selalu.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya berencana mengirimkan plasma konvalesen ke luar negeri. Hal ini dikarenakan stok plasma melimpah.
Tercatat sebanyak 1272 kantong plasma konvalesen masih tersimpan di PMI Surabaya. Hal ini disebabkan turunnya permintaan plasma, seiring meredanya kasus covid-19 di Surabaya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus
Kabag Pelayanan dan Humas UDD PMI Kota Surabaya, dr Wandai Rasoetedja mengatakan bahwa stok plasma konvalesen masih tersimpan dan tidak ada permintaan.
"Jadi, ini memang sudah tersedia pada masa pandemi kemarin," kata dr Wandai, Rabu (18/5/2022).
Stok Plasma Konvalesen tersebut, kata dia, berupa fresh frozen plasma atau plasma yang dibekukan yang diolah menjadi Albumin.
Baca juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?
"Albumin, suatu cairan yang berasal dari plasma mengandung protein untuk orang yang terkena Asites," jelasnya.
Sehingga pengelolaannya akan dilakukan di luar negeri. Maka dari itu, Wandai menyampaikan stok Plasma Konvalesen yang ada akan dikirim ke negara tujuan.
Baca juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi
"Kalau untuk pengolahan kami belum ada peralatan memadai. Sementara PMI pusat ada kerja sama dengan Korea Selatan," tandasnya.
Dengan menurunya kasus Covid-19, PMI Surabaya memutuskan untuk tidak membuka donor plasma konvalesen. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi