PT. Antam Targetkan Produksi Emas Mencapai 958 Kg di 2024

Reporter : Dony Maulana
Foto: Emas antam

selalu.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) alias Antam menargetkan produksi emas sebesar 958 kilogram (kg) pada tahun 2024 ini. Sekretaris Perusahaan Aneka Tambang, Syarif Faisal Alkadrie, mengatakan, pihaknya bakal mengoptimalkan kinerja perusahaan untuk mencpai target tersebut.

"Periode Januari-Maret 2024 total volume produksi emas tercatat 166 kg. Antam terus melakukan inovasi dalam bidang produksi dan penjualan dengan fokus pada peningkatan nilai tambah produk, optimalisasi tingkat produksi dan penjualan serta implementasi kebijakan strategis dalam pengelolaan biaya yang tepat dan efisien," kata Faisal, Rabu (16/5/2024).

Baca juga: Soal Izin Peleburan Emas di Kandangan, DLH Surabaya Lempar Jawaban ke Armuji

Meski demikian, Faisal belum bisa merinci lebih jauh berapa alokasi belanja modal yang disiapkan untuk tahun ini. Untuk diketahui, target produksi emas pada tahun 2024 yang sebesar 958 kg masih lebih rendah ketimbang realisasi produksi tahun 2023 yang sebesar 1.208 kg emas atau setara 38.838 oz.

Selain mendorong kinerja operasional, Antam juga tengah berfokus merampungkan sejumlah proyek strategis yang sedang dilaksanakan antara lain pembangunan Pabrik Feronikel di Halmahera Timur, pengembangan baterai kendaraan listrik dan pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah.

Baca juga: Begini Kronologi Pencurian Berkedok Petugas PDAM, Gondol Emas 1Kg di Peneleh

Sebelumnya, Antam menyiapkan investasi sekitar Rp 4,5 triliun pada tahun 2024. Dana tersebut akan dipakai untuk menggarap rencana usaha ANTM baik secara organik maupun anorganik.

Senada, Direktur Pengembangan Usaha Antam I Dewa Wirantaya mengungkapkan alokasi dana investasi tersebut telah mempertimbangkan kondisi keuangan ANTM dan proyeksi (forecasting) kinerja pada tahun ini. 

Baca juga: Berkedok Petugas PDAM, Emas Senilai Rp 5 Miliar Raib Digondol Maling di Peneleh

"Juga cash flow yang kami miliki dari tahun 2023, perusahaan masih optimistis mampu mendanai investasi sampai akhir tahun 2024," kata Dewa.

Dari anggaran Rp 4,5 triliun tersebut, Dewa membeberkan, ANTM mengalokasikan sekitar Rp 1 triliun untuk keperluan eksplorasi tambang. Sebesar Rp 2 triliun untuk investasi di anak usaha, dan sisanya untuk memenuhi kebutuhan investasi rutin.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru