Kamis, 03 Sep 2026 15:46 WIB

Harkitnas, Wakil Ketua DPRD Surabaya: Saatnya Indonesia Jadi Pemain, Bukan Penonton

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 20 Mei 2025 16:52 WIB
Arif Fathoni
Arif Fathoni

selalu.id – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengajak seluruh elemen masyarakat memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 sebagai titik tolak untuk bangkit dan mandiri menata masa depan bangsa.

 

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Menurut politisi Partai Golkar yang akrab disapa Mas Toni ini, Harkitnas bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi pengingat penting agar Indonesia tidak tertinggal di tengah dinamika global yang terus berubah.

 

“Ini adalah alarm kolektif agar kita memperkuat kemandirian nasional. Jangan jadi penonton dalam percaturan global, tapi pemain aktif dengan identitas dan keberanian kita sendiri,” ujar Toni, Selasa (20/5/2025).

 

Toni menilai amanat Menkominfo-Digital, Meutya Viada Hafid, yang mengusung tema “Menuju Kebangkitan Nasional yang Bersahaja, Berpihak, dan Berkelanjutan” sangat relevan. Ia menekankan pentingnya kemandirian di sektor strategis seperti pangan, energi, teknologi, dan ekonomi.

 

“Surabaya sebagai kota besar harus menyiapkan masa depan generasi muda, bukan hanya lewat pendidikan, tapi juga lewat lingkungan hidup yang sehat dan pembangunan yang berkeadilan,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Toni mengingatkan bahwa setiap keputusan hari ini akan menjadi warisan bagi anak cucu di masa depan.

Baca Juga: Dua Nama Potensial yang Disebut Cocok Dampingi Arif Fathoni di Pilwali Surabaya 2029

 

“Kita harus bertanya, apa yang akan kita tinggalkan? Kota yang ramah bagi generasi mendatang atau justru tumpukan masalah?” ucapnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya membumikan semangat kebangkitan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebangkitan saat ini bukan soal seremoni, melainkan keberanian membangun sistem yang adil, gaya hidup yang bersahaja, dan keberpihakan pada rakyat.

 

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Arif Fathoni Lebih Potensial jadi Wali Kota Ketimbang Armuji

“Surabaya harus menjadi contoh kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tapi juga tumbuh dalam nilai dan semangat kolektif,” ujarnya.

 

Ia menutup pesannya dengan harapan agar semangat Harkitnas menjadi bahan bakar moral dalam menghadapi tantangan ke depan.

 

“Kebangkitan harus ditandai dengan kolaborasi, konsistensi, dan kesadaran bersama bahwa kita bisa menjadi bangsa besar yang mandiri dan bermartabat,” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.