Selasa, 21 Jul 2026 03:13 WIB

Hari Buruh, Arif Fathoni: Hubungan Industrial Setara Kunci Ketahanan Ekonomi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Mei 2025 13:33 WIB
Arif Fathoni
Arif Fathoni

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menyerukan agar peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2025 dijadikan momentum membangun hubungan industrial yang lebih setara antara pelaku usaha dan pekerja.

 

Baca Juga: Dua Nama Potensial yang Disebut Cocok Dampingi Arif Fathoni di Pilwali Surabaya 2029

Menurut Fathoni, keduanya adalah dua sisi mata uang yang saling melengkapi dalam menggerakkan roda perekonomian.

 

“Pelaku usaha hanya bisa untung jika pekerjanya terampil. Maka, keterampilan itu harus dibalas dengan kesejahteraan,” ujarnya, Kamis (1/5/2025).

 

Politikus Partai Golkar ini juga mendorong peningkatan dialog bipartit, yakni komunikasi langsung antara pengusaha dan pekerja, untuk menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan tanpa menunggu konflik membesar.

 

“Kesetaraan kepentingan menjadi penopang kemajuan perusahaan. Dialog bipartit yang sehat adalah solusi awal setiap masalah,” tegasnya.

 

Fathoni turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Surabaya yang mengembalikan ijazah milik pekerja yang sempat ditahan perusahaan. Ia menyebutnya sebagai “kado nyata” bagi buruh di Hari Buruh tahun ini.

 

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Arif Fathoni Lebih Potensial jadi Wali Kota Ketimbang Armuji

“Ini menjadi pengingat penting agar tidak ada lagi perjanjian kerja yang melanggar Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan maupun Perda Jatim Nomor 8 Tahun 2016,” tambahnya.

 

Ia juga mendorong Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya untuk mengimbau seluruh pengusaha agar melaporkan pelaksanaan hubungan industrial. Pelaporan ini penting sebagai dasar evaluasi, terutama setelah kewenangan pengawasan berpindah ke pemerintah provinsi.

 

Lebih jauh, Fathoni menyoroti kondisi geopolitik global yang dinamis dan berpotensi memengaruhi proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, ia menilai persatuan antara pengusaha dan pekerja menjadi kunci ketahanan ekonomi.

 

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

“Jika ekonomi terus tumbuh, maka program pengentasan kemiskinan tidak akan terganggu,” jelasnya.

 

Ia pun menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelanggaran ketenagakerjaan seperti pembayaran upah di bawah UMK dan tidak didaftarkannya pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan.

 

“Persoalan hubungan industrial tak bisa diselesaikan hanya dengan menahan dokumen asli pekerja. Pengusaha harus patuh pada aturan yang menjamin hak-hak pekerja,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.