Jumat, 05 Jun 2026 23:17 WIB

Pekerja Rokok Jatim Terancam PHK Massal, Serikat Pekerja Soroti Dampak PP 28

Purnomo, Ketua Pengurus Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) Jawa Timur
Purnomo, Ketua Pengurus Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) Jawa Timur

selalu.id – Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2023 tentang Pengendalian Tembakau menimbulkan kekhawatiran di kalangan pekerja rokok di Jawa Timur. Puluhan ribu pekerja, sebagian besar perempuan, terancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal jika peraturan tersebut berdampak pada penutupan pabrik rokok.

 

Baca Juga: Sengketa Warisan Pemilik Bikin Pabrik Mandek, 2.500 Pekerja PT Pakerin Tak Digaji

Purnomo, Ketua Pengurus Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) Jawa Timur, mengungkapkan keprihatinannya. Ia menyebut sekitar 54.000 pekerja rokok di Jawa Timur, mayoritas berasal dari industri rokok kretek, akan terdampak langsung.

 

"Banyak di antara mereka adalah perempuan yang sudah sulit mencari pekerjaan alternatif. Pemerintah kesulitan mengatasi pengangguran, apalagi dengan adanya PP ini. Kami khawatir akan terjadi PHK massal dan berdampak pada perekonomian keluarga mereka," ujarnya kepada selalu.id, Selasa (29/4/2025).

 

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. PP 28, yang menurut Purnomo lebih berfokus pada kesehatan, mengandung pasal-pasal yang dinilai akan membatasi operasional pabrik rokok. Meskipun pemerintah menekankan tujuannya untuk menyejahterakan rakyat, Purnomo menilai peraturan ini justru akan merugikan ribuan pekerja dan keluarganya. "Ini tidak relevan dengan tujuan mensejahterakan rakyat," tegasnya.

 

Pertemuan yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Bea Cukai Kantor Wilayah (Kanwil) Jatim 1, Untung Basuki; Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jatim, Dr. MHD. Aftabuddin RZ; Ketua Umum Asosiasi Media Luar Griya Indonesia (AMLI), Fabianus Bernardo; dan Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Mujiburrohman, menunjukkan keresahan yang meluas. Para peserta pertemuan membahas dampak PP 28 dan mencari solusi untuk meminimalisir PHK massal.

 

Diketahui, diskusi tersebut menghasilkan kesepakatan untuk mencari formulasi yang dapat mengakomodir kepentingan semua pihak. Purnomo berharap pemerintah dapat memfasilitasi dialog lebih lanjut dengan para pembuat kebijakan dan legislator di Jawa Timur. "Kami ingin mencari solusi yang tidak memberatkan industri rokok, tetapi tetap memperhatikan aspek kesehatan. Bukan soal mencabut PP 28, tetapi mencari norma yang lebih seimbang dan membantu mengatasi dampaknya terhadap pekerja," imbuhnya.

 

Langkah selanjutnya adalah melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi dan DPR untuk mencari solusi yang tepat. Pihak serikat pekerja berharap pemerintah tidak hanya fokus pada aspek kesehatan, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial ekonomi yang signifikan terhadap para pekerja dan keluarganya di Jawa Timur. Mereka menekankan pentingnya kolaborasi dan dialog konstruktif untuk menemukan jalan keluar yang adil dan berkelanjutan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.