Minggu, 18 Okt 2026 20:46 WIB

Berkedok Petugas PDAM, Emas Senilai Rp 5 Miliar Raib Digondol Maling di Peneleh

Pencurian emas di Peneleh
Pencurian emas di Peneleh

selalu.id - Seorang pasangan lansia berusia 75 tahun, Sanusi san Hamidah menjadi korban pencurian dengan modus yang cukup licik di rumahnya di Jalan Achmad Jais, Kelurahan Peneleh, Genteng, Surabaya, pada Rabu (22/1/2025) pagi sekitar pukul 09.45 WIB.  Satu kotak perhiasan emas seberat satu kilogram yang nominalnya ditaksir mencapai Rp 5 miliar raib digondol pelaku yang menyamar sebagai petugas PDAM.

Kejadian bermula saat dua orang tak dikenal mengetuk pintu rumah Sanusi. Mereka mengaku sebagai petugas PDAM yang hendak memeriksa meteran air.  Karena meteran air berada di dalam rumah, Sanusi mempersilakan mereka masuk.  Salah satu pelaku kemudian berpura-pura memeriksa meteran, sementara pelaku lainnya dengan licik menuju kamar tidur.

Di dalam kamar, pelaku berhasil menggasak kotak perhiasan berisi emas dan permata yang disimpan Sanusi.  Saat itu, istri Sanusi sedang mengangkat telepon rumah, dan pelaku lainnya diduga sengaja mengalihkan perhatiannya agar tidak menyadari aksi pencurian yang tengah berlangsung.  Setelah berhasil mengambil kotak perhiasan, pelaku bergegas meninggalkan rumah.

Sanusi dan istrinya baru menyadari kehilangan perhiasan mereka setelah pelaku pergi.  Mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat yang kemudian meneruskan laporan ke Babinkamtibmas dan Polsek Genteng.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.  Ia menjelaskan bahwa tim penyidik dari Polsek Genteng, Satreskrim Polrestabes Surabaya, dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).  "Penyelidikan masih berlangsung, dan kami belum bisa memastikan berat pasti emas yang hilang," ujar Iptu Vian saat dikonfirmasi selalu.id pada Rabu (22/1/2025).

Ia menambahkan bahwa saat kejadian, Sanusi dan istrinya berada di rumah. Polisi kini tengah menyelidiki kasus ini secara intensif.  Mereka telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di sekitar TKP.  Rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian juga sedang diteliti untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kronologi pencurian secara lebih detail. 

Modus operandi pelaku yang menyamar sebagai petugas PDAM menunjukkan tingkat kecerdasan kriminal yang cukup tinggi.  Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal dan memastikan identitas mereka sebelum mempersilakan masuk ke dalam rumah.  Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga di rumah.  Pihak kepolisian berharap agar pelaku dapat segera ditangkap dan perhiasan milik Sanusi dapat kembali.

Baca Juga: Sambil Menyelam Minum Air, Remaja Mojokerto Curi 6 Tabung Elpiji di Tempat Kerja

Editor : Ading
Berita Terbaru

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.