Minggu, 20 Sep 2026 18:35 WIB

Hari Buruh, Arif Fathoni: Hubungan Industrial Setara Kunci Ketahanan Ekonomi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Mei 2025 13:33 WIB
Arif Fathoni
Arif Fathoni

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menyerukan agar peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2025 dijadikan momentum membangun hubungan industrial yang lebih setara antara pelaku usaha dan pekerja.

 

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Menurut Fathoni, keduanya adalah dua sisi mata uang yang saling melengkapi dalam menggerakkan roda perekonomian.

 

“Pelaku usaha hanya bisa untung jika pekerjanya terampil. Maka, keterampilan itu harus dibalas dengan kesejahteraan,” ujarnya, Kamis (1/5/2025).

 

Politikus Partai Golkar ini juga mendorong peningkatan dialog bipartit, yakni komunikasi langsung antara pengusaha dan pekerja, untuk menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan tanpa menunggu konflik membesar.

 

“Kesetaraan kepentingan menjadi penopang kemajuan perusahaan. Dialog bipartit yang sehat adalah solusi awal setiap masalah,” tegasnya.

 

Fathoni turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Surabaya yang mengembalikan ijazah milik pekerja yang sempat ditahan perusahaan. Ia menyebutnya sebagai “kado nyata” bagi buruh di Hari Buruh tahun ini.

 

Baca Juga: Dua Nama Potensial yang Disebut Cocok Dampingi Arif Fathoni di Pilwali Surabaya 2029

“Ini menjadi pengingat penting agar tidak ada lagi perjanjian kerja yang melanggar Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan maupun Perda Jatim Nomor 8 Tahun 2016,” tambahnya.

 

Ia juga mendorong Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya untuk mengimbau seluruh pengusaha agar melaporkan pelaksanaan hubungan industrial. Pelaporan ini penting sebagai dasar evaluasi, terutama setelah kewenangan pengawasan berpindah ke pemerintah provinsi.

 

Lebih jauh, Fathoni menyoroti kondisi geopolitik global yang dinamis dan berpotensi memengaruhi proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, ia menilai persatuan antara pengusaha dan pekerja menjadi kunci ketahanan ekonomi.

 

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Arif Fathoni Lebih Potensial jadi Wali Kota Ketimbang Armuji

“Jika ekonomi terus tumbuh, maka program pengentasan kemiskinan tidak akan terganggu,” jelasnya.

 

Ia pun menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelanggaran ketenagakerjaan seperti pembayaran upah di bawah UMK dan tidak didaftarkannya pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan.

 

“Persoalan hubungan industrial tak bisa diselesaikan hanya dengan menahan dokumen asli pekerja. Pengusaha harus patuh pada aturan yang menjamin hak-hak pekerja,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.

Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto: Sopir Truk Alpukat Tewas, Penumpang Luka Berat

Korban meninggal dan luka dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.