabaya), Musyafak Rouf (Ketua PKB Surabaya), Erick Komala (PSI Surabaya) dan Junaedi (Sekretaris Demokrat Surabaya), Cahyo Siswo Utomo (Ketua Fraksi PKS Kota Surabaya), Fatchul Muid (Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan NasDem Surabaya). (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.