Minggu, 20 Sep 2026 19:07 WIB

TPS Dukung Transformasi Hijau Pelabuhan Nasional lewat Elektrifikasi Alat

Pelindo Terminal Peti Kemas
Pelindo Terminal Peti Kemas

selalu.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak usaha Pelindo Terminal Petikemas, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung prinsip keberlanjutan nasional melalui penerapan Environmental, Social and Governance (ESG). Diantara pelaksanaan komitmen tersebut adalah program elektrifikasi alat bongkar muat, baik di dermaga maupun di lapangan penumpukan TPS secara berkesinambungan.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi menyampaikan bahwa elektrifikasi alat merupakan inisiatif berkelanjutan yang telah dilaksanakan perusahaan sejak 2016, melalui elektrifikasi 12 unit Container Crane (CC) di area dermaga dan sejak tahun 2024 dilanjutkan dengan elektrifikasi Rubber Tyred Gantry (RTG) yang membantu layanan jasa kepelabuhanan TPS di area lapangan penumpukan.

Baca Juga: Genapi Rehabilitasi Kawasan Pesisir, TPS Serahkan Tiga Ribu Bibit Mangrove ke DLH Surabaya

“Langkah elektrifikasi terbukti meningkatkan kehandalan alat, menekan downtime, meningkatkan pelestarian lingkungan melalui pengurangan emisi karbon & konsumsi energi fossil," ujar Erika kepada selalu.id, Jumat (18/4/2025).

Hingga awal 2025, TPS telah mengoperasikan empat unit RTG berbasis listrik dari total 22 unit yang ditargetkan rampung seluruhnya pada pertengahan 2026. Proses elektrifikasi dilakukan secara bertahap di area lapangan penumpukan TPS. Dari sisi lingkungan, elektrifikasi RTG berdampak langsung terhadap pengurangan emisi karbon dan gas buang berbahaya lainnya akibat pembakaran bahan bakar solar.

Baca Juga: Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Satu unit RTG berbahan bakar solar umumnya menkonsumsi sekitar 400 liter per hari, menghasilkan emisi sekitar 1.072 kilogram CO₂. Dengan beralih ke tenaga listrik, emisi tersebut dapat ditekan hingga nol. Benefit juga didapat dari pengurangan konsumsi lubricant dan consumable part yg biasa dipakai mesin diesel. Selain ramah lingkungan, peralatan yang dielektrifikasi juga lebih handal dan memiliki catatan downtime yang lebih rendah.

Lebih lanjut, Erika mengungkapkan bahwa penggunaan energi listrik mampu menurunkan biaya operasional harian secara signifikan. “Tercatat efisiensi biaya operasional mencapai 60 persen per unit per hari,” jelasnya.

Baca Juga: Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Pelaksanaan elektrifikasi alat bongkar muat sejalan dengan komitmen Pelindo selaku induk usaha dalam memperkuat penerapan prinsip ESG di seluruh lini bisnis pelabuhan. Pelindo secara konsisten mendorong transformasi hijau (green port transformation), efisiensi energi, serta digitalisasi layanan sebagai bagian dari upaya mendukung agenda pembangunan berkelanjutan nasional.

Dengan terus mengakselerasi elektrifikasi peralatan dan mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG dalam setiap lini operasional, TPS tidak hanya berkontribusi pada pencapaian target iklim nasional melalui pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 31,89 persen pada tahun 2030 dan mencapai net zero emissions pada tahun 2060 tetapi juga mengambil peran dalam mewujudkan pelabuhan hijau, efisien, dan berkelanjutan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.

Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto: Sopir Truk Alpukat Tewas, Penumpang Luka Berat

Korban meninggal dan luka dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.