Senin, 19 Okt 2026 23:28 WIB

Harkitnas, Wakil Ketua DPRD Surabaya: Saatnya Indonesia Jadi Pemain, Bukan Penonton

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 20 Mei 2025 16:52 WIB
Arif Fathoni
Arif Fathoni

selalu.id – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengajak seluruh elemen masyarakat memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 sebagai titik tolak untuk bangkit dan mandiri menata masa depan bangsa.

 

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Menurut politisi Partai Golkar yang akrab disapa Mas Toni ini, Harkitnas bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi pengingat penting agar Indonesia tidak tertinggal di tengah dinamika global yang terus berubah.

 

“Ini adalah alarm kolektif agar kita memperkuat kemandirian nasional. Jangan jadi penonton dalam percaturan global, tapi pemain aktif dengan identitas dan keberanian kita sendiri,” ujar Toni, Selasa (20/5/2025).

 

Toni menilai amanat Menkominfo-Digital, Meutya Viada Hafid, yang mengusung tema “Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan” sangat relevan. Ia menekankan pentingnya kemandirian di sektor strategis seperti pangan, energi, teknologi, dan ekonomi.

 

“Surabaya sebagai kota besar harus menyiapkan masa depan generasi muda, bukan hanya lewat pendidikan, tapi juga lewat lingkungan hidup yang sehat dan pembangunan yang berkeadilan,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Toni mengingatkan bahwa setiap keputusan hari ini akan menjadi warisan bagi anak cucu di masa depan.

Baca Juga: Dua Nama Potensial yang Disebut Cocok Dampingi Arif Fathoni di Pilwali Surabaya 2029

 

“Kita harus bertanya, apa yang akan kita tinggalkan? Kota yang ramah bagi generasi mendatang atau justru tumpukan masalah?” ucapnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya membumikan semangat kebangkitan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebangkitan saat ini bukan soal seremoni, melainkan keberanian membangun sistem yang adil, gaya hidup yang bersahaja, dan keberpihakan pada rakyat.

 

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Arif Fathoni Lebih Potensial jadi Wali Kota Ketimbang Armuji

“Surabaya harus menjadi contoh kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tapi juga tumbuh dalam nilai dan semangat kolektif,” ujarnya.

 

Ia menutup pesannya dengan harapan agar semangat Harkitnas menjadi bahan bakar moral dalam menghadapi tantangan ke depan.

 

“Kebangkitan harus ditandai dengan kolaborasi, konsistensi, dan kesadaran bersama bahwa kita bisa menjadi bangsa besar yang mandiri dan bermartabat,” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).