Rabu, 21 Okt 2026 17:34 WIB

PGN Jaga Kinerja Operasional dan Ketahanan Energi Nasional di Kuartal I 2025

PGN
PGN

selalu.id - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat kinerja operasional yang solid pada Kuartal I 2025 di tengah tekanan geopolitik dan fluktuasi harga energi global. PGN terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui optimalisasi infrastruktur dan agregasi pasokan gas bumi.

 

Baca Juga: Kabar Gembira, PGN Siapkan Jargas Pipa untuk Pelaku UMKM di Trenggalek

Sepanjang tiga bulan pertama 2025, volume penyaluran gas PGN tercatat sebesar 861 BBTUD, sementara transmisi mencapai 1.602 MMSCFD. Keandalan infrastruktur tetap tinggi di level 99,9%, menopang layanan kepada lebih dari 820 ribu pelanggan di seluruh Indonesia, terdiri dari 817.420 rumah tangga, 2.587 pelanggan kecil, dan 3.291 pelanggan industri dan komersial.

 

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyebut kuartal ini sebagai periode konsolidasi strategi di tengah transisi pasokan energi domestik.

 

“Kami terus fokus pada efisiensi, kesinambungan pasokan gas, dan akselerasi proyek strategis seperti pengembangan jaringan gas rumah tangga serta infrastruktur LNG,” ujar Fajriyah, Rabu (30/4/2025).

 

Sesuai kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT), gas pipa diprioritaskan untuk pelanggan industri penerima HGBT guna mendukung daya saing industri nasional. Namun, terbatasnya pasokan akibat penurunan produksi di beberapa lapangan hulu di Jawa dan Sumatera mendorong PGN mengoptimalkan jasa regasifikasi LNG di Lampung, Arun, dan Jawa Barat.

 

Volume regasifikasi melalui kontrak Terminal Usage Agreement (TUA) FSRU Lampung meningkat menjadi 109 BBTUD, LNG Arun 128 BBTUD, dan FSRU Jawa Barat 294 BBTUD.

 

Baca Juga: PGN Sabet Penghargaan IICD Corporate Governance Award 2026

PGN juga mencatat kontribusi dari segmen lain seperti transportasi minyak sebesar 171.943 BOEPD, lifting migas sebesar 16.461 BOEPD, dan perdagangan LNG internasional sebesar 68 BBTUD.

 

Secara keuangan, PGN membukukan pendapatan sebesar USD 967 juta, tumbuh 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. EBITDA tercatat USD 205 juta, dengan laba bersih USD 62 juta. Meski dipengaruhi tekanan geopolitik, fluktuasi harga minyak, serta nilai tukar IDR dan JPY terhadap USD, PGN mampu menjaga margin keuntungan melalui penguatan operasional dan efisiensi.

 

“Kami menyikapi volatilitas pasar dengan mempercepat proyek strategis dan menjaga kelancaran operasional agar manfaat gas bumi tetap berdampak luas bagi ekonomi nasional,” lanjut Fajriyah.

 

Baca Juga: Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Langkah strategis PGN turut diperkuat dengan penetapannya sebagai pemegang Hak Khusus di Wilayah Jaringan Distribusi (WJD) Gas Bumi Kota Batam oleh BPH Migas. Penunjukan ini membuka peluang pengembangan sekitar 16.000 sambungan rumah tangga, industri, dan komersial hingga 2027.

 

“PGN menjalankan investasi strategis secara berkelanjutan agar utilisasi gas domestik meningkat dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” tutupnya.

 

PGN berkomitmen memperkuat ketahanan energi nasional dan terus menjajaki potensi sumber pasokan baru serta mempererat koordinasi dengan pemerintah, regulator, dan pemangku kepentingan untuk menjamin keandalan pasokan gas bumi, khususnya bagi sektor industri dan komersial.

Editor : Ading
Berita Terbaru

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.

Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pelaku datang ke lokasi yang juga berfungsi sebagai hunian keluarga, dan menuntut secara kasar kepada Renata agar menyerahkan surat atau sertifikat bangunan.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.